<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hari Buruh, Menaker Singgung BLT Subsidi Gaji</title><description>Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziah mengajak para buruh untuk sama-sama membangun perekonomian Indonesia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/05/01/320/2403900/hari-buruh-menaker-singgung-blt-subsidi-gaji</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/05/01/320/2403900/hari-buruh-menaker-singgung-blt-subsidi-gaji"/><item><title>Hari Buruh, Menaker Singgung BLT Subsidi Gaji</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/05/01/320/2403900/hari-buruh-menaker-singgung-blt-subsidi-gaji</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/05/01/320/2403900/hari-buruh-menaker-singgung-blt-subsidi-gaji</guid><pubDate>Sabtu 01 Mei 2021 11:23 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/05/01/320/2403900/hari-buruh-menaker-singgung-blt-subsidi-gaji-OPbuhKleHm.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/05/01/320/2403900/hari-buruh-menaker-singgung-blt-subsidi-gaji-OPbuhKleHm.jpg</image><title>Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah mengajak para buruh untuk sama-sama membangun perekonomian Indonesia dalam peringatan May Day.
&amp;ldquo;May Day tahun ini harus kita maknai sebagai perayaan atas harapan, untuk kita sama-sama membangun Indonesia ke arah yang menggembirakan, ke arah yang lebih baik meskipun masih dalam pandemi Covid-19,&amp;rdquo; ujar Ida, Sabtu (1/5/2021).
Baca Juga: Demo May Day, Buruh dan Mahasiswa Mulai Padati Kawasan Patung Kuda
 
Akibat pandemi tak sedikit pendapatan perusahaan atau industri yang terkontraksi. Hal ini menyebabkan adanya pemutusan hubungan kerja (PHK) sebagai langkah efisiensi perusahaan di tengah ketidakpastian ekonomi nasional.
Meskipun begitu, Ida meminta semua pihak agar tetap menjaga sikap optimismenya. Menurutnya, optimistis sangat penting dalam menghadapi pandemi Covid-19.
Baca Juga: May Day, Area Polda Metro Jaya Dipasangi Kawat Berduri Antisipasi Demo Buruh
 
&quot;Selain itu kreativitas dan inovasi juga harus terus dilakukan di semua sektor untuk bangkit dari keterpurukan. Hal ini sangat penting guna mengakhiri tekanan berat bangsa agar kehidupan dapat berjalan normal,&quot; katanya.
Pemerintah sendiri telah mengambil upaya stimulasi untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja. Di antaranya adalah Bantuan Subsidi Upah atau BSU yang diberikan bagi pekerja yang terdampak pandemi Covid-19.Selanjutnya, berbagai program penanganan dampak pandemi seperti  pelatihan vokasi dengan metode blended training, pemagangan di industri,  pelatihan peningkatan produktivitas bagi tenaga kerja, sertifikasi  kompetensi, penempatan tenaga kerja dalam negeri, penempatan tenaga  kerja luar negeri, pelatihan wirausaha baru, Inkubasi bisnis, padat  karya, dan gerakan pekerja sehat.
Inisiatif berikutnya adalah kebijakan pemberian THR Keagamaan kepada  para pekerja. Ida berharap, stimulus ini akan menggerakkan konsumsi  masyarakat. &amp;ldquo;Kita tidak akan berhenti di sini. Inisiatif lainnya akan  terus saya dorong untuk segera dilaksanakan. May Day tahun ini menjadi  istimewa karena ini adalah perayaan atas harapan, &amp;ldquo; tutur dia.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah mengajak para buruh untuk sama-sama membangun perekonomian Indonesia dalam peringatan May Day.
&amp;ldquo;May Day tahun ini harus kita maknai sebagai perayaan atas harapan, untuk kita sama-sama membangun Indonesia ke arah yang menggembirakan, ke arah yang lebih baik meskipun masih dalam pandemi Covid-19,&amp;rdquo; ujar Ida, Sabtu (1/5/2021).
Baca Juga: Demo May Day, Buruh dan Mahasiswa Mulai Padati Kawasan Patung Kuda
 
Akibat pandemi tak sedikit pendapatan perusahaan atau industri yang terkontraksi. Hal ini menyebabkan adanya pemutusan hubungan kerja (PHK) sebagai langkah efisiensi perusahaan di tengah ketidakpastian ekonomi nasional.
Meskipun begitu, Ida meminta semua pihak agar tetap menjaga sikap optimismenya. Menurutnya, optimistis sangat penting dalam menghadapi pandemi Covid-19.
Baca Juga: May Day, Area Polda Metro Jaya Dipasangi Kawat Berduri Antisipasi Demo Buruh
 
&quot;Selain itu kreativitas dan inovasi juga harus terus dilakukan di semua sektor untuk bangkit dari keterpurukan. Hal ini sangat penting guna mengakhiri tekanan berat bangsa agar kehidupan dapat berjalan normal,&quot; katanya.
Pemerintah sendiri telah mengambil upaya stimulasi untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja. Di antaranya adalah Bantuan Subsidi Upah atau BSU yang diberikan bagi pekerja yang terdampak pandemi Covid-19.Selanjutnya, berbagai program penanganan dampak pandemi seperti  pelatihan vokasi dengan metode blended training, pemagangan di industri,  pelatihan peningkatan produktivitas bagi tenaga kerja, sertifikasi  kompetensi, penempatan tenaga kerja dalam negeri, penempatan tenaga  kerja luar negeri, pelatihan wirausaha baru, Inkubasi bisnis, padat  karya, dan gerakan pekerja sehat.
Inisiatif berikutnya adalah kebijakan pemberian THR Keagamaan kepada  para pekerja. Ida berharap, stimulus ini akan menggerakkan konsumsi  masyarakat. &amp;ldquo;Kita tidak akan berhenti di sini. Inisiatif lainnya akan  terus saya dorong untuk segera dilaksanakan. May Day tahun ini menjadi  istimewa karena ini adalah perayaan atas harapan, &amp;ldquo; tutur dia.</content:encoded></item></channel></rss>
