<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mudik Dilarang, Seluruh Bus yang Beroperasi Sudah Ditempel Stiker</title><description>Sejumlah bus AKAP maupun AJAP masih diperbolehkan untuk beroperasi meski ada larangan mudik lebaran pada tahun ini.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/05/06/320/2406647/mudik-dilarang-seluruh-bus-yang-beroperasi-sudah-ditempel-stiker</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/05/06/320/2406647/mudik-dilarang-seluruh-bus-yang-beroperasi-sudah-ditempel-stiker"/><item><title>Mudik Dilarang, Seluruh Bus yang Beroperasi Sudah Ditempel Stiker</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/05/06/320/2406647/mudik-dilarang-seluruh-bus-yang-beroperasi-sudah-ditempel-stiker</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/05/06/320/2406647/mudik-dilarang-seluruh-bus-yang-beroperasi-sudah-ditempel-stiker</guid><pubDate>Kamis 06 Mei 2021 15:40 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/05/06/320/2406647/mudik-dilarang-seluruh-bus-yang-beroperasi-sudah-ditempel-stiker-B07DYZVZOF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mudik (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/05/06/320/2406647/mudik-dilarang-seluruh-bus-yang-beroperasi-sudah-ditempel-stiker-B07DYZVZOF.jpg</image><title>Mudik (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Sejumlah bus AKAP maupun AJAP masih diperbolehkan untuk beroperasi meski ada larangan mudik lebaran pada tahun ini. Namun bus yang memiliki stiker ini bukan untuk mengangkut masyarakat untuk mudik lebaran.
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi mengatakan, seluruh kendaraan bus yang beroperasi hari ini sudah memiliki stiker dari Kementerian Perhubungan. Ada sekitar 3.000 bus yang memiliki stiker.
Baca Juga: Petugas Adu Mulut dengan Pengendara Warnai Penyekatan Mudik Hari Pertama
 
&amp;ldquo;Pastinya m sudah berstiker semua (kendaraan bus yang beroperasi di larangan mudik) sekitar 3.000-an,&amp;rdquo; ujarnya saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Kamis (6/5/2021).
Adapun bus-bus yang beroperasi ini dibagi sedemikian rupa oleh Kementerian Perhubungan antar operatornya. Termasuk juga mengenai rute-rute mana saja yang diizinkan agar proposional.
Baca Juga:&amp;nbsp; Satgas Covid-19 Sebut Masyarakat Mencoba &quot;Menawar&quot; Agar Bisa Mudik
 
&amp;ldquo;Sesuai dengan proposionalitas dibagi,&amp;rdquo; ucapnya.
Sementara itu, sebelumnya Kepala Terminal Kalideres Revi Zulkarnaen mengatakan, diperkirakan ada 100 armada bus berstiker yang diizinkan untuk beroperasi saat larangan mudik lebaran. Namun mengenai tujuan dan armada mana saja, Revi tidak menyebutkan secara rinci.Revi menjelaskan, stiker khusus ini digunakan untuk mengangkut  masyarakat yang memiliki kepentingan mendesak. Stiker ini hanya  dikeluarkan sebanyak 20% dari armada yang tersedia untuk masing-masing  perusahaan.
&quot;Stiker khusus yang digunakan pada kepentingan mendesak itu  dikeluarkan oleh Kementerian Perhubugan. Khususnya Ditjen Perhubungan  darat yang mana jumlahnya untuk satu perusahaan maksimal 20% dari  armadanya,&quot; jelasnya.
Bahkan, ada beberapa perusahaan tertentu saja yang diizinkan untuk  beroperasi dengan memberikan stiker. Dibatasinya penempelan stiker ini  juga dikarenakan jumlah penumpang yang tidak akan terlalu banyak pada  masa larangan mudik lebaran.
Dalam pemberian stiker juga, Kementerian Perhubungan memperhatikan  beberapa hal. Salah satunya adalah dengan menyesuaikan kebutuhan untuk  masing-masing rute aga seluruhnya bisa tersedia.
&quot;Maka disesuaikan dengan tujuan-tujuannya agar tujuan yang dituju  semua berbeda. Jadi dilayani perusahaan berbeda sehingga jumlahnya  dibatasi,&quot; ucapnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Sejumlah bus AKAP maupun AJAP masih diperbolehkan untuk beroperasi meski ada larangan mudik lebaran pada tahun ini. Namun bus yang memiliki stiker ini bukan untuk mengangkut masyarakat untuk mudik lebaran.
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi mengatakan, seluruh kendaraan bus yang beroperasi hari ini sudah memiliki stiker dari Kementerian Perhubungan. Ada sekitar 3.000 bus yang memiliki stiker.
Baca Juga: Petugas Adu Mulut dengan Pengendara Warnai Penyekatan Mudik Hari Pertama
 
&amp;ldquo;Pastinya m sudah berstiker semua (kendaraan bus yang beroperasi di larangan mudik) sekitar 3.000-an,&amp;rdquo; ujarnya saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Kamis (6/5/2021).
Adapun bus-bus yang beroperasi ini dibagi sedemikian rupa oleh Kementerian Perhubungan antar operatornya. Termasuk juga mengenai rute-rute mana saja yang diizinkan agar proposional.
Baca Juga:&amp;nbsp; Satgas Covid-19 Sebut Masyarakat Mencoba &quot;Menawar&quot; Agar Bisa Mudik
 
&amp;ldquo;Sesuai dengan proposionalitas dibagi,&amp;rdquo; ucapnya.
Sementara itu, sebelumnya Kepala Terminal Kalideres Revi Zulkarnaen mengatakan, diperkirakan ada 100 armada bus berstiker yang diizinkan untuk beroperasi saat larangan mudik lebaran. Namun mengenai tujuan dan armada mana saja, Revi tidak menyebutkan secara rinci.Revi menjelaskan, stiker khusus ini digunakan untuk mengangkut  masyarakat yang memiliki kepentingan mendesak. Stiker ini hanya  dikeluarkan sebanyak 20% dari armada yang tersedia untuk masing-masing  perusahaan.
&quot;Stiker khusus yang digunakan pada kepentingan mendesak itu  dikeluarkan oleh Kementerian Perhubugan. Khususnya Ditjen Perhubungan  darat yang mana jumlahnya untuk satu perusahaan maksimal 20% dari  armadanya,&quot; jelasnya.
Bahkan, ada beberapa perusahaan tertentu saja yang diizinkan untuk  beroperasi dengan memberikan stiker. Dibatasinya penempelan stiker ini  juga dikarenakan jumlah penumpang yang tidak akan terlalu banyak pada  masa larangan mudik lebaran.
Dalam pemberian stiker juga, Kementerian Perhubungan memperhatikan  beberapa hal. Salah satunya adalah dengan menyesuaikan kebutuhan untuk  masing-masing rute aga seluruhnya bisa tersedia.
&quot;Maka disesuaikan dengan tujuan-tujuannya agar tujuan yang dituju  semua berbeda. Jadi dilayani perusahaan berbeda sehingga jumlahnya  dibatasi,&quot; ucapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
