<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal II Diramal Capai 7%, Apa Pemicunya?</title><description>Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II-2021 diramal capai 7%.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/05/10/320/2408359/pertumbuhan-ekonomi-indonesia-kuartal-ii-diramal-capai-7-apa-pemicunya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/05/10/320/2408359/pertumbuhan-ekonomi-indonesia-kuartal-ii-diramal-capai-7-apa-pemicunya"/><item><title>Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal II Diramal Capai 7%, Apa Pemicunya?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/05/10/320/2408359/pertumbuhan-ekonomi-indonesia-kuartal-ii-diramal-capai-7-apa-pemicunya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/05/10/320/2408359/pertumbuhan-ekonomi-indonesia-kuartal-ii-diramal-capai-7-apa-pemicunya</guid><pubDate>Senin 10 Mei 2021 12:41 WIB</pubDate><dc:creator>Oktiani Endarwati</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/05/10/320/2408359/pertumbuhan-ekonomi-indonesia-kuartal-ii-diramal-capai-7-apa-pemicunya-vctuJ90opx.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Grafik ekonomi. (Foto: Okezone/Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/05/10/320/2408359/pertumbuhan-ekonomi-indonesia-kuartal-ii-diramal-capai-7-apa-pemicunya-vctuJ90opx.jpg</image><title>Grafik ekonomi. (Foto: Okezone/Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II-2021 diramal capai 7%. Adanya momentum Ramadan dan Idulfitri menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi di kuartal II/2021.

&quot;Kami berharap di kuartal II/2021 akan ada pertumbuhan sekitar 6%-7% karena memang basis pada kuartal II/2020 lalu sangat rendah. Di sisi lain, walaupun pertumbuhannya juga tinggi, ini bukan suatu hal yang sangat baik tentunya, karena secara teknikal perbedaan dengan kuartal II/2020 sangat jauh,&quot; kata Ekonom PT Pefindo Fikri C Permana dalam Market Review IDX Channel, Senin (10/5/2021).
Baca juga:&amp;nbsp;Pengusaha: Kita Butuh Pejuang Pulihkan Ekonomi

Menurut dia, dunia usaha mulai cukup bergerak dengan baik pada kuartal II/2021. Dari 7 survei kegiatan usaha yang ada dilakukan di Indonesia, semuanya sudah menunjukkan positif sekarang.
&quot;Jadi sangat beda dari tahun 2020 ataupun mungkin kuartal I/2021 yang masih ada 2-3 survei yang masih kontraksi,&quot; ungkapnya.

Dia menuturkan, dari sisi global, pertumbuhan ekonomi mitra dagang Indonesia seperti China, Jepang, dan Amerika Serikat sangat positif pada kuartal I/2021. Hal ini diharapkan berdampak positif bagi Indonesia pada kuartal selanjutnya. Dari dalam negeri, meski realisasi pertumbuhan ekonomi kuartal I/2021 masih minus 0,74 year on year (yoy), namun lebih baik dari analisis para pengamat yang berada antara 1%-1,2%.

&quot;Artinya, ekonomi kita di kuartal I/2021 cukup baik ditambah juga inflasi yang sudah mulai mempunyai tenaga untuk tumbuh di mana inflasi secara yoy berada di 1,42% dari rentang target Bank Indonesia sebesar 3%,&quot; tuturnya.Dari survei konsumen maupun survei kegiatan dunia usaha juga sudah memperlihatkan sisi konsumsi dan sisi produksi yang sudah mulai sangat positif di kuartal I-2021 sehingga diharapkan pada kuartal II-2021 bisa lebih baik.

&quot;Apalagi ada momentum Ramadan dan Idulfitri pada kuartal II/2021 sehingga ini yang akan jadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi pada kuartal II,&quot; jelas Fikri.</description><content:encoded>JAKARTA - Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II-2021 diramal capai 7%. Adanya momentum Ramadan dan Idulfitri menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi di kuartal II/2021.

&quot;Kami berharap di kuartal II/2021 akan ada pertumbuhan sekitar 6%-7% karena memang basis pada kuartal II/2020 lalu sangat rendah. Di sisi lain, walaupun pertumbuhannya juga tinggi, ini bukan suatu hal yang sangat baik tentunya, karena secara teknikal perbedaan dengan kuartal II/2020 sangat jauh,&quot; kata Ekonom PT Pefindo Fikri C Permana dalam Market Review IDX Channel, Senin (10/5/2021).
Baca juga:&amp;nbsp;Pengusaha: Kita Butuh Pejuang Pulihkan Ekonomi

Menurut dia, dunia usaha mulai cukup bergerak dengan baik pada kuartal II/2021. Dari 7 survei kegiatan usaha yang ada dilakukan di Indonesia, semuanya sudah menunjukkan positif sekarang.
&quot;Jadi sangat beda dari tahun 2020 ataupun mungkin kuartal I/2021 yang masih ada 2-3 survei yang masih kontraksi,&quot; ungkapnya.

Dia menuturkan, dari sisi global, pertumbuhan ekonomi mitra dagang Indonesia seperti China, Jepang, dan Amerika Serikat sangat positif pada kuartal I/2021. Hal ini diharapkan berdampak positif bagi Indonesia pada kuartal selanjutnya. Dari dalam negeri, meski realisasi pertumbuhan ekonomi kuartal I/2021 masih minus 0,74 year on year (yoy), namun lebih baik dari analisis para pengamat yang berada antara 1%-1,2%.

&quot;Artinya, ekonomi kita di kuartal I/2021 cukup baik ditambah juga inflasi yang sudah mulai mempunyai tenaga untuk tumbuh di mana inflasi secara yoy berada di 1,42% dari rentang target Bank Indonesia sebesar 3%,&quot; tuturnya.Dari survei konsumen maupun survei kegiatan dunia usaha juga sudah memperlihatkan sisi konsumsi dan sisi produksi yang sudah mulai sangat positif di kuartal I-2021 sehingga diharapkan pada kuartal II-2021 bisa lebih baik.

&quot;Apalagi ada momentum Ramadan dan Idulfitri pada kuartal II/2021 sehingga ini yang akan jadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi pada kuartal II,&quot; jelas Fikri.</content:encoded></item></channel></rss>
