<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dibuka Tak Meriah, Begini Nasib IHSG Usai Lebaran</title><description>Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di zona merah pada pembukaan perdagangan pagi hari ini (11/5/2021).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/05/11/278/2408942/dibuka-tak-meriah-begini-nasib-ihsg-usai-lebaran</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/05/11/278/2408942/dibuka-tak-meriah-begini-nasib-ihsg-usai-lebaran"/><item><title>Dibuka Tak Meriah, Begini Nasib IHSG Usai Lebaran</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/05/11/278/2408942/dibuka-tak-meriah-begini-nasib-ihsg-usai-lebaran</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/05/11/278/2408942/dibuka-tak-meriah-begini-nasib-ihsg-usai-lebaran</guid><pubDate>Selasa 11 Mei 2021 12:35 WIB</pubDate><dc:creator>Shelma Rachmahyanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/05/11/278/2408942/dibuka-tak-meriah-begini-nasib-ihsg-usai-lebaran-xNotz54WdG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Saham (Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/05/11/278/2408942/dibuka-tak-meriah-begini-nasib-ihsg-usai-lebaran-xNotz54WdG.jpg</image><title>Saham (Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di zona  merah pada pembukaan perdagangan pagi hari ini (11/5/2021). IHSG  tertekan 0,37% berada di level 5.953.

Head of Research NH Korindo Sekuritas Anggaraksa Arismunandar  menuturkan, sudah lebih dari satu bulan pergerakan IHSG berada di  rentang yang cukup pendek. Artinya, pergerakan IHSG dapat dikatakan  tidak terlalu optimis.
 
&amp;nbsp;Baca juga: IHSG Makin Lesu di Jeda Siang, Turun Nyaris 1% ke 5.921
&amp;ldquo;Misalnya indeks sudah turun sampai sekitar level 5.900, itu segera  terjadi technical rebound. Tapi sebaliknya kalau sudah mendekati ke atas  level 6.000 atau level 6.100 itu juga cukup cepat terjadi aksi profit  taking. Jadi, technical rebound dan profit taking ini yang menyebabkan  IHSG bisa dibilang cukup galau,&amp;rdquo; tuturnya dalam acara Market Opening IDX  Channel, Selasa (11/5/2021).

Akan tetapi, menurutnya, jika dilihat time frame jangka panjang  justru kondisi indeks saat ini masih dalam level menarik untuk dilakukan  akumulasi.
Baca juga:IHSG Dibuka Terkoreksi 0,3% ke 5.960
&amp;ldquo;Kalau misalnya di bulan Mei itu cenderung banyak orang yang  menghindari, sebenarnya kita ga melihat begitu ya. Kita sesuaikan lagi  time framenya kalau memang untuk investasi jangka panjang, justru ini  saat yang menarik ketika memang bursa di sisi lain kita tahu dari segi  volume transaksi juga sedang turun gitu,&amp;rdquo; jelas Anggaraksa.

Di sisi lain, Anggaraksa menilai, memasuki libur lebaran IHSG  berpotensi menguat. Hal tersebut juga didorong oleh Indeks Keyakinan  Konsumen (IKK) yang untuk pertama kalinya masuk ke zona optimis.

Kemudian, Anggaraksa merekomendasikan beberapa saham pilihan yang  bisa menjadi pertimbangan para investor. Saham-saham tersebut yaitu,  LPPF, SSMS, ANTM, dan HRUM.
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di zona  merah pada pembukaan perdagangan pagi hari ini (11/5/2021). IHSG  tertekan 0,37% berada di level 5.953.

Head of Research NH Korindo Sekuritas Anggaraksa Arismunandar  menuturkan, sudah lebih dari satu bulan pergerakan IHSG berada di  rentang yang cukup pendek. Artinya, pergerakan IHSG dapat dikatakan  tidak terlalu optimis.
 
&amp;nbsp;Baca juga: IHSG Makin Lesu di Jeda Siang, Turun Nyaris 1% ke 5.921
&amp;ldquo;Misalnya indeks sudah turun sampai sekitar level 5.900, itu segera  terjadi technical rebound. Tapi sebaliknya kalau sudah mendekati ke atas  level 6.000 atau level 6.100 itu juga cukup cepat terjadi aksi profit  taking. Jadi, technical rebound dan profit taking ini yang menyebabkan  IHSG bisa dibilang cukup galau,&amp;rdquo; tuturnya dalam acara Market Opening IDX  Channel, Selasa (11/5/2021).

Akan tetapi, menurutnya, jika dilihat time frame jangka panjang  justru kondisi indeks saat ini masih dalam level menarik untuk dilakukan  akumulasi.
Baca juga:IHSG Dibuka Terkoreksi 0,3% ke 5.960
&amp;ldquo;Kalau misalnya di bulan Mei itu cenderung banyak orang yang  menghindari, sebenarnya kita ga melihat begitu ya. Kita sesuaikan lagi  time framenya kalau memang untuk investasi jangka panjang, justru ini  saat yang menarik ketika memang bursa di sisi lain kita tahu dari segi  volume transaksi juga sedang turun gitu,&amp;rdquo; jelas Anggaraksa.

Di sisi lain, Anggaraksa menilai, memasuki libur lebaran IHSG  berpotensi menguat. Hal tersebut juga didorong oleh Indeks Keyakinan  Konsumen (IKK) yang untuk pertama kalinya masuk ke zona optimis.

Kemudian, Anggaraksa merekomendasikan beberapa saham pilihan yang  bisa menjadi pertimbangan para investor. Saham-saham tersebut yaitu,  LPPF, SSMS, ANTM, dan HRUM.
</content:encoded></item></channel></rss>
