<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Siasati Rumah Sempit Terlihat Lega, Jangan Salah Pilih Furnitur</title><description>Minimnya lahan bukan berarti membuat rumah tak nyaman.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/05/01/470/2403854/siasati-rumah-sempit-terlihat-lega-jangan-salah-pilih-furnitur</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/05/01/470/2403854/siasati-rumah-sempit-terlihat-lega-jangan-salah-pilih-furnitur"/><item><title>Siasati Rumah Sempit Terlihat Lega, Jangan Salah Pilih Furnitur</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/05/01/470/2403854/siasati-rumah-sempit-terlihat-lega-jangan-salah-pilih-furnitur</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/05/01/470/2403854/siasati-rumah-sempit-terlihat-lega-jangan-salah-pilih-furnitur</guid><pubDate>Sabtu 01 Mei 2021 20:03 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/05/01/470/2403854/siasati-rumah-sempit-terlihat-lega-jangan-salah-pilih-furnitur-wbTDv0bstn.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto Rumah: Ilustrasi Shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/05/01/470/2403854/siasati-rumah-sempit-terlihat-lega-jangan-salah-pilih-furnitur-wbTDv0bstn.jpg</image><title>Foto Rumah: Ilustrasi Shutterstock</title></images><description>&amp;nbsp;JAKARTA &amp;mdash; Minimnya lahan bukan berarti membuat rumah tak nyaman. Banyak hal bisa Anda lakukan untuk menyiasati ruangan agar terasa lebih lega dan nyaman. Contohnya pemilihan model bangunan, warna, hingga penentuan furniture.
Anggota Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Surakarta, Dwi Wahyu Paryanto mengatakan konsep yang paling mendasar untuk membuat ruangan jadi lega adalah menggunakan furniture yang multifungsi. Satu barang dengan banyak fungsi bisa menekan penggunaan space. Selanjutnya adalah mengurangi pemilihan ornamen yang ramai dan perhatikan pencahayaan ruang.
Baca Juga: Tahapan Persiapan Renovasi Rumah untuk Tempat Usaha
 
Langkah Pertama
&amp;ldquo;Intinya konsep membuat ruangan jadi lega bisa dari bentuk dan material furniture. Jika keduanya tak bisa, baru siasati dengan pemilihan warna, baru kemudian soal lampu ruangan pencahayaan,&amp;rdquo; terangnya dilansir dari Solopos, Sabtu (1/5/2021).
Wahyu mengatakan penataannya harus dibedakan menjadi dua, yakni rumah baru dan rumah jadi. Untuk rumah baru, bisa langsung dengan memperbanyak pencahayaan dan penghawaan atau ruang terbuka. Upayakan memperbanyak penggunaan kaca serta bangunan yang cukup tinggi agar ruangan terasa lega.
Baca Juga: 4 Desain Membuat Rumah Lebih Mudah Dibersihkan
 
