<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Indonesia Masih Resesi! Ekonomi Kuartal I-2021 Minus 0,74%</title><description>Pertumbuhan ekonomi Indonesia dinyatakan masih minus</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/05/06/320/2406094/indonesia-masih-resesi-ekonomi-kuartal-i-2021-minus-0-74</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/05/06/320/2406094/indonesia-masih-resesi-ekonomi-kuartal-i-2021-minus-0-74"/><item><title>Indonesia Masih Resesi! Ekonomi Kuartal I-2021 Minus 0,74%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/05/06/320/2406094/indonesia-masih-resesi-ekonomi-kuartal-i-2021-minus-0-74</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/05/06/320/2406094/indonesia-masih-resesi-ekonomi-kuartal-i-2021-minus-0-74</guid><pubDate>Kamis 06 Mei 2021 03:20 WIB</pubDate><dc:creator>Fariza Rizky Ananda</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/05/05/320/2406094/indonesia-masih-resesi-ekonomi-kuartal-i-2021-minus-0-74-AutI3b9D5w.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ekonomi RI Kuartal I-2021 Masih Negatif. (Foto: Okezone.com/Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/05/05/320/2406094/indonesia-masih-resesi-ekonomi-kuartal-i-2021-minus-0-74-AutI3b9D5w.jpg</image><title>Ekonomi RI Kuartal I-2021 Masih Negatif. (Foto: Okezone.com/Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Pertumbuhan ekonomi Indonesia dinyatakan masih minus. Secara year on year ekonomi Indonesia kuartal I-2021 terkontraksi 0,74%. Sementara secara quartal to quartal ekonomi Indonesia masih terkontraksi 0,96%.
&quot;Pertumbuhan ekonomi Indonesia masih terkontraksi 0,74%,&quot; kata Kepala BPS Suhariyanto.
Menurut Ekonom Bank Permata Josua Pardede, pertumbuhan konsumsi rumah tangga diperkirakan mengalami kontraksi di kisaran minus 1,0% yoy. Kontraksi pada kuartal 1 2021 tercatat lebih rendah dibandingkan kuartal sebelumnya, di mana konsumsi rumah tangga tercatat terkontraksi sebesar minus 3,61% yoy.
&quot;Semakin terbatasnya kontraksi dipengaruhi oleh percepatan belanja pemerintah pusat terutama belanja bansos, belanja modal dan belanja barang,&quot; kata Josua saat dihubungi.
Sebelumnya, Presiden Jokowi mengatakan jika ekonomi Indonesia tidak tumbuh di atas 7% di kuartal II, maka pada kuartal ke-III akan berat.
&amp;ldquo;Kalau tidak, kuartal berikutnya kita akan betul-betul sangat berat. Kita harus bisa meningkatkan, menaikkan paling tidak di atas 7% di kuartal II,&amp;rdquo; ujarnya, Kamis (15/4/2021).
Baca selengkapnya: Breaking News: Ekonomi Kuartal I-2021 Minus 0,74%, Indonesia Masih Resesi


</description><content:encoded>JAKARTA - Pertumbuhan ekonomi Indonesia dinyatakan masih minus. Secara year on year ekonomi Indonesia kuartal I-2021 terkontraksi 0,74%. Sementara secara quartal to quartal ekonomi Indonesia masih terkontraksi 0,96%.
&quot;Pertumbuhan ekonomi Indonesia masih terkontraksi 0,74%,&quot; kata Kepala BPS Suhariyanto.
Menurut Ekonom Bank Permata Josua Pardede, pertumbuhan konsumsi rumah tangga diperkirakan mengalami kontraksi di kisaran minus 1,0% yoy. Kontraksi pada kuartal 1 2021 tercatat lebih rendah dibandingkan kuartal sebelumnya, di mana konsumsi rumah tangga tercatat terkontraksi sebesar minus 3,61% yoy.
&quot;Semakin terbatasnya kontraksi dipengaruhi oleh percepatan belanja pemerintah pusat terutama belanja bansos, belanja modal dan belanja barang,&quot; kata Josua saat dihubungi.
Sebelumnya, Presiden Jokowi mengatakan jika ekonomi Indonesia tidak tumbuh di atas 7% di kuartal II, maka pada kuartal ke-III akan berat.
&amp;ldquo;Kalau tidak, kuartal berikutnya kita akan betul-betul sangat berat. Kita harus bisa meningkatkan, menaikkan paling tidak di atas 7% di kuartal II,&amp;rdquo; ujarnya, Kamis (15/4/2021).
Baca selengkapnya: Breaking News: Ekonomi Kuartal I-2021 Minus 0,74%, Indonesia Masih Resesi


</content:encoded></item></channel></rss>
