<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Tips Bikin Rumah Lebih Ramah Lingkungan</title><description>Menciptakan gaya hidup ramah lingkungan ke dalam interior atau dekorasi rumah akan sangat bermanfaat.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/05/01/470/2403860/5-tips-bikin-rumah-lebih-ramah-lingkungan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/05/01/470/2403860/5-tips-bikin-rumah-lebih-ramah-lingkungan"/><item><title>5 Tips Bikin Rumah Lebih Ramah Lingkungan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/05/01/470/2403860/5-tips-bikin-rumah-lebih-ramah-lingkungan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/05/01/470/2403860/5-tips-bikin-rumah-lebih-ramah-lingkungan</guid><pubDate>Sabtu 01 Mei 2021 22:11 WIB</pubDate><dc:creator>Fariza Rizky Ananda</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/05/01/470/2403860/5-tips-bikin-rumah-lebih-ramah-lingkungan-HCVxZcGI1f.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Foto Rumah: Ilustrasi Shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/05/01/470/2403860/5-tips-bikin-rumah-lebih-ramah-lingkungan-HCVxZcGI1f.jpeg</image><title>Foto Rumah: Ilustrasi Shutterstock</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Menciptakan gaya hidup ramah lingkungan ke dalam interior atau dekorasi rumah akan sangat bermanfaat, tidak hanya bagi lingkungan tapi juga bagi kesehatan.
Menciptakan rumah yang peduli lingkungan tidak membutuhkan banyak usaha, hanya sedikit pemikiran ekstra, atau mungkin secara tidak sengaja sudah dilakukan sejak lama.
Meskipun cara-cara berikut tidak akan mengubah keadaan bumi menjadi lebih baik secara sekaligus, namun tindakan kecil seperti ini bisa saja menyebabkan perubahan besar. Berikut ulasan tips membuat rumah menjadi lebih ramah lingkungan, dilansir dari House Beautiful, Sabtu (1/5/2021).
Baca Juga: Tahapan Persiapan Renovasi Rumah untuk Tempat Usaha
 
Beli Dekorasi atau Furnitur dari Produk Lokal
Mendukung pengrajin lokal bukan hanya cara untuk meningkatkan ekonomi daerah, tetapi sebenarnya cara yang lebih ramah lingkungan untuk mendekorasi rumah. Kurangi berbelanja secara online dari toko yang berasal dari luar negeri.
Sebuah survei dari lembaga Sustainable Connections melaporkan bahwa berbelanja secara lokal dapat secara signifikan meminimalkan dampak belanja terhadap lingkungan. Dengan membeli dari produk lokal, kebutuhan transportasi dan bahan bakar akan berkurang sehingga mengurangi dampak pada perubahan iklim.
Baca Juga: 4 Desain Membuat Rumah Lebih Mudah Dibersihkan
 
Manfaatkan Barang Bekas
Ini selalu menjadi cara yang paling berkelanjutan untuk mempertimbangkan jejak karbon. Mengunjungi pasar antik atau loak adalah tempat yang baik untuk memulai memanfaatkan barang bekas.
Hindari Bahan Kimia Tertentu
Salah satu bahan kimia tersebut adalah fire retardant (penghambat api), yang pernah dianggap penting untuk menjaga keamanan rumah, tetapi sebenarnya menimbulkan risiko kesehatan yang besar. Menurut Scientific American, penelitian telah menunjukkan bahwa penghambat api dalam furnitur larut ke dalam rumah dan kemudian terakumulasi di dalam tubuh. Bahan kimia tersebut juga berakhir di saluran air dan organisme air.Pertimbangkan Material Alami
Dengan mengutamakan bahan-bahan alami, bukan berarti pemilik tidak  bisa memperhatikan style rumah. Jika memungkinkan, para ahli menyarankan  untuk memilih bahan seperti wol, bambu, katun, dan linen. Demikian  pula, memilih silikon daripada vinil, polimer plastik sintetis yang  paling banyak diproduksi di dunia, juga merupakan cara yang ramah  lingkungan.
Pergantian sederhana lainnya, seperti memilih kayu asli daripada kayu  buatan, yang tidak dapat terurai secara alami, tidak hanya lebih baik  untuk lingkungan, tetapi dalam banyak kasus, akan bertahan lebih lama  dan awet.
Gunakan Barang Daur Ulang
Barang-barang rumah tangga, seperti botol air, bungkus plastik, dan  bahkan kertas roti adalah kontributor besar dari mayoritas sampah di  dunia. Melakukan upaya untuk menggunakan barang yang dapat digunakan  kembali bila memungkinkan adalah cara mudah untuk menunjukkan perhatian  pada lingkungan.
Beberapa orang mungkin sudah beralih ke sedotan yang dapat digunakan  kembali. Bisa juga dengan mengganti kertas perkamen untuk kue dengan  loyang silikon yang dapat digunakan kembali. Gunakan botol air isi ulang  daripada botol sekali pakai, dan pilih handuk kertas yang dapat  digunakan kembali untuk mengurangi limbah. Begitu barang ramah  lingkungan ini mencapai akhir siklus hidupnya, ketahuilah cara  membuangnya secara bertanggung jawab.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Menciptakan gaya hidup ramah lingkungan ke dalam interior atau dekorasi rumah akan sangat bermanfaat, tidak hanya bagi lingkungan tapi juga bagi kesehatan.
Menciptakan rumah yang peduli lingkungan tidak membutuhkan banyak usaha, hanya sedikit pemikiran ekstra, atau mungkin secara tidak sengaja sudah dilakukan sejak lama.
Meskipun cara-cara berikut tidak akan mengubah keadaan bumi menjadi lebih baik secara sekaligus, namun tindakan kecil seperti ini bisa saja menyebabkan perubahan besar. Berikut ulasan tips membuat rumah menjadi lebih ramah lingkungan, dilansir dari House Beautiful, Sabtu (1/5/2021).
Baca Juga: Tahapan Persiapan Renovasi Rumah untuk Tempat Usaha
 
