<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Awas, Sektor Ritel Akan Kembali Turun Usai Lebaran</title><description>Pada periode puasa Ramadhan dan Lebaran, penjualan ritel akan mengalami kenaikan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/04/30/320/2403465/awas-sektor-ritel-akan-kembali-turun-usai-lebaran</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/04/30/320/2403465/awas-sektor-ritel-akan-kembali-turun-usai-lebaran"/><item><title>Awas, Sektor Ritel Akan Kembali Turun Usai Lebaran</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/04/30/320/2403465/awas-sektor-ritel-akan-kembali-turun-usai-lebaran</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/04/30/320/2403465/awas-sektor-ritel-akan-kembali-turun-usai-lebaran</guid><pubDate>Jum'at 30 April 2021 14:19 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/04/30/320/2403465/awas-sektor-ritel-akan-kembali-turun-usai-lebaran-n7bwQwimTL.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Minimarket (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/04/30/320/2403465/awas-sektor-ritel-akan-kembali-turun-usai-lebaran-n7bwQwimTL.jpg</image><title>Minimarket (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Pada periode puasa Ramadhan dan Lebaran, penjualan ritel akan mengalami kenaikan. Namun, pasca Lebaran nantinya penjualan ritel akan kembali mengalami penurunan.
Head of Retail Services Colliers Internasional Indonesia Sander Halsema mengatakan berdasarkan pengalaman pada tahun sebelumnya, penjualan akan naik pada puasa dan Lebaran. Namun setelah Lebaran, biasanya akan mengalami penurunan.
Baca Juga:&amp;nbsp; Larangan Mudik, Berkah untuk Peritel di Kota Besar
 
&amp;ldquo;Colliers memperkirakan setelah Ramadhan dan Idul Fitri penjualan ritel akan menurun, seperti yang terjadi ditahun-tahun sebelumnya,&amp;rdquo; ujarnya kepada MNC Portal Indonesia, Jumat (30/4/2021).
Oleh karena itu lanjut Sander, para pelaku ritel harus menyiapkan antisipasi sejak dini. Sehingga penjualan tidak turun terlalu jauh hingga ke level terendah lagi pasca Lebaran.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp; Mudik Lebaran Dilarang, Mal Bakal Penuh Sesak?
 
&amp;ldquo;Tetapi retailer harus mengembangkan strategi untuk memastikan penjualan tidak turun ke angka terendah seperti yang dialami ketika awal pandemi,&amp;rdquo; jelasnya.
Ada beberapa faktor tambahan yang dapat membantu sektor ritel untuk pulih lebih cepat. Pertama adalah kecepatan dari pemerintah melakukan vaksinasi. Semakin cepat, maka kemungkinan untuk cepat rebound akan sangat besar.
Selain itu, para pengusaha ritel juga harus tetap secara konsisten  untuk menjaga dan menjalankan protokol kesehatan. Karena menurutnya,  dengan penerapan protokol kesehatan yang displin, kepercayaan kepada  para pengunjung juga akan datang dengan sendirinya.
&amp;ldquo;Meningkatnya jumlah orang yang divaksinasi, serta operator pusat  perbelanjaan dan retailer yang tetap dengan patuh memberlakukan protokol  kesehatan, seharusnya meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk  mengunjung pusat perbelanjaan. Hal tersebut akan berdampak positif  terhadap kinerja ritel dan bagi pusat perbelanjaan,&amp;rdquo; jelasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Pada periode puasa Ramadhan dan Lebaran, penjualan ritel akan mengalami kenaikan. Namun, pasca Lebaran nantinya penjualan ritel akan kembali mengalami penurunan.
Head of Retail Services Colliers Internasional Indonesia Sander Halsema mengatakan berdasarkan pengalaman pada tahun sebelumnya, penjualan akan naik pada puasa dan Lebaran. Namun setelah Lebaran, biasanya akan mengalami penurunan.
Baca Juga:&amp;nbsp; Larangan Mudik, Berkah untuk Peritel di Kota Besar
 
&amp;ldquo;Colliers memperkirakan setelah Ramadhan dan Idul Fitri penjualan ritel akan menurun, seperti yang terjadi ditahun-tahun sebelumnya,&amp;rdquo; ujarnya kepada MNC Portal Indonesia, Jumat (30/4/2021).
Oleh karena itu lanjut Sander, para pelaku ritel harus menyiapkan antisipasi sejak dini. Sehingga penjualan tidak turun terlalu jauh hingga ke level terendah lagi pasca Lebaran.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp; Mudik Lebaran Dilarang, Mal Bakal Penuh Sesak?
 
&amp;ldquo;Tetapi retailer harus mengembangkan strategi untuk memastikan penjualan tidak turun ke angka terendah seperti yang dialami ketika awal pandemi,&amp;rdquo; jelasnya.
Ada beberapa faktor tambahan yang dapat membantu sektor ritel untuk pulih lebih cepat. Pertama adalah kecepatan dari pemerintah melakukan vaksinasi. Semakin cepat, maka kemungkinan untuk cepat rebound akan sangat besar.
Selain itu, para pengusaha ritel juga harus tetap secara konsisten  untuk menjaga dan menjalankan protokol kesehatan. Karena menurutnya,  dengan penerapan protokol kesehatan yang displin, kepercayaan kepada  para pengunjung juga akan datang dengan sendirinya.
&amp;ldquo;Meningkatnya jumlah orang yang divaksinasi, serta operator pusat  perbelanjaan dan retailer yang tetap dengan patuh memberlakukan protokol  kesehatan, seharusnya meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk  mengunjung pusat perbelanjaan. Hal tersebut akan berdampak positif  terhadap kinerja ritel dan bagi pusat perbelanjaan,&amp;rdquo; jelasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
