<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menperin Pede Tak Ada Lagi Pertumbuhan Negatif Usai Kuartal I</title><description>Agus Gumiwang optimis bahwa kuartal I-2021 menjadi kuartal terakhir dengan pertumbuhan minus</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/05/05/320/2406064/menperin-pede-tak-ada-lagi-pertumbuhan-negatif-usai-kuartal-i</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/05/05/320/2406064/menperin-pede-tak-ada-lagi-pertumbuhan-negatif-usai-kuartal-i"/><item><title>Menperin Pede Tak Ada Lagi Pertumbuhan Negatif Usai Kuartal I</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/05/05/320/2406064/menperin-pede-tak-ada-lagi-pertumbuhan-negatif-usai-kuartal-i</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/05/05/320/2406064/menperin-pede-tak-ada-lagi-pertumbuhan-negatif-usai-kuartal-i</guid><pubDate>Rabu 05 Mei 2021 15:49 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/05/05/320/2406064/menperin-pede-tak-ada-lagi-pertumbuhan-negatif-usai-kuartal-i-R577gXuuNR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menperin Agus Gumiwang. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/05/05/320/2406064/menperin-pede-tak-ada-lagi-pertumbuhan-negatif-usai-kuartal-i-R577gXuuNR.jpg</image><title>Menperin Agus Gumiwang. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Perindustri Agus Gumiwang optimis bahwa kuartal I-2021 menjadi kuartal terakhir dengan pertumbuhan minus untuk sektor industri. Dirinya yakin pada kuartal berikutnya pertumbuhan industri semakin meningkat seiring membaiknya ekonomi Indonesia.
&quot;Kami optimis bahwa kuartal I ini merupakan kuartal terakhir bagi industri manufatur tumbuh negatif. Ke depan kami yakin positif seiring meningkatnya aktivitas ekonomi,&quot; ujarnya, Rabu (5/5/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Ekonomi Minus 0,74%, Istana: Arah Perekonomian RI Terus Membaik
Optimisme tersebut terlihat dari indeks manufaktur, di mana PMI April naik ke 54 atau di atas level 50 dalam 6 bulan berturut-turut. Airlangga menilai capaian PMI tersebut berarti industri manufaktur semakin agresif dan ekspansif.
&quot;Ini menggembirakan. Selain itu utilisasi industri manufaktur Maret itu sudah 6% ini meningkat dibandingkan beberapa bulan sebelum apali saat pandemi,&quot; ujarnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Indonesia Masih Resesi,11 Sektor Usaha Ini Berdarah-darah
Selain itu, kebijakan berupa PPnBM untuk kendaraan pada kuartal ke kaurtal menunjukan kenaikan pada indiaktor otormotif yang double digit.  Produksi mobil pun turut meningkat hingga 23%.
&quot;Lalu penjualan mobil meningkat, penjualan motor naik. Industri ini juga merupakan industri pendukungan sangat besar,&quot; ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Perindustri Agus Gumiwang optimis bahwa kuartal I-2021 menjadi kuartal terakhir dengan pertumbuhan minus untuk sektor industri. Dirinya yakin pada kuartal berikutnya pertumbuhan industri semakin meningkat seiring membaiknya ekonomi Indonesia.
&quot;Kami optimis bahwa kuartal I ini merupakan kuartal terakhir bagi industri manufatur tumbuh negatif. Ke depan kami yakin positif seiring meningkatnya aktivitas ekonomi,&quot; ujarnya, Rabu (5/5/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Ekonomi Minus 0,74%, Istana: Arah Perekonomian RI Terus Membaik
Optimisme tersebut terlihat dari indeks manufaktur, di mana PMI April naik ke 54 atau di atas level 50 dalam 6 bulan berturut-turut. Airlangga menilai capaian PMI tersebut berarti industri manufaktur semakin agresif dan ekspansif.
&quot;Ini menggembirakan. Selain itu utilisasi industri manufaktur Maret itu sudah 6% ini meningkat dibandingkan beberapa bulan sebelum apali saat pandemi,&quot; ujarnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Indonesia Masih Resesi,11 Sektor Usaha Ini Berdarah-darah
Selain itu, kebijakan berupa PPnBM untuk kendaraan pada kuartal ke kaurtal menunjukan kenaikan pada indiaktor otormotif yang double digit.  Produksi mobil pun turut meningkat hingga 23%.
&quot;Lalu penjualan mobil meningkat, penjualan motor naik. Industri ini juga merupakan industri pendukungan sangat besar,&quot; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
