<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Cerita di Balik Bansos Tunai Tak Diperpanjang, Warga: Tolong Pak Jokowi Ini untuk Anak Saya   </title><description>Penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) atau bansos tunai 2021 sebesar Rp300.000 sudah dipastikan tidak diperpanjang.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/05/11/320/2409113/cerita-di-balik-bansos-tunai-tak-diperpanjang-warga-tolong-pak-jokowi-ini-untuk-anak-saya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/05/11/320/2409113/cerita-di-balik-bansos-tunai-tak-diperpanjang-warga-tolong-pak-jokowi-ini-untuk-anak-saya"/><item><title> Cerita di Balik Bansos Tunai Tak Diperpanjang, Warga: Tolong Pak Jokowi Ini untuk Anak Saya   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/05/11/320/2409113/cerita-di-balik-bansos-tunai-tak-diperpanjang-warga-tolong-pak-jokowi-ini-untuk-anak-saya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/05/11/320/2409113/cerita-di-balik-bansos-tunai-tak-diperpanjang-warga-tolong-pak-jokowi-ini-untuk-anak-saya</guid><pubDate>Selasa 11 Mei 2021 16:04 WIB</pubDate><dc:creator>Fariza Rizky Ananda</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/05/11/320/2409113/cerita-di-balik-bansos-tunai-tak-diperpanjang-warga-tolong-pak-jokowi-ini-untuk-anak-saya-1NcRhjeoCb.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Bansos (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/05/11/320/2409113/cerita-di-balik-bansos-tunai-tak-diperpanjang-warga-tolong-pak-jokowi-ini-untuk-anak-saya-1NcRhjeoCb.jpeg</image><title>Bansos (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) atau bansos tunai 2021 sebesar Rp300.000 sudah dipastikan tidak diperpanjang. Keluarga Penerima Manfaat (KPM) hanya bisa menikmati bantuan ini sampai di bulan April 2021.

Hal tersebut dikarenakan beberapa alasan. Pertama, Menteri Sosial Tri Rismaharini mengaku tidak ada anggaran untuk memperpanjang penyaluran bansos tunai.

Berkaitan dengan anggaran BST tersebut, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menjelaskan, anggaran sebetulnya bisa disiapkan. Direktur Anggaran Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Purwanto menjelaskan, pihaknya bisa menyiapkan anggaran selama ada usulan dari Mensos Risma.

&quot;Tinggal tergantung ibu Mensosnya. Kalau mengajukan tambahan anggaran ke Menkeu (Sri Mulyani Indrawati), kami proses, atau menunggu arahan dari presiden,&quot; katanya belum lama ini.
Baca Juga:&amp;nbsp;5 Fakta Bansos Tunai Tidak Diperpanjang karena Tak Ada Anggaran&amp;nbsp;
Alasan kedua, situasi pandemi Covid-19 di Indonesia yang dipandang sudah bergerak ke skala mikro. Menurut Risma, seharusnya masyarakat sudah bisa beraktivitas kembali dengan harapan perekonomian di Indonesia sudah mulai normal.

Namun faktanya, masih banyak KPM yang belum mendapatkan sumber penghasilan tetap akibat pandemi Covid-19. Terlebih, harga kebutuhan pokok kerap meningkat menjelang Idul Fitri.

Keputusan ini memang mengejutkan. Terlebih, dari KPM yang ditemui di Depok, Bandung, dan Jakarta, semuanya masih membutuhkan bantuan tersebut.
Nurfitri, KPM dari Kelurahan Cikawao, Kecamatan Lengkong, Kota Bandung, Jawa Barat, misalnya. Bantuan senilai Rp300 ribu masih sangat dibutuhkan. Terutama untuk keperluan hidup sehari-hari.

&quot;Kami masih sangat membutuhkan sekali. Uang segini bagi kita sangat berarti. Bisa nambah buat jajan anak juga. Jika berkenan, tolong diperpanjang Pak Jokowi hingga pandemi Covid-19 berakhir,&quot; ujar Nurfitri di Jakarta.

KPM lainnya, Wiwit juga mengungkapkan hal serupa. Wiwit mengandalkan suaminya yang bekerja untuk menghidupi kebutuhan hidup keluarga. Namun, pandemi covid-19 membuat penghasilan suaminya tidak tetap.

&quot;BST sangat membantu untuk semuanya. Untuk keperluan sehari-hari dan anak. Apalagi anak masih tiga tahun,&quot; kata Wiwit.</description><content:encoded>JAKARTA - Penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) atau bansos tunai 2021 sebesar Rp300.000 sudah dipastikan tidak diperpanjang. Keluarga Penerima Manfaat (KPM) hanya bisa menikmati bantuan ini sampai di bulan April 2021.

Hal tersebut dikarenakan beberapa alasan. Pertama, Menteri Sosial Tri Rismaharini mengaku tidak ada anggaran untuk memperpanjang penyaluran bansos tunai.

Berkaitan dengan anggaran BST tersebut, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menjelaskan, anggaran sebetulnya bisa disiapkan. Direktur Anggaran Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Purwanto menjelaskan, pihaknya bisa menyiapkan anggaran selama ada usulan dari Mensos Risma.

&quot;Tinggal tergantung ibu Mensosnya. Kalau mengajukan tambahan anggaran ke Menkeu (Sri Mulyani Indrawati), kami proses, atau menunggu arahan dari presiden,&quot; katanya belum lama ini.
Baca Juga:&amp;nbsp;5 Fakta Bansos Tunai Tidak Diperpanjang karena Tak Ada Anggaran&amp;nbsp;
Alasan kedua, situasi pandemi Covid-19 di Indonesia yang dipandang sudah bergerak ke skala mikro. Menurut Risma, seharusnya masyarakat sudah bisa beraktivitas kembali dengan harapan perekonomian di Indonesia sudah mulai normal.

Namun faktanya, masih banyak KPM yang belum mendapatkan sumber penghasilan tetap akibat pandemi Covid-19. Terlebih, harga kebutuhan pokok kerap meningkat menjelang Idul Fitri.

Keputusan ini memang mengejutkan. Terlebih, dari KPM yang ditemui di Depok, Bandung, dan Jakarta, semuanya masih membutuhkan bantuan tersebut.
Nurfitri, KPM dari Kelurahan Cikawao, Kecamatan Lengkong, Kota Bandung, Jawa Barat, misalnya. Bantuan senilai Rp300 ribu masih sangat dibutuhkan. Terutama untuk keperluan hidup sehari-hari.

&quot;Kami masih sangat membutuhkan sekali. Uang segini bagi kita sangat berarti. Bisa nambah buat jajan anak juga. Jika berkenan, tolong diperpanjang Pak Jokowi hingga pandemi Covid-19 berakhir,&quot; ujar Nurfitri di Jakarta.

KPM lainnya, Wiwit juga mengungkapkan hal serupa. Wiwit mengandalkan suaminya yang bekerja untuk menghidupi kebutuhan hidup keluarga. Namun, pandemi covid-19 membuat penghasilan suaminya tidak tetap.

&quot;BST sangat membantu untuk semuanya. Untuk keperluan sehari-hari dan anak. Apalagi anak masih tiga tahun,&quot; kata Wiwit.</content:encoded></item></channel></rss>
