<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gandeng Anies Tata Kota Tua-Sunda Kelapa, Erick: Dulu Terminal Kumuh Jadi Friendly</title><description>Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mencatat  sudah melakukan kerja sama dengan pemerintah provinsi (pemprov) DKI  Jakarta.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/04/29/470/2402640/gandeng-anies-tata-kota-tua-sunda-kelapa-erick-dulu-terminal-kumuh-jadi-friendly</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/04/29/470/2402640/gandeng-anies-tata-kota-tua-sunda-kelapa-erick-dulu-terminal-kumuh-jadi-friendly"/><item><title>Gandeng Anies Tata Kota Tua-Sunda Kelapa, Erick: Dulu Terminal Kumuh Jadi Friendly</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/04/29/470/2402640/gandeng-anies-tata-kota-tua-sunda-kelapa-erick-dulu-terminal-kumuh-jadi-friendly</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/04/29/470/2402640/gandeng-anies-tata-kota-tua-sunda-kelapa-erick-dulu-terminal-kumuh-jadi-friendly</guid><pubDate>Kamis 29 April 2021 10:28 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/04/29/470/2402640/gandeng-anies-tata-kota-tua-sunda-kelapa-erick-dulu-terminal-kumuh-jadi-friendly-5ZwDIAAX8J.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sandiaga Uno, Anies Baswedan, dan Erick Thohir (Foto: Instagram Erick Thohir)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/04/29/470/2402640/gandeng-anies-tata-kota-tua-sunda-kelapa-erick-dulu-terminal-kumuh-jadi-friendly-5ZwDIAAX8J.jpg</image><title>Sandiaga Uno, Anies Baswedan, dan Erick Thohir (Foto: Instagram Erick Thohir)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mencatat  sudah melakukan kerja sama dengan pemerintah provinsi (pemprov) DKI  Jakarta di sejumlah program revitalisasi. Kolaborasi tersebut difokuskan  pada perbaikan sejumlah fasilitas atau pelayanan umum.

Menteri BUMN Erick Thohir merinci, program pengembangan yang  dilakukan diantaranya perbaikan Terminal Terpadu, perusahaan patungan  atau Joint Venture (JV) pengelola transportasi, hingga JV di sektor  pariwisata Kota Tua - Sunda Kelapa.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Anies Pastikan Pengelolaan Kota Tua-Sunda Kelapa Ramah Lingkungan
&quot;Alhamdulillah kita telah melakukan beberapa kerjasama dengan  pemerintah DKI yang dipimpin langsung oleh Pak Gubernur (Anies Baswedan)  kita kemarin sudah sukses mengupgrade daripada Terminal Terpadu yang  sekarang, kalau tadinya datang ke Terminal itu kumuh dan membingungkan,  Pak Anies memimpin langsung supaya Terminal itu sangat friendly, sangat  mudah untuk masyarakat Jakarta,&quot; ujar Erick, Kamis (29/4/2021).

Khusus perusahaan patungan di sektor transportasi, kedua pihak  menyepakati penamaan PT Moda Integrasi Transportasi. Dimana, program ini  adalah hasil sinergi antara PT MRT Jakarta (Perseroda) dan PT Kereta  Api Indonesia (Persero).
 
&amp;nbsp;Baca juga: Revitalisasi Kota Tua-Sunda Kelapa Disuntik dari APBN dan APBD
Kerja sama ini merupakan tindak lanjut sadi arahan Presiden Joko  Widodo (Jokowi) perihal pengelolaan sistem moda transportasi yang  terintegrasi. Pemprov DKI sendiri menjadi pengendali JV karena memiliki  wewenang untuk mengelola tata ruang Jakarta.Sementara di kalstar pariwisata, Kementerian BUMN melalui PT  Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism  Development Corporation (ITDC) masuk dalam Joint Venture. JV ini terdiri  dari Experience Board atau PT Jakarta Tourisindo (JXB) dan PT Moda  Integrasi Transportasi Jabodetabek (MITJ), dua BUMD milik pemprov DKI.

Kolaborasi tiga entitas ditandai dengan penandatanganan dokumen  Perjanjian Pokok atau Head of Agreement (HoA). Langkah tersebut  sekaligus bertujuan membangkitkan kawasan Kota Tua-Sunda Kelapa menjadi  destinasi wisata kelas dunia.

