<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>IHSG Ditutup Merah, Sentimen Positif Agak Kering</title><description>Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,09% atau turun 5,67 poin ke level 5.970,24.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/05/06/278/2406732/ihsg-ditutup-merah-sentimen-positif-agak-kering</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/05/06/278/2406732/ihsg-ditutup-merah-sentimen-positif-agak-kering"/><item><title>IHSG Ditutup Merah, Sentimen Positif Agak Kering</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/05/06/278/2406732/ihsg-ditutup-merah-sentimen-positif-agak-kering</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/05/06/278/2406732/ihsg-ditutup-merah-sentimen-positif-agak-kering</guid><pubDate>Kamis 06 Mei 2021 17:28 WIB</pubDate><dc:creator>Oktiani Endarwati</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/05/06/278/2406732/ihsg-ditutup-merah-sentimen-positif-agak-kering-X4IBg0EmOr.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Saham (Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/05/06/278/2406732/ihsg-ditutup-merah-sentimen-positif-agak-kering-X4IBg0EmOr.jpg</image><title>Saham (Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,09% atau turun 5,67 poin ke level 5.970,24 pada penutupan perdagangan, Kamis (6/5/2021).

Analis PT Henan Putihrai Sekuritas Liza C Suryanata mengatakan, IHSG masih belum mampu mencapai level kritis di 6.000 sehingga masih berada dalam trend sideways.
 
&amp;nbsp;Baca juga: IHSG Berakhir di Zona Merah, Turun 0,1% ke 5.970
&quot;Kita belum bisa keluar dari fase bottoming, entah masih berapa lama lagi. Range pergerakan IHSG semakin menyempit. Level 6.000-6.005 sekarang menjadi resisten dan support mungkin masih terbuka kemungkinan koreksi ke 5.930-5.900,&quot; ujarnya pada closing market IDX Channel, Kamis (6/5/2021).

Menurut dia, pelemahan IHSG juga disebabkan berkurangnya sentimen positif di global. Rilis pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I/2021 yang masih terkontraksi 0,74% juga sudah sejalan dengan konsensus. Sementara sentimen negatif yang masih membayangi adalah penyebaran varian baru dari Covid-19.
 
&amp;nbsp;Baca juga: IHSG Menguat Tipis, Transaksi Sepi Jelang Lebaran
&quot;Sentimen positif memang masih agak kering. Kemudian minggu depan kita juga akan menghadapi libur Lebaran. Biasanya menjelang Lebaran transaksi di market agak sepi,&quot; ungkapnya.Meski begitu, masih ada potensi yang cukup bagus di mana aksi beli  saham oleh investor asing selama 1 minggu ini sudah mulai masuk.

&quot;Tercatat 1 minggu ini sudah ada Rp1 triliun. Jadi mungkin ini fase  trend sideways saja. Jangan sampai kita berubah trend sideways menjadi  downtrend. Cuma memang masih harap-harap cemas kapan kita tembus ke atas  6.000 dan apakah level support 5.900 ini akan tetap terjaga,&quot; jelas  Liza.</description><content:encoded>JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,09% atau turun 5,67 poin ke level 5.970,24 pada penutupan perdagangan, Kamis (6/5/2021).

Analis PT Henan Putihrai Sekuritas Liza C Suryanata mengatakan, IHSG masih belum mampu mencapai level kritis di 6.000 sehingga masih berada dalam trend sideways.
 
&amp;nbsp;Baca juga: IHSG Berakhir di Zona Merah, Turun 0,1% ke 5.970
&quot;Kita belum bisa keluar dari fase bottoming, entah masih berapa lama lagi. Range pergerakan IHSG semakin menyempit. Level 6.000-6.005 sekarang menjadi resisten dan support mungkin masih terbuka kemungkinan koreksi ke 5.930-5.900,&quot; ujarnya pada closing market IDX Channel, Kamis (6/5/2021).

Menurut dia, pelemahan IHSG juga disebabkan berkurangnya sentimen positif di global. Rilis pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I/2021 yang masih terkontraksi 0,74% juga sudah sejalan dengan konsensus. Sementara sentimen negatif yang masih membayangi adalah penyebaran varian baru dari Covid-19.
 
&amp;nbsp;Baca juga: IHSG Menguat Tipis, Transaksi Sepi Jelang Lebaran
&quot;Sentimen positif memang masih agak kering. Kemudian minggu depan kita juga akan menghadapi libur Lebaran. Biasanya menjelang Lebaran transaksi di market agak sepi,&quot; ungkapnya.Meski begitu, masih ada potensi yang cukup bagus di mana aksi beli  saham oleh investor asing selama 1 minggu ini sudah mulai masuk.

&quot;Tercatat 1 minggu ini sudah ada Rp1 triliun. Jadi mungkin ini fase  trend sideways saja. Jangan sampai kita berubah trend sideways menjadi  downtrend. Cuma memang masih harap-harap cemas kapan kita tembus ke atas  6.000 dan apakah level support 5.900 ini akan tetap terjaga,&quot; jelas  Liza.</content:encoded></item></channel></rss>
