<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>H+2 Lebaran, Arus Balik Diprediksi 3,6 Juta Orang</title><description>Sebanyak 3,6 juta pemudik diprediksi akan kembali ke Jakarta dan sekitarnya.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/05/10/320/2408415/h-2-lebaran-arus-balik-diprediksi-3-6-juta-orang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/05/10/320/2408415/h-2-lebaran-arus-balik-diprediksi-3-6-juta-orang"/><item><title>H+2 Lebaran, Arus Balik Diprediksi 3,6 Juta Orang</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/05/10/320/2408415/h-2-lebaran-arus-balik-diprediksi-3-6-juta-orang</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/05/10/320/2408415/h-2-lebaran-arus-balik-diprediksi-3-6-juta-orang</guid><pubDate>Senin 10 Mei 2021 13:46 WIB</pubDate><dc:creator>Fahreza Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/05/10/320/2408415/h-2-lebaran-arus-balik-diprediksi-3-6-juta-orang-ACOPzltx38.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mudik Lebaran (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/05/10/320/2408415/h-2-lebaran-arus-balik-diprediksi-3-6-juta-orang-ACOPzltx38.jpg</image><title>Mudik Lebaran (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Sebanyak 3,6 juta pemudik diprediksi akan kembali ke Jakarta dan sekitarnya setelah mereka berhasil pulang ke kampung halaman di tengah aturan larangan mudik.

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengungkapkan, pada Minggu (16/5/2021) atau H+2 Idul Fitri 1442 Hijriah akan terjadi gelombang arus balik warga yang berhasil mudik.

&quot;Kami juga membahas tentang rencana kepulangan saudara-saudara kita dari daerah mudik. Dari catatan kami ada 22 persen yang akan balik pada hari Minggu, H+2, kalau dikuantifikasi kira-kira 3,6 juta, itu jumlah yang banyak,&quot; kata Budi usai menghadiri rapat terbatas dengan Presiden Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Senin (10/5/2021).
Baca juga:&amp;nbsp;14.751 Penumpang Pergi ke Luar Kota di Hari Ketiga Larangan Mudik&amp;nbsp;
Menhub memberikan dua usulan agar tidak terjadi kerumunan ataupun kepadatan di masa arus balik. Pertama, ia mengimbau agar masyarakat menunda kepulangannya.

&quot;Supaya tidak bertemu di satu tempat tertentu,&quot; imbuhnya.


Kedua, lanjut Budi, dirinya mengusulkan agar dilakukan tracing yang intensif di daerah yang konsentrasi pemudiknya besar, seperti di Madiun, Ngawi, Surabaya, Solo, Yogyakarta, Semarang, Citebon, Jakarta, lalu di Pelabuhan Bakauheni (dari arah Sumatera).

&quot;Dilakukan tracing intensif, sehingga kami usulkan nanti Pak Menko (Airlangga) dan Pak Menkes memberikan vaksin gratis untuk mereka yang melakukan perjalanan darat,&quot; tuturnya.

&quot;Sedangkan perjalanan udara kita usulkan dengan tracing dengan waktu yang lebih pendek, tapi besok baru kami lakukan pembahasan,&quot; tutup Budi.</description><content:encoded>JAKARTA - Sebanyak 3,6 juta pemudik diprediksi akan kembali ke Jakarta dan sekitarnya setelah mereka berhasil pulang ke kampung halaman di tengah aturan larangan mudik.

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengungkapkan, pada Minggu (16/5/2021) atau H+2 Idul Fitri 1442 Hijriah akan terjadi gelombang arus balik warga yang berhasil mudik.

&quot;Kami juga membahas tentang rencana kepulangan saudara-saudara kita dari daerah mudik. Dari catatan kami ada 22 persen yang akan balik pada hari Minggu, H+2, kalau dikuantifikasi kira-kira 3,6 juta, itu jumlah yang banyak,&quot; kata Budi usai menghadiri rapat terbatas dengan Presiden Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Senin (10/5/2021).
Baca juga:&amp;nbsp;14.751 Penumpang Pergi ke Luar Kota di Hari Ketiga Larangan Mudik&amp;nbsp;
Menhub memberikan dua usulan agar tidak terjadi kerumunan ataupun kepadatan di masa arus balik. Pertama, ia mengimbau agar masyarakat menunda kepulangannya.

&quot;Supaya tidak bertemu di satu tempat tertentu,&quot; imbuhnya.


Kedua, lanjut Budi, dirinya mengusulkan agar dilakukan tracing yang intensif di daerah yang konsentrasi pemudiknya besar, seperti di Madiun, Ngawi, Surabaya, Solo, Yogyakarta, Semarang, Citebon, Jakarta, lalu di Pelabuhan Bakauheni (dari arah Sumatera).

&quot;Dilakukan tracing intensif, sehingga kami usulkan nanti Pak Menko (Airlangga) dan Pak Menkes memberikan vaksin gratis untuk mereka yang melakukan perjalanan darat,&quot; tuturnya.

&quot;Sedangkan perjalanan udara kita usulkan dengan tracing dengan waktu yang lebih pendek, tapi besok baru kami lakukan pembahasan,&quot; tutup Budi.</content:encoded></item></channel></rss>
