<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mal Penuh saat Puasa dan Lebaran, Tarif Sewa Masih Diskon?</title><description>Kinerja sektor ritel memang sedang moncer pada periode ramadhan tahun ini.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/05/03/320/2404652/mal-penuh-saat-puasa-dan-lebaran-tarif-sewa-masih-diskon</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/05/03/320/2404652/mal-penuh-saat-puasa-dan-lebaran-tarif-sewa-masih-diskon"/><item><title>Mal Penuh saat Puasa dan Lebaran, Tarif Sewa Masih Diskon?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/05/03/320/2404652/mal-penuh-saat-puasa-dan-lebaran-tarif-sewa-masih-diskon</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/05/03/320/2404652/mal-penuh-saat-puasa-dan-lebaran-tarif-sewa-masih-diskon</guid><pubDate>Senin 03 Mei 2021 11:15 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/05/03/320/2404652/mal-penuh-saat-puasa-dan-lebaran-tarif-sewa-masih-diskon-CRY5qLPDNb.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Mal (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/05/03/320/2404652/mal-penuh-saat-puasa-dan-lebaran-tarif-sewa-masih-diskon-CRY5qLPDNb.jpg</image><title>Ilustrasi Mal (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kinerja sektor ritel memang sedang moncer pada periode ramadhan tahun ini. Bahkan, kinerja sektor ritel diprediksi bisa terus meningkat saat lebaran menyusul adanya kebijakan larangan mudik.
Senior Associate Director Research Colliers International Indonesia Ferry Salanto mengatakan, setelah lebaran para pemilik tempat bisa menganalisa kinerja dari para penyewanya. Jika dianggap dalam beberapa bulan penjualan beberapa tenant sudah mulai stabil, maka insentif maupun diskon sewa bisa ditinjau kembali.
Baca Juga:&amp;nbsp; Larangan Mudik, Berkah untuk Peritel di Kota Besar
&amp;ldquo;Setelah Ramadan dan Idul Fitri, retailer bisa menganalisa kinerja mereka. Jika dalam beberapa bulan setelah Ramadan dan Idul Fitri angka penjualan dianggap tetap stabil, insentif atau diskon yang diberikan oleh pengembang kepada retailer dapat ditinjau kembali, sehingga sewa-menyewa dapat kembali normal,&amp;rdquo; ujarnya kepada MNC Portal Indonesia, Senin (3/5/2021).
Akan tetapi, bagi tenant dengan segment tertentu, ada baiknya pemilik tempat memberikan kebijakan yang fleksibel.Khususnya bagi retailer atau penyewa tempat yang masih harus berusaha keras untuk meningkatkan penjualanya.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp; Mudik Lebaran Dilarang, Mal Bakal Penuh Sesak?
&amp;ldquo;Namun, bagi retailer di segmen tertentu yang terus berjuang untuk meningkatkan penjualan, pengembang dapat tetap fleksibel dalam hal sewa-menyewa dan service charge yang dibayarkan,&amp;rdquo; jelasnya.
Sementara itu lanjut Ferry, bagi beberapa tenant yang akan menyewa tempat momen lebaran dan puasa ramadhan merupakan waktu yang tepat. Karena pada saat ramadhan dan lebaran menawarkan peluang yang lebih besar dalam menghasilkan keuntungan dari penjualan.&amp;ldquo;Selain itu, bagi retailer yang baru akan beroperasi, saat-saat  seperti Ramadan dan sebelum Idul Fitri ini menawarkan peluang yang lebih  besar untuk menghasilkan penjualan yang lebih baik. Kita semua tahu  bahwa intensitas berbelanja meningkat selama bulan suci ini,&amp;rdquo; jelasnya.
Sementara itu bagi penyewa tenant baru maupun lama harus bisa  memanfaatkan momen ramadhan dan lebaran ini untuk meningkatkan penjualan  lewat berbagai strategi. Misalnya dengan memberikan berbagai macam  promo seperti diskon yang bisa menarik orang untuk datang ke pusat  perbelanjaan
&amp;ldquo;Hal ini juga merupakan peluang yang baik untuk terus menawarkan  diskon dan menyusun strategi penjualan lainnya yang dianggap efektif  dalam menarik pengunjung ke pusat perbelanjaan,&amp;rdquo; jelasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Kinerja sektor ritel memang sedang moncer pada periode ramadhan tahun ini. Bahkan, kinerja sektor ritel diprediksi bisa terus meningkat saat lebaran menyusul adanya kebijakan larangan mudik.
Senior Associate Director Research Colliers International Indonesia Ferry Salanto mengatakan, setelah lebaran para pemilik tempat bisa menganalisa kinerja dari para penyewanya. Jika dianggap dalam beberapa bulan penjualan beberapa tenant sudah mulai stabil, maka insentif maupun diskon sewa bisa ditinjau kembali.
Baca Juga:&amp;nbsp; Larangan Mudik, Berkah untuk Peritel di Kota Besar
&amp;ldquo;Setelah Ramadan dan Idul Fitri, retailer bisa menganalisa kinerja mereka. Jika dalam beberapa bulan setelah Ramadan dan Idul Fitri angka penjualan dianggap tetap stabil, insentif atau diskon yang diberikan oleh pengembang kepada retailer dapat ditinjau kembali, sehingga sewa-menyewa dapat kembali normal,&amp;rdquo; ujarnya kepada MNC Portal Indonesia, Senin (3/5/2021).
Akan tetapi, bagi tenant dengan segment tertentu, ada baiknya pemilik tempat memberikan kebijakan yang fleksibel.Khususnya bagi retailer atau penyewa tempat yang masih harus berusaha keras untuk meningkatkan penjualanya.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp; Mudik Lebaran Dilarang, Mal Bakal Penuh Sesak?
&amp;ldquo;Namun, bagi retailer di segmen tertentu yang terus berjuang untuk meningkatkan penjualan, pengembang dapat tetap fleksibel dalam hal sewa-menyewa dan service charge yang dibayarkan,&amp;rdquo; jelasnya.
Sementara itu lanjut Ferry, bagi beberapa tenant yang akan menyewa tempat momen lebaran dan puasa ramadhan merupakan waktu yang tepat. Karena pada saat ramadhan dan lebaran menawarkan peluang yang lebih besar dalam menghasilkan keuntungan dari penjualan.&amp;ldquo;Selain itu, bagi retailer yang baru akan beroperasi, saat-saat  seperti Ramadan dan sebelum Idul Fitri ini menawarkan peluang yang lebih  besar untuk menghasilkan penjualan yang lebih baik. Kita semua tahu  bahwa intensitas berbelanja meningkat selama bulan suci ini,&amp;rdquo; jelasnya.
Sementara itu bagi penyewa tenant baru maupun lama harus bisa  memanfaatkan momen ramadhan dan lebaran ini untuk meningkatkan penjualan  lewat berbagai strategi. Misalnya dengan memberikan berbagai macam  promo seperti diskon yang bisa menarik orang untuk datang ke pusat  perbelanjaan
&amp;ldquo;Hal ini juga merupakan peluang yang baik untuk terus menawarkan  diskon dan menyusun strategi penjualan lainnya yang dianggap efektif  dalam menarik pengunjung ke pusat perbelanjaan,&amp;rdquo; jelasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
