<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rupiah Turun Tipis ke Rp14.198/USD</title><description>Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) melemah tipis. Rupiah pagi ini di kisaran Rp14.100-an per USD.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/05/11/278/2408852/rupiah-turun-tipis-ke-rp14-198-usd</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/05/11/278/2408852/rupiah-turun-tipis-ke-rp14-198-usd"/><item><title>Rupiah Turun Tipis ke Rp14.198/USD</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/05/11/278/2408852/rupiah-turun-tipis-ke-rp14-198-usd</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/05/11/278/2408852/rupiah-turun-tipis-ke-rp14-198-usd</guid><pubDate>Selasa 11 Mei 2021 09:56 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/05/11/278/2408852/rupiah-turun-tipis-ke-rp14-198-usd-FmIVFCsy5m.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rupiah (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/05/11/278/2408852/rupiah-turun-tipis-ke-rp14-198-usd-FmIVFCsy5m.jpg</image><title>Rupiah (Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) melemah tipis. Rupiah pagi ini di kisaran Rp14.100-an per USD.

Melansir Bloomberg Dollar Index, Jakarta, Selasa (11/5/2021), pada pukul 09.50 WIB, Rupiah pada perdagangan spot exchange turun tipis 1 poin atau 0,01% ke level Rp14.198 per USD. Rupiah bergerak di kisaran Rp14.191 hingga Rp14.212 per USD.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Rupiah Semakin Menguat hingga Rp14.185/USD Jelang Lebaran
Sementara itu, yahoofinance mencatat Rupiah di kisaran Rp14.195 per USD. Rupiah bergerak di Rp14.195-14.195 per USD.

Dalam risetnya, Rupiah kemungkinan bisa melemah hari ini mengikuti keresahan pelaku pasar global melihat penurunan dalam indeks saham AS Nasdaq.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Rupiah Semakin Kuat, Pagi Ini di Level Rp14.272/USD 
Pengamat Keuangan Aristin Tjendra mengatakan kndeks saham Asia juga bergerak melemah pagi ini.Pelaku pasar mengkhawatirkan kenaikan inflasi AS yang bisa mengubah pendirian Bank Sentral terhadap kebijakan moneter nya.

&quot;Data inflasi AS akan dirilis Rabu Malam. Yield obligasi AS tenor 10  tahun juga sempat kembali naik ke atas 1,60% karena kekhawatiran inflasi  tersebut,&quot; kata Ariston di Jakarta.

Kekhwatiran terhadap kenaikan laju penularan covid-19 di dunia yang  sudah memicu lockdown baru di beberapa negara termasuk negara tetangga  Malaysia dan Singapura juga bisa menekan rupiah.

Selain itu, pagi ini akan dirilis data penjualan ritel Indonesia  bulan Maret. Bila hasilnya kembali minus, ini bisa menjadi tambahan  tekanan untuk rupiah.

&quot; Potensi tekanan untuk rupiah ke kisaran 14250, dengan potensi support di kisaran 14180,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) melemah tipis. Rupiah pagi ini di kisaran Rp14.100-an per USD.

Melansir Bloomberg Dollar Index, Jakarta, Selasa (11/5/2021), pada pukul 09.50 WIB, Rupiah pada perdagangan spot exchange turun tipis 1 poin atau 0,01% ke level Rp14.198 per USD. Rupiah bergerak di kisaran Rp14.191 hingga Rp14.212 per USD.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Rupiah Semakin Menguat hingga Rp14.185/USD Jelang Lebaran
Sementara itu, yahoofinance mencatat Rupiah di kisaran Rp14.195 per USD. Rupiah bergerak di Rp14.195-14.195 per USD.

Dalam risetnya, Rupiah kemungkinan bisa melemah hari ini mengikuti keresahan pelaku pasar global melihat penurunan dalam indeks saham AS Nasdaq.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Rupiah Semakin Kuat, Pagi Ini di Level Rp14.272/USD 
Pengamat Keuangan Aristin Tjendra mengatakan kndeks saham Asia juga bergerak melemah pagi ini.Pelaku pasar mengkhawatirkan kenaikan inflasi AS yang bisa mengubah pendirian Bank Sentral terhadap kebijakan moneter nya.

&quot;Data inflasi AS akan dirilis Rabu Malam. Yield obligasi AS tenor 10  tahun juga sempat kembali naik ke atas 1,60% karena kekhawatiran inflasi  tersebut,&quot; kata Ariston di Jakarta.

Kekhwatiran terhadap kenaikan laju penularan covid-19 di dunia yang  sudah memicu lockdown baru di beberapa negara termasuk negara tetangga  Malaysia dan Singapura juga bisa menekan rupiah.

Selain itu, pagi ini akan dirilis data penjualan ritel Indonesia  bulan Maret. Bila hasilnya kembali minus, ini bisa menjadi tambahan  tekanan untuk rupiah.

&quot; Potensi tekanan untuk rupiah ke kisaran 14250, dengan potensi support di kisaran 14180,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