Sementara, untuk perumahan yang sudah telanjur jadi, bisa dengan mengganti warna cat dan pemilihan furniture.
Awali dengan memilih cat warna cerah namun soft di dalam ruangan. Misalnya krem muda, soft putih, dan abu-abu muda. Lalu, letakkan furniture yang kontras agak gelap dengan warna dinding tembok.
Langkah selanjutnya adalah memilih lampu yang sesuai dengan kebutuhan ruangan. Usahakan memperbanyak unit lampu dengan warna hangat seperti soft kuning. Selanjutnya gunakan gorden simple sebagai penutup kaca.Milenial
Memaksimalkan penataan ruangan sempit dengan gaya minimalis, menurut  desainer interior asal Solo, Rahmanu Widayat, sesuai dengan kebutuhan  milenial pada era sekarang. Dekan Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD)  Universitas Sebelas Maret (UNS) ini menilai pola anak muda zaman  sekarang senang dengan kepraktisan.
Aktivitas mereka lebih banyak untuk bekerja, khususnya di luar rumah.  Sehingga memang tak terlalu butuh rumah yang terlalu luas. Lebih dari  itu, lahan sempit justru mempermudah mereka soal pemeliharaan rumah.
Milenial juga cenderung jarang menerima kunjungan di dalam rumah  sehingga tak perlu membuat ruang tamu. Rumah dirancang khusus untuk  tempat istirahat yang nyaman bagi mereka.
&amp;ldquo;Konsep simple minimalis. Tetapi, jangan lupa untuk menjadikan rumah  sebagai ruang aktualisasi diri. Sesuai dengan karakter si pemilik rumah.  Misalnya suka buku ya harus ada spot rak untuk memajang buku dan  lainnya. Kalau agar terlihat lega, pilihlah warna cerah, hindari benda  ornamentik seperti kursi klasik, hingga pasang cermin agar terlihat  lebih luas,&amp;rdquo; terang dia.</description><content:encoded>&amp;nbsp;JAKARTA &amp;mdash; Minimnya lahan bukan berarti membuat rumah tak nyaman. Banyak hal bisa Anda lakukan untuk menyiasati ruangan agar terasa lebih lega dan nyaman. Contohnya pemilihan model bangunan, warna, hingga penentuan furniture.
Anggota Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Surakarta, Dwi Wahyu Paryanto mengatakan konsep yang paling mendasar untuk membuat ruangan jadi lega adalah menggunakan furniture yang multifungsi. Satu barang dengan banyak fungsi bisa menekan penggunaan space. Selanjutnya adalah mengurangi pemilihan ornamen yang ramai dan perhatikan pencahayaan ruang.
Baca Juga: Tahapan Persiapan Renovasi Rumah untuk Tempat Usaha
 
Langkah Pertama
&amp;ldquo;Intinya konsep membuat ruangan jadi lega bisa dari bentuk dan material furniture. Jika keduanya tak bisa, baru siasati dengan pemilihan warna, baru kemudian soal lampu ruangan pencahayaan,&amp;rdquo; terangnya dilansir dari Solopos, Sabtu (1/5/2021).
Wahyu mengatakan penataannya harus dibedakan menjadi dua, yakni rumah baru dan rumah jadi. Untuk rumah baru, bisa langsung dengan memperbanyak pencahayaan dan penghawaan atau ruang terbuka. Upayakan memperbanyak penggunaan kaca serta bangunan yang cukup tinggi agar ruangan terasa lega.
Baca Juga: 4 Desain Membuat Rumah Lebih Mudah Dibersihkan
 
Sementara, untuk perumahan yang sudah telanjur jadi, bisa dengan mengganti warna cat dan pemilihan furniture.
Awali dengan memilih cat warna cerah namun soft di dalam ruangan. Misalnya krem muda, soft putih, dan abu-abu muda. Lalu, letakkan furniture yang kontras agak gelap dengan warna dinding tembok.
Langkah selanjutnya adalah memilih lampu yang sesuai dengan kebutuhan ruangan. Usahakan memperbanyak unit lampu dengan warna hangat seperti soft kuning. Selanjutnya gunakan gorden simple sebagai penutup kaca.Milenial
Memaksimalkan penataan ruangan sempit dengan gaya minimalis, menurut  desainer interior asal Solo, Rahmanu Widayat, sesuai dengan kebutuhan  milenial pada era sekarang. Dekan Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD)  Universitas Sebelas Maret (UNS) ini menilai pola anak muda zaman  sekarang senang dengan kepraktisan.
Aktivitas mereka lebih banyak untuk bekerja, khususnya di luar rumah.  Sehingga memang tak terlalu butuh rumah yang terlalu luas. Lebih dari  itu, lahan sempit justru mempermudah mereka soal pemeliharaan rumah.
Milenial juga cenderung jarang menerima kunjungan di dalam rumah  sehingga tak perlu membuat ruang tamu. Rumah dirancang khusus untuk  tempat istirahat yang nyaman bagi mereka.
&amp;ldquo;Konsep simple minimalis. Tetapi, jangan lupa untuk menjadikan rumah  sebagai ruang aktualisasi diri. Sesuai dengan karakter si pemilik rumah.  Misalnya suka buku ya harus ada spot rak untuk memajang buku dan  lainnya. Kalau agar terlihat lega, pilihlah warna cerah, hindari benda  ornamentik seperti kursi klasik, hingga pasang cermin agar terlihat  lebih luas,&amp;rdquo; terang dia.</content:encoded></item></channel></rss>
