<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ekspektasi Inflasi Meroket buat Dolar Terjatuh</title><description>Dolar melemah mendekati posisi terendah 2,5 bulan pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/05/11/278/2408797/ekspektasi-inflasi-meroket-buat-dolar-terjatuh</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/05/11/278/2408797/ekspektasi-inflasi-meroket-buat-dolar-terjatuh"/><item><title>Ekspektasi Inflasi Meroket buat Dolar Terjatuh</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/05/11/278/2408797/ekspektasi-inflasi-meroket-buat-dolar-terjatuh</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/05/11/278/2408797/ekspektasi-inflasi-meroket-buat-dolar-terjatuh</guid><pubDate>Selasa 11 Mei 2021 08:07 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/05/11/278/2408797/ekspektasi-inflasi-meroket-buat-dolar-terjatuh-ehUpj5qzmY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dolar (Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/05/11/278/2408797/ekspektasi-inflasi-meroket-buat-dolar-terjatuh-ehUpj5qzmY.jpg</image><title>Dolar (Shutterstock)</title></images><description>NEW YORK - Dolar melemah mendekati posisi terendah 2,5 bulan pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), saat para investor bertaruh bahwa kenaikan inflasi akan mengikis nilai mata uang karena Federal Reserve (Fed) AS mempertahankan kebijakan moneternya yang longgar.

Titik impas lima tahun tingkat inflasi - yang mengukur ekspektasi inflasi lima tahun - mencapai tertinggi sejak April 2011 pada Senin (10/5/2021). Tingkat impas inflasi 10 tahun - ukuran ekspektasi inflasi dalam waktu 10 tahun - naik ke level tertinggi sejak Maret 2013.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Yellen Minta Suku Bunga Naik, Indeks Dolar AS Menguat
Laporan pekerjaan yang lebih lemah dari perkiraan pada Jumat (7/5/2021) membantu meyakinkan pelaku pasar bahwa Fed akan mempertahankan suku bunga rendah dan terus membeli aset, sekalipun inflasi naik.

Amerika Serikat menciptakan sedikit lebih dari seperempat pekerjaan yang telah diramalkan ekonom bulan lalu dan tingkat pengangguran secara tak terduga bergerak lebih tinggi.
Baca juga: Data Ekonomi Mengecewakan, Indeks Dolar Melemah
&amp;ldquo;Saya pikir masalah terbesar dolar saat ini adalah apa yang terjadi dengan imbal hasil riil, yang terus jatuh. Kami melihat titik impas inflasi terus terdorong lebih tinggi,&quot; kata Kepala Strategi Valuta Asing Amerika Utara BNP Paribas, Daniel Katzive. &quot;Ini menciptakan banyak kerentanan untuk dolar.&quot;Dalam beberapa tahun terakhir, ekspektasi inflasi yang meningkat  telah membantu dolar karena investor telah mengasumsikan suku bunga akan  dinaikkan sebagai respons terhadap harga yang lebih tinggi.

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam rivalnya,  terakhir di 90,205, naik 0,06 persen pada hari itu, setelah sebelumnya  mencapai level terendah sejak 25 Februari.

Pasar pekan ini akan difokuskan pada data harga konsumen AS yang  dilaporkan Rabu (12/5/2021) serta penjualan ritel pada Jumat  (14/5/2021). Data IHK pada Rabu akan menunjukkan keadaan inflasi hari  ini, dan sementara itu mungkin memiliki beberapa efek pada pasar,  tingkat impas yang lebih tinggi yang terlihat pada Senin (10/5/2021)  mencerminkan taruhan yang lebih luas bahwa inflasi akan naik dalam  beberapa tahun mendatang.

&amp;ldquo;The Fed akan membiarkan inflasi menjadi panas hingga 2023. Saya akan  sangat terkejut jika Fed menaikkan suku bunga pada 2022,&amp;rdquo; kata Kepala  Global Strategi Valuta Asing BMO Capital Markets, Greg Anderson.

Pound Inggris adalah pemenang terbesar di antara mata uang G10, naik  setinggi 1,416 dolar AS, tertinggi sejak 25 Februari. Terakhir naik 1,02  persen pada 1,413 dolar. Hal ini terjadi meskipun pemimpin Skotlandia  mengatakan bahwa referendum kemerdekaan tidak bisa dihindari setelah  partainya menang dalam pemilihan umum.

