<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pengusaha: Kita Butuh Pejuang Pulihkan Ekonomi</title><description>Ekonomi Indonesia masih terus berusaha untuk keluar dari tekanan.  Setelah hampir satu tahun lamanya tertekan oleh pandemi covid-19.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/05/10/320/2408259/pengusaha-kita-butuh-pejuang-pulihkan-ekonomi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/05/10/320/2408259/pengusaha-kita-butuh-pejuang-pulihkan-ekonomi"/><item><title>Pengusaha: Kita Butuh Pejuang Pulihkan Ekonomi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/05/10/320/2408259/pengusaha-kita-butuh-pejuang-pulihkan-ekonomi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/05/10/320/2408259/pengusaha-kita-butuh-pejuang-pulihkan-ekonomi</guid><pubDate>Senin 10 Mei 2021 10:03 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/05/10/320/2408259/pengusaha-kita-butuh-pejuang-pulihkan-ekonomi-qrqcBau0yq.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Direksi (Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/05/10/320/2408259/pengusaha-kita-butuh-pejuang-pulihkan-ekonomi-qrqcBau0yq.jpg</image><title>Direksi (Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Ekonomi Indonesia masih terus berusaha untuk keluar dari tekanan. Setelah hampir satu tahun lamanya tertekan oleh pandemi covid-19.

Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia Arsjad Rasjid mengatakan, percepatan pemulihan ekonomi akibat pandemi covid-19 harus didukung oleh semua pihak tak terkecuali para pengusaha. Menurutnya, kehadiran para pengusaha sangat penting untuk membantu proses pemulihan ekonomi.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Target Ekonomi RI Tumbuh 7%, Bisa Tercapai?
&quot;Kita harus ingat, karena kita lagi mengalami perang, perang ekonomi, kita harus menyiapkan pejuang, pejuang ekonomi,&quot; ujarnya dalam keterangannya, Senin (10/5/2021).

Para pengusaha dari berbagai macam latar belakang dan skala, harus bisa bekerja sama dengan baik. Selain itu kerjasama yang baik juga harus dibangun antara pengusaha dengan pemerintah.
Baca juga: BI Sebut Kontraksi Ekonomi Mulai Berkurang, Ini Buktinya
&quot;Di sini lah saya bilang inklusif - kolaboratif. Kolaboratifnya antara pengusaha dengan pengusaha, antara pengusaha kecil dengan pengusaha besar, pengusaha besar dengan pengusaha besar, juga antara pengusaha dengan pemerintah,&quot; jelasnya.Oleh karena itu, ke depannya para pengusaha harus lebih inklusif dan  kolaboratif. Jangan ada lagi batasan-batasan antara pengusaha kecil,  menengah maupun besar.

&quot;Bukan hanya pengusaha besar, tapi pengusaha menengah, pengusaha  kecil pengusaha mikro, semua  itu harus dihormati dengan hal yang sama,  dan itu harus menjadi satu rumah, rumah itu di Kadin,&quot; ucap Arsjad.</description><content:encoded>JAKARTA - Ekonomi Indonesia masih terus berusaha untuk keluar dari tekanan. Setelah hampir satu tahun lamanya tertekan oleh pandemi covid-19.

Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia Arsjad Rasjid mengatakan, percepatan pemulihan ekonomi akibat pandemi covid-19 harus didukung oleh semua pihak tak terkecuali para pengusaha. Menurutnya, kehadiran para pengusaha sangat penting untuk membantu proses pemulihan ekonomi.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Target Ekonomi RI Tumbuh 7%, Bisa Tercapai?
&quot;Kita harus ingat, karena kita lagi mengalami perang, perang ekonomi, kita harus menyiapkan pejuang, pejuang ekonomi,&quot; ujarnya dalam keterangannya, Senin (10/5/2021).

Para pengusaha dari berbagai macam latar belakang dan skala, harus bisa bekerja sama dengan baik. Selain itu kerjasama yang baik juga harus dibangun antara pengusaha dengan pemerintah.
Baca juga: BI Sebut Kontraksi Ekonomi Mulai Berkurang, Ini Buktinya
&quot;Di sini lah saya bilang inklusif - kolaboratif. Kolaboratifnya antara pengusaha dengan pengusaha, antara pengusaha kecil dengan pengusaha besar, pengusaha besar dengan pengusaha besar, juga antara pengusaha dengan pemerintah,&quot; jelasnya.Oleh karena itu, ke depannya para pengusaha harus lebih inklusif dan  kolaboratif. Jangan ada lagi batasan-batasan antara pengusaha kecil,  menengah maupun besar.

&quot;Bukan hanya pengusaha besar, tapi pengusaha menengah, pengusaha  kecil pengusaha mikro, semua  itu harus dihormati dengan hal yang sama,  dan itu harus menjadi satu rumah, rumah itu di Kadin,&quot; ucap Arsjad.</content:encoded></item></channel></rss>