Beli Dekorasi atau Furnitur dari Produk Lokal
Mendukung pengrajin lokal bukan hanya cara untuk meningkatkan ekonomi daerah, tetapi sebenarnya cara yang lebih ramah lingkungan untuk mendekorasi rumah. Kurangi berbelanja secara online dari toko yang berasal dari luar negeri.
Sebuah survei dari lembaga Sustainable Connections melaporkan bahwa berbelanja secara lokal dapat secara signifikan meminimalkan dampak belanja terhadap lingkungan. Dengan membeli dari produk lokal, kebutuhan transportasi dan bahan bakar akan berkurang sehingga mengurangi dampak pada perubahan iklim.
Baca Juga: 4 Desain Membuat Rumah Lebih Mudah Dibersihkan
 
Manfaatkan Barang Bekas
Ini selalu menjadi cara yang paling berkelanjutan untuk mempertimbangkan jejak karbon. Mengunjungi pasar antik atau loak adalah tempat yang baik untuk memulai memanfaatkan barang bekas.
Hindari Bahan Kimia Tertentu
Salah satu bahan kimia tersebut adalah fire retardant (penghambat api), yang pernah dianggap penting untuk menjaga keamanan rumah, tetapi sebenarnya menimbulkan risiko kesehatan yang besar. Menurut Scientific American, penelitian telah menunjukkan bahwa penghambat api dalam furnitur larut ke dalam rumah dan kemudian terakumulasi di dalam tubuh. Bahan kimia tersebut juga berakhir di saluran air dan organisme air.Pertimbangkan Material Alami
Dengan mengutamakan bahan-bahan alami, bukan berarti pemilik tidak  bisa memperhatikan style rumah. Jika memungkinkan, para ahli menyarankan  untuk memilih bahan seperti wol, bambu, katun, dan linen. Demikian  pula, memilih silikon daripada vinil, polimer plastik sintetis yang  paling banyak diproduksi di dunia, juga merupakan cara yang ramah  lingkungan.
Pergantian sederhana lainnya, seperti memilih kayu asli daripada kayu  buatan, yang tidak dapat terurai secara alami, tidak hanya lebih baik  untuk lingkungan, tetapi dalam banyak kasus, akan bertahan lebih lama  dan awet.
Gunakan Barang Daur Ulang
Barang-barang rumah tangga, seperti botol air, bungkus plastik, dan  bahkan kertas roti adalah kontributor besar dari mayoritas sampah di  dunia. Melakukan upaya untuk menggunakan barang yang dapat digunakan  kembali bila memungkinkan adalah cara mudah untuk menunjukkan perhatian  pada lingkungan.
Beberapa orang mungkin sudah beralih ke sedotan yang dapat digunakan  kembali. Bisa juga dengan mengganti kertas perkamen untuk kue dengan  loyang silikon yang dapat digunakan kembali. Gunakan botol air isi ulang  daripada botol sekali pakai, dan pilih handuk kertas yang dapat  digunakan kembali untuk mengurangi limbah. Begitu barang ramah  lingkungan ini mencapai akhir siklus hidupnya, ketahuilah cara  membuangnya secara bertanggung jawab.</content:encoded></item></channel></rss>
