<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Potensi Rp110 Triliun, Kemenkeu Kejar Aset BLBI hingga ke Luar Negeri</title><description>Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan menagih aset terkait kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/04/30/320/2403571/potensi-rp110-triliun-kemenkeu-kejar-aset-blbi-hingga-ke-luar-negeri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/04/30/320/2403571/potensi-rp110-triliun-kemenkeu-kejar-aset-blbi-hingga-ke-luar-negeri"/><item><title>Potensi Rp110 Triliun, Kemenkeu Kejar Aset BLBI hingga ke Luar Negeri</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/04/30/320/2403571/potensi-rp110-triliun-kemenkeu-kejar-aset-blbi-hingga-ke-luar-negeri</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/04/30/320/2403571/potensi-rp110-triliun-kemenkeu-kejar-aset-blbi-hingga-ke-luar-negeri</guid><pubDate>Jum'at 30 April 2021 16:04 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/04/30/320/2403571/potensi-rp110-triliun-kemenkeu-kejar-aset-blbi-hingga-ke-luar-negeri-1qaBbYMTFE.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Grafik Ekonomi (Foto: Ilustrasi Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/04/30/320/2403571/potensi-rp110-triliun-kemenkeu-kejar-aset-blbi-hingga-ke-luar-negeri-1qaBbYMTFE.jpg</image><title>Grafik Ekonomi (Foto: Ilustrasi Shutterstock)</title></images><description>&amp;nbsp;JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan menagih aset terkait kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI). Direktur Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Rionald Silaban mengatakan total aset diprediksi lebih dari Rp110 triliun.
Baca Juga: Sri Mulyani Kejar Terus Aset Rp110 Triliun di Kasus BLBI
 
&quot;Pada dasarnya pemerintah akan menagih, sehingga walaupun kita harus menagih dan pengejaran aset ke luar negeri, itu akan kita lakukan,&quot; kata Direktur Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Rionald Silaban dalam video virtual, Jumat (30/4/2021).
Dia menyebutkan kasus BLBI ini melibatkan 22 obligor dan banyak debitur. Namun, DJKN enggan memberi informasi mengenai nama-nama debitur dengan alasan termasuk dalam informasi yang dikecualikan, sehingga tidak bisa disampaikan.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp; Mahfud MD Minta Dokumen BLBI ke KPK 
 
&quot;Tapi intinya kita saat ini sedang mempersiapkan sehingga, nanti pada saatnya Satgas akan menyampaikan kepada dewan pengarahnya,&quot; bebernyaDia menambahkan akan terus mengejar semua aset terkait kasus BLBI agar tidak merugikan  negara.
&quot;Intinya kita akan kejar asetnya di manapun aset itu berada, manakala  nilai pengejarannya ekonomis ya dibandingkan biaya mengejarnya,&quot;  tandasnya.</description><content:encoded>&amp;nbsp;JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan menagih aset terkait kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI). Direktur Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Rionald Silaban mengatakan total aset diprediksi lebih dari Rp110 triliun.
Baca Juga: Sri Mulyani Kejar Terus Aset Rp110 Triliun di Kasus BLBI
 
&quot;Pada dasarnya pemerintah akan menagih, sehingga walaupun kita harus menagih dan pengejaran aset ke luar negeri, itu akan kita lakukan,&quot; kata Direktur Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Rionald Silaban dalam video virtual, Jumat (30/4/2021).
Dia menyebutkan kasus BLBI ini melibatkan 22 obligor dan banyak debitur. Namun, DJKN enggan memberi informasi mengenai nama-nama debitur dengan alasan termasuk dalam informasi yang dikecualikan, sehingga tidak bisa disampaikan.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp; Mahfud MD Minta Dokumen BLBI ke KPK 
 
&quot;Tapi intinya kita saat ini sedang mempersiapkan sehingga, nanti pada saatnya Satgas akan menyampaikan kepada dewan pengarahnya,&quot; bebernyaDia menambahkan akan terus mengejar semua aset terkait kasus BLBI agar tidak merugikan  negara.
&quot;Intinya kita akan kejar asetnya di manapun aset itu berada, manakala  nilai pengejarannya ekonomis ya dibandingkan biaya mengejarnya,&quot;  tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