Yang juga diuntungkan adalah dolar Kanada, yang menguat 0,36 persen  pada hari itu menjadi 1,209 dolar AS, tertinggi sejak September 2017.

Di pasar mata uang kripto, Ether memperpanjang rekor bulan ini,  melonjak ke 4.148,88 dolar AS yang belum pernah terjadi sebelumnya. Mata  uang digital terbesar kedua itu telah menguat 41 persen sejauh bulan  Mei dan naik 4,52 persen pada Senin (10/5/2021).</description><content:encoded>NEW YORK - Dolar melemah mendekati posisi terendah 2,5 bulan pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), saat para investor bertaruh bahwa kenaikan inflasi akan mengikis nilai mata uang karena Federal Reserve (Fed) AS mempertahankan kebijakan moneternya yang longgar.

Titik impas lima tahun tingkat inflasi - yang mengukur ekspektasi inflasi lima tahun - mencapai tertinggi sejak April 2011 pada Senin (10/5/2021). Tingkat impas inflasi 10 tahun - ukuran ekspektasi inflasi dalam waktu 10 tahun - naik ke level tertinggi sejak Maret 2013.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Yellen Minta Suku Bunga Naik, Indeks Dolar AS Menguat
Laporan pekerjaan yang lebih lemah dari perkiraan pada Jumat (7/5/2021) membantu meyakinkan pelaku pasar bahwa Fed akan mempertahankan suku bunga rendah dan terus membeli aset, sekalipun inflasi naik.

Amerika Serikat menciptakan sedikit lebih dari seperempat pekerjaan yang telah diramalkan ekonom bulan lalu dan tingkat pengangguran secara tak terduga bergerak lebih tinggi.
Baca juga: Data Ekonomi Mengecewakan, Indeks Dolar Melemah
&amp;ldquo;Saya pikir masalah terbesar dolar saat ini adalah apa yang terjadi dengan imbal hasil riil, yang terus jatuh. Kami melihat titik impas inflasi terus terdorong lebih tinggi,&quot; kata Kepala Strategi Valuta Asing Amerika Utara BNP Paribas, Daniel Katzive. &quot;Ini menciptakan banyak kerentanan untuk dolar.&quot;Dalam beberapa tahun terakhir, ekspektasi inflasi yang meningkat  telah membantu dolar karena investor telah mengasumsikan suku bunga akan  dinaikkan sebagai respons terhadap harga yang lebih tinggi.

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam rivalnya,  terakhir di 90,205, naik 0,06 persen pada hari itu, setelah sebelumnya  mencapai level terendah sejak 25 Februari.

Pasar pekan ini akan difokuskan pada data harga konsumen AS yang  dilaporkan Rabu (12/5/2021) serta penjualan ritel pada Jumat  (14/5/2021). Data IHK pada Rabu akan menunjukkan keadaan inflasi hari  ini, dan sementara itu mungkin memiliki beberapa efek pada pasar,  tingkat impas yang lebih tinggi yang terlihat pada Senin (10/5/2021)  mencerminkan taruhan yang lebih luas bahwa inflasi akan naik dalam  beberapa tahun mendatang.

&amp;ldquo;The Fed akan membiarkan inflasi menjadi panas hingga 2023. Saya akan  sangat terkejut jika Fed menaikkan suku bunga pada 2022,&amp;rdquo; kata Kepala  Global Strategi Valuta Asing BMO Capital Markets, Greg Anderson.

Pound Inggris adalah pemenang terbesar di antara mata uang G10, naik  setinggi 1,416 dolar AS, tertinggi sejak 25 Februari. Terakhir naik 1,02  persen pada 1,413 dolar. Hal ini terjadi meskipun pemimpin Skotlandia  mengatakan bahwa referendum kemerdekaan tidak bisa dihindari setelah  partainya menang dalam pemilihan umum.

Yang juga diuntungkan adalah dolar Kanada, yang menguat 0,36 persen  pada hari itu menjadi 1,209 dolar AS, tertinggi sejak September 2017.

Di pasar mata uang kripto, Ether memperpanjang rekor bulan ini,  melonjak ke 4.148,88 dolar AS yang belum pernah terjadi sebelumnya. Mata  uang digital terbesar kedua itu telah menguat 41 persen sejauh bulan  Mei dan naik 4,52 persen pada Senin (10/5/2021).</content:encoded></item></channel></rss>