Pembentukan JV sebagai pengelola kawasan juga diharapkan menjadi  angin segar bagi percepatan perkembangan kawasan Kota Tua - Sunda Kelapa  sebagai destinasi wisata yang ramah pejalan kaki

&quot;Hari ini kami bekerjasama lagi tentu tidak lain bagaimana pada saat  Covid-19 maupun pasca Covid-19, kami berkeyakinan sudah saatnya kita  membangun yang namanya turis lokal,&quot; kata dia.

Mantan Bos Inter Milan itu juga berkomitmen bahwa pihaknya akan terus  mendukung program-program pemerintah daerah, khususnya pemda DKI.  Langkah itu untuk mendorong pelayanan yang ramah bagi masyarakat.

&quot;Tentu dengan cita-cita itu kami sudah seyogyanya dari Kementerian  BUMN mendukung prinsip-prinsip kemudahan buat pelayanan kepada publik  secara menyeluruh,&quot; tutur dia.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mencatat  sudah melakukan kerja sama dengan pemerintah provinsi (pemprov) DKI  Jakarta di sejumlah program revitalisasi. Kolaborasi tersebut difokuskan  pada perbaikan sejumlah fasilitas atau pelayanan umum.

Menteri BUMN Erick Thohir merinci, program pengembangan yang  dilakukan diantaranya perbaikan Terminal Terpadu, perusahaan patungan  atau Joint Venture (JV) pengelola transportasi, hingga JV di sektor  pariwisata Kota Tua - Sunda Kelapa.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Anies Pastikan Pengelolaan Kota Tua-Sunda Kelapa Ramah Lingkungan
&quot;Alhamdulillah kita telah melakukan beberapa kerjasama dengan  pemerintah DKI yang dipimpin langsung oleh Pak Gubernur (Anies Baswedan)  kita kemarin sudah sukses mengupgrade daripada Terminal Terpadu yang  sekarang, kalau tadinya datang ke Terminal itu kumuh dan membingungkan,  Pak Anies memimpin langsung supaya Terminal itu sangat friendly, sangat  mudah untuk masyarakat Jakarta,&quot; ujar Erick, Kamis (29/4/2021).

Khusus perusahaan patungan di sektor transportasi, kedua pihak  menyepakati penamaan PT Moda Integrasi Transportasi. Dimana, program ini  adalah hasil sinergi antara PT MRT Jakarta (Perseroda) dan PT Kereta  Api Indonesia (Persero).
 
&amp;nbsp;Baca juga: Revitalisasi Kota Tua-Sunda Kelapa Disuntik dari APBN dan APBD
Kerja sama ini merupakan tindak lanjut sadi arahan Presiden Joko  Widodo (Jokowi) perihal pengelolaan sistem moda transportasi yang  terintegrasi. Pemprov DKI sendiri menjadi pengendali JV karena memiliki  wewenang untuk mengelola tata ruang Jakarta.Sementara di kalstar pariwisata, Kementerian BUMN melalui PT  Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism  Development Corporation (ITDC) masuk dalam Joint Venture. JV ini terdiri  dari Experience Board atau PT Jakarta Tourisindo (JXB) dan PT Moda  Integrasi Transportasi Jabodetabek (MITJ), dua BUMD milik pemprov DKI.

Kolaborasi tiga entitas ditandai dengan penandatanganan dokumen  Perjanjian Pokok atau Head of Agreement (HoA). Langkah tersebut  sekaligus bertujuan membangkitkan kawasan Kota Tua-Sunda Kelapa menjadi  destinasi wisata kelas dunia.

Pembentukan JV sebagai pengelola kawasan juga diharapkan menjadi  angin segar bagi percepatan perkembangan kawasan Kota Tua - Sunda Kelapa  sebagai destinasi wisata yang ramah pejalan kaki

&quot;Hari ini kami bekerjasama lagi tentu tidak lain bagaimana pada saat  Covid-19 maupun pasca Covid-19, kami berkeyakinan sudah saatnya kita  membangun yang namanya turis lokal,&quot; kata dia.

Mantan Bos Inter Milan itu juga berkomitmen bahwa pihaknya akan terus  mendukung program-program pemerintah daerah, khususnya pemda DKI.  Langkah itu untuk mendorong pelayanan yang ramah bagi masyarakat.

&quot;Tentu dengan cita-cita itu kami sudah seyogyanya dari Kementerian  BUMN mendukung prinsip-prinsip kemudahan buat pelayanan kepada publik  secara menyeluruh,&quot; tutur dia.</content:encoded></item></channel></rss>
