<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menperin Pacu Produktivitas Industri demi Pulihkan Ekonomi</title><description>Kementerian Perindustrian berharap aktivitas sektor industri manufaktur agar tetap berproduksi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/05/10/320/2408511/menperin-pacu-produktivitas-industri-demi-pulihkan-ekonomi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/05/10/320/2408511/menperin-pacu-produktivitas-industri-demi-pulihkan-ekonomi"/><item><title>Menperin Pacu Produktivitas Industri demi Pulihkan Ekonomi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/05/10/320/2408511/menperin-pacu-produktivitas-industri-demi-pulihkan-ekonomi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/05/10/320/2408511/menperin-pacu-produktivitas-industri-demi-pulihkan-ekonomi</guid><pubDate>Senin 10 Mei 2021 22:10 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/05/10/320/2408511/menperin-pacu-produktivitas-industri-demi-pulihkan-ekonomi-wSTxmqEZXB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Perindustrian Agus Gumiwang (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/05/10/320/2408511/menperin-pacu-produktivitas-industri-demi-pulihkan-ekonomi-wSTxmqEZXB.jpg</image><title>Menteri Perindustrian Agus Gumiwang (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Perindustrian berharap aktivitas sektor industri manufaktur agar tetap berproduksi sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, dengan melancarkan arus logistik.
&amp;ldquo;Industri merupakan motor penggerak bagi perekonomian Indonesia. Produktivitasnya akan terus dipacu untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik dan ekspor sehingga mengakselerasi pemulihan ekonomi nasional akibat dampak pandemi Covid-19,&amp;rdquo; kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dilansir dari Antara, Senin (10/5/2021).
Baca Juga: Tarik Investasi, Bahlil Mau Sulap Proyek Ikan Patin Lewat Teknologi
 
Kemenperin, lanjutnya, juga mendorong kegiatan sektor industri dapat berjalan lancar, termasuk dalam aspek arus logistiknya. Hal ini untuk mengantisipasi dampak penyekatan sejumlah jalan akibat peniadaan mudik tahun ini sebagai upaya pencegahan dan memutus rantai peyebaran Covid-19.
&amp;ldquo;Kami telah melakukan koordinasi dengan pihak terkait, seperti Polri, Kementerian Perhubungan, pemerintah daerah, dan asosiasi industri, agar dapat menghindari dan meminimalkan kemacetan sehingga aliran logistik sektor industri berjalan baik dan tidak menghambat perjalanan pekerja menuju beberapa kawasan industri,&amp;rdquo; kata Direktur Jenderal Ketahanan, Perwilayahan dan Akses Industri Internasional (KPAII) Kemenperin, Eko S.A. Cahyanto.
Baca Juga: Investor Lirik 'Harta Karun' RI, Investasi Panas Bumi Rp58 Triliun Siap Masuk
 
Dia menyebutkan sejumlah usulan yang disampaikan Kemenperin, antara lain dilakukannya penyaringan pemeriksaan atau pemisahan jalur kendaraan umum dan pengangkut logistik. Berikutnya, untuk truk pengangkut logistik dan bis pekerja, dapat dikecualikan dalam pemeriksaan dokumen.
&amp;ldquo;Kami juga memberikan opsi untuk memindahkan lokasi penyekatan untuk lebih mundur ke wilayah Cikampek atau perbatasan Karawang dan Purwakarta,&amp;rdquo; ungkapnya.
Sebab, pada 6 Mei lalu, penyekatan di KM 31 dan KM 47 ruas tol Jakarta-Cikampek membuat kemacetan yang cukup panjang.Di samping itu, dalam upaya meningkatkan pencegahan penyebaran  Covid-19 di lingkungan industri, Kemenperin mendorong setiap industri  untuk lebih disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan serta aktif  melaporkan IOMKI.
&amp;ldquo;Pengelola kawasan industri didorong untuk mengingatkan tenant di  dalamnya agar lebih rajin dalam melaporkan IOMKI dan mengawasi  pelaksanaan larangan mudik bagi pekerja di lingkungan kawasan industri,&amp;rdquo;  kata Eko.
Bahkan, Kemenperin akan melakukan monitoring penyekatan jalan hingga  18 Mei 2021 melalui laporan dari pengelola kawasan industri.
&amp;ldquo;Pengelola kawasan industri melaporkan keadaan di lokasi penyekatan  secara langsung melalui format pelaporan yang telah disusun,&amp;rdquo; katanya.
Selain itu, Kemenperin mendorong program vaksinasi Gotong Royong yang  akan dilaksanakan pada pertengahan Mei 2021, sehingga perlu dipastikan  setiap pekerja industri dalam kondisi sehat terutama setelah Lebaran.
&amp;ldquo;Dimohon peran para pengelola kawasan industri untuk mewaspadai  potensi Covid-19 dari arus balik serta persiapan jika dilakukan  penyekatan yang sama untuk arus balik mudik,&amp;rdquo; ujar Eko.
Ia optimistis apabila langkah-langkah tersebut dijalankan dengan  baik, kinerja industri yang kini tengah bangkit dapat terjaga dan  diharapkan bisa lebih meningkat. Sebab, aktivitas sektor industri selama  ini memberikan efek yang luas bagi perekonomian nasional, di antaranya  adalah penerimaan devisa dan penyerapan tenaga kerja.
Kinerja gemilang sektor industri kembali ditunjukkan melalui catatan  Purchasing Managers&amp;rsquo; Index (PMI) Manufaktur Indonesia yang mampu  menembus level 54,6 pada bulan April, sesuai yang dirilis oleh IHS  Markit.
Merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS), pada Januari-Maret 2021,  nilai ekspor industri pengolahan menembus hingga USD38,96 miliar atau  tumbuh 18,06%
dibanding periode yang sama di tahun lalu. Sektor manufaktur ini  menjadi kontributor terbesar nilai ekspor nasional, yakni mencapai  79,66%.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Perindustrian berharap aktivitas sektor industri manufaktur agar tetap berproduksi sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, dengan melancarkan arus logistik.
&amp;ldquo;Industri merupakan motor penggerak bagi perekonomian Indonesia. Produktivitasnya akan terus dipacu untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik dan ekspor sehingga mengakselerasi pemulihan ekonomi nasional akibat dampak pandemi Covid-19,&amp;rdquo; kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dilansir dari Antara, Senin (10/5/2021).
Baca Juga: Tarik Investasi, Bahlil Mau Sulap Proyek Ikan Patin Lewat Teknologi
 
