<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga Emas Naik 1,7% Tembus Level USD1.800/Ounce   </title><description>Harga emas menguat pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB) atau menjadi kenaikan untuk hari kedua berturut-turut</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/05/07/320/2406980/harga-emas-naik-1-7-tembus-level-usd1-800-ounce</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/05/07/320/2406980/harga-emas-naik-1-7-tembus-level-usd1-800-ounce"/><item><title>Harga Emas Naik 1,7% Tembus Level USD1.800/Ounce   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/05/07/320/2406980/harga-emas-naik-1-7-tembus-level-usd1-800-ounce</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/05/07/320/2406980/harga-emas-naik-1-7-tembus-level-usd1-800-ounce</guid><pubDate>Jum'at 07 Mei 2021 08:30 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/05/07/320/2406980/harga-emas-naik-1-7-tembus-level-usd1-800-ounce-KWAJQU2xzh.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Harga Emas Naik. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/05/07/320/2406980/harga-emas-naik-1-7-tembus-level-usd1-800-ounce-KWAJQU2xzh.jpg</image><title>Harga Emas Naik. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</title></images><description>CHICAGO  - Harga emas menguat pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB) atau menjadi kenaikan untuk hari kedua berturut-turut. Harga emas naik karena melemahnya dolar AS dan imbal hasil obligasi pemerintah AS sehingga mengangkat permintaan logam safe-haven.
Sementara itu, investor tengah menunggu data penggajian non-pertanian AS untuk April yang akan dirilis akhir pekan ini.
Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni di divisi Comex New York Exchange melonjak USD31,4 atau 1,76% menjadi USD1.815,70 per ounce atau kembali di atas level psikologis USD1.800.
Baca Juga:&amp;nbsp;Emas Antam Naik Jadi Rp926.000, Berikut Rinciannya
Sehari sebelumnya, Rabu (5/5/2021), emas berjangka terkerek USD8,3 atau 0,47% menjadi USD1.784,30 per ounce, setelah anjlok USD15,8 atau 0,88% menjadi USD1.776 pada Selasa (4/5/2021), dan melonjak USD24,1 atau 1,36% menjadi USD1.791,80 pada Senin (3/5/2021).
&quot;Federal Reserve AS terus mendorong kembali (emas) ke sini, itu bagus untuk emas, itu menjaga imbal hasil lebih rendah. Saya pikir ini pada akhirnya akan menyebabkan melemahnya dolar AS,&amp;rdquo; kata Managing Partner SPI Asset Management, Stephen Innes, dikutip dari Antara, Jumat (7/5/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Pernyataan Janet Yellen Bikin Harga Emas Naik
&quot;Pengujian level USD1.800 lebih cepat daripada yang diperkirakan, cara pasar ini bergerak menuju sikap Fed yang sangat dovish,&quot; sambungnnya.
Imbal hasil obligasi pemerintah AS 10-tahun yang menjadi acuan, tergelincir di bawah 1,6% dan mendekati level terendah satu minggu pada Selasa (4/5/2021), mengurangi peluang kerugian memegang emas yang tanpa suku bunga.Indeks dolar AS yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, merosot 0,1% bergerak lebih jauh dari level tertinggi hampir dua minggu pada Rabu (5/5/2021).
Fokus sekarang bergeser ke laporan pekerjaan bulanan AS pada Jumat waktu setempat, yang diperkirakan menunjukkan data gaji non-pertanian meningkat sebesar 978.000 pada bulan lalu.
Sementara itu, logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Juli naik 95,5 sen atau 3,6% menjadi USD27,477 per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli naik USD28,8 atau 2,34% menjadi USD1.257,6 per ounce.</description><content:encoded>CHICAGO  - Harga emas menguat pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB) atau menjadi kenaikan untuk hari kedua berturut-turut. Harga emas naik karena melemahnya dolar AS dan imbal hasil obligasi pemerintah AS sehingga mengangkat permintaan logam safe-haven.
Sementara itu, investor tengah menunggu data penggajian non-pertanian AS untuk April yang akan dirilis akhir pekan ini.
Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni di divisi Comex New York Exchange melonjak USD31,4 atau 1,76% menjadi USD1.815,70 per ounce atau kembali di atas level psikologis USD1.800.
Baca Juga:&amp;nbsp;Emas Antam Naik Jadi Rp926.000, Berikut Rinciannya
Sehari sebelumnya, Rabu (5/5/2021), emas berjangka terkerek USD8,3 atau 0,47% menjadi USD1.784,30 per ounce, setelah anjlok USD15,8 atau 0,88% menjadi USD1.776 pada Selasa (4/5/2021), dan melonjak USD24,1 atau 1,36% menjadi USD1.791,80 pada Senin (3/5/2021).
&quot;Federal Reserve AS terus mendorong kembali (emas) ke sini, itu bagus untuk emas, itu menjaga imbal hasil lebih rendah. Saya pikir ini pada akhirnya akan menyebabkan melemahnya dolar AS,&amp;rdquo; kata Managing Partner SPI Asset Management, Stephen Innes, dikutip dari Antara, Jumat (7/5/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Pernyataan Janet Yellen Bikin Harga Emas Naik
&quot;Pengujian level USD1.800 lebih cepat daripada yang diperkirakan, cara pasar ini bergerak menuju sikap Fed yang sangat dovish,&quot; sambungnnya.
Imbal hasil obligasi pemerintah AS 10-tahun yang menjadi acuan, tergelincir di bawah 1,6% dan mendekati level terendah satu minggu pada Selasa (4/5/2021), mengurangi peluang kerugian memegang emas yang tanpa suku bunga.Indeks dolar AS yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, merosot 0,1% bergerak lebih jauh dari level tertinggi hampir dua minggu pada Rabu (5/5/2021).
Fokus sekarang bergeser ke laporan pekerjaan bulanan AS pada Jumat waktu setempat, yang diperkirakan menunjukkan data gaji non-pertanian meningkat sebesar 978.000 pada bulan lalu.
Sementara itu, logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Juli naik 95,5 sen atau 3,6% menjadi USD27,477 per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli naik USD28,8 atau 2,34% menjadi USD1.257,6 per ounce.</content:encoded></item></channel></rss>