Kemenperin, lanjutnya, juga mendorong kegiatan sektor industri dapat berjalan lancar, termasuk dalam aspek arus logistiknya. Hal ini untuk mengantisipasi dampak penyekatan sejumlah jalan akibat peniadaan mudik tahun ini sebagai upaya pencegahan dan memutus rantai peyebaran Covid-19.
&amp;ldquo;Kami telah melakukan koordinasi dengan pihak terkait, seperti Polri, Kementerian Perhubungan, pemerintah daerah, dan asosiasi industri, agar dapat menghindari dan meminimalkan kemacetan sehingga aliran logistik sektor industri berjalan baik dan tidak menghambat perjalanan pekerja menuju beberapa kawasan industri,&amp;rdquo; kata Direktur Jenderal Ketahanan, Perwilayahan dan Akses Industri Internasional (KPAII) Kemenperin, Eko S.A. Cahyanto.
Baca Juga: Investor Lirik 'Harta Karun' RI, Investasi Panas Bumi Rp58 Triliun Siap Masuk
 
Dia menyebutkan sejumlah usulan yang disampaikan Kemenperin, antara lain dilakukannya penyaringan pemeriksaan atau pemisahan jalur kendaraan umum dan pengangkut logistik. Berikutnya, untuk truk pengangkut logistik dan bis pekerja, dapat dikecualikan dalam pemeriksaan dokumen.
&amp;ldquo;Kami juga memberikan opsi untuk memindahkan lokasi penyekatan untuk lebih mundur ke wilayah Cikampek atau perbatasan Karawang dan Purwakarta,&amp;rdquo; ungkapnya.
Sebab, pada 6 Mei lalu, penyekatan di KM 31 dan KM 47 ruas tol Jakarta-Cikampek membuat kemacetan yang cukup panjang.Di samping itu, dalam upaya meningkatkan pencegahan penyebaran  Covid-19 di lingkungan industri, Kemenperin mendorong setiap industri  untuk lebih disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan serta aktif  melaporkan IOMKI.
&amp;ldquo;Pengelola kawasan industri didorong untuk mengingatkan tenant di  dalamnya agar lebih rajin dalam melaporkan IOMKI dan mengawasi  pelaksanaan larangan mudik bagi pekerja di lingkungan kawasan industri,&amp;rdquo;  kata Eko.
Bahkan, Kemenperin akan melakukan monitoring penyekatan jalan hingga  18 Mei 2021 melalui laporan dari pengelola kawasan industri.
&amp;ldquo;Pengelola kawasan industri melaporkan keadaan di lokasi penyekatan  secara langsung melalui format pelaporan yang telah disusun,&amp;rdquo; katanya.
Selain itu, Kemenperin mendorong program vaksinasi Gotong Royong yang  akan dilaksanakan pada pertengahan Mei 2021, sehingga perlu dipastikan  setiap pekerja industri dalam kondisi sehat terutama setelah Lebaran.
&amp;ldquo;Dimohon peran para pengelola kawasan industri untuk mewaspadai  potensi Covid-19 dari arus balik serta persiapan jika dilakukan  penyekatan yang sama untuk arus balik mudik,&amp;rdquo; ujar Eko.
Ia optimistis apabila langkah-langkah tersebut dijalankan dengan  baik, kinerja industri yang kini tengah bangkit dapat terjaga dan  diharapkan bisa lebih meningkat. Sebab, aktivitas sektor industri selama  ini memberikan efek yang luas bagi perekonomian nasional, di antaranya  adalah penerimaan devisa dan penyerapan tenaga kerja.
Kinerja gemilang sektor industri kembali ditunjukkan melalui catatan  Purchasing Managers&amp;rsquo; Index (PMI) Manufaktur Indonesia yang mampu  menembus level 54,6 pada bulan April, sesuai yang dirilis oleh IHS  Markit.
Merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS), pada Januari-Maret 2021,  nilai ekspor industri pengolahan menembus hingga USD38,96 miliar atau  tumbuh 18,06%
dibanding periode yang sama di tahun lalu. Sektor manufaktur ini  menjadi kontributor terbesar nilai ekspor nasional, yakni mencapai  79,66%.</content:encoded></item></channel></rss>
