<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Besok Lebaran, Harga Daging Sapi Makin Mahal Tembus Rp150 Ribu/Kg</title><description>Harga daging dijual sampai Rp150.000 per kilogram (Kg)</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/05/12/320/2409402/besok-lebaran-harga-daging-sapi-makin-mahal-tembus-rp150-ribu-kg</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/05/12/320/2409402/besok-lebaran-harga-daging-sapi-makin-mahal-tembus-rp150-ribu-kg"/><item><title>Besok Lebaran, Harga Daging Sapi Makin Mahal Tembus Rp150 Ribu/Kg</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/05/12/320/2409402/besok-lebaran-harga-daging-sapi-makin-mahal-tembus-rp150-ribu-kg</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/05/12/320/2409402/besok-lebaran-harga-daging-sapi-makin-mahal-tembus-rp150-ribu-kg</guid><pubDate>Rabu 12 Mei 2021 10:07 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/05/12/320/2409402/besok-lebaran-harga-daging-sapi-makin-mahal-tembus-rp150-ribu-kg-kL1VumcLdB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Harga Daging Sapi Tinggi. (Foto: Okezone.com/Rina)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/05/12/320/2409402/besok-lebaran-harga-daging-sapi-makin-mahal-tembus-rp150-ribu-kg-kL1VumcLdB.jpg</image><title>Harga Daging Sapi Tinggi. (Foto: Okezone.com/Rina)</title></images><description>JAKARTA - Satu hari menuju hari raya Idul Fitri, harga daging sapi di Pasar Koja, Kelurahan Semper Barat, Kecamatan Cilincing, Tanjung Priok, mengalami kenaikan. Harga daging dijual sampai Rp150.000 per kilogram (Kg).
Pedagang daging sapi Pasar Koja Maman  mengatakan, harga daging sapi saat ini mencapai Rp150.000 dan kenaikan pun sudah berlangsung dari sejak 25 April lalu secara berangsur.
Baca Juga:&amp;nbsp;Stok Daging Sapi untuk Lebaran Masih Aman
&quot;Sekarang naik harga daging sapi karena kan pengiriman dari peternaknya juga butuh ongkos sekarang aja Rp150 ribu per kilogram,&quot; kata Maman, di Jakarta, Rabu (12/5/2021).
Lanjutnya, rata-rata daging di pasar ini memang merata di setiap dagang. Hal ini dikarenakan dari peternaknya sudah dibrandol harga yang cukup tinggi.
&quot;Karena ini kan daging fresh jadi dari peternaknya kita udah dihargai mahal jadi mau enggak mau kita naikin karena kalau dari harga pemrrintah kita enggak untung,&quot; katanya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Jelang Lebaran, Harga Daging Sapi Tembus Rp140 Ribu/Kg
Dia memastikan daging yang dijuaknya berasal dari dalam negeri. Sedangkan untuk daging beku dari luar negeri jarang diminati pembeli.
&quot;Biasanya daging yang disukai sih daging lokal. Kalau daging beku jarang mau yang dibeli,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Satu hari menuju hari raya Idul Fitri, harga daging sapi di Pasar Koja, Kelurahan Semper Barat, Kecamatan Cilincing, Tanjung Priok, mengalami kenaikan. Harga daging dijual sampai Rp150.000 per kilogram (Kg).
Pedagang daging sapi Pasar Koja Maman  mengatakan, harga daging sapi saat ini mencapai Rp150.000 dan kenaikan pun sudah berlangsung dari sejak 25 April lalu secara berangsur.
Baca Juga:&amp;nbsp;Stok Daging Sapi untuk Lebaran Masih Aman
&quot;Sekarang naik harga daging sapi karena kan pengiriman dari peternaknya juga butuh ongkos sekarang aja Rp150 ribu per kilogram,&quot; kata Maman, di Jakarta, Rabu (12/5/2021).
Lanjutnya, rata-rata daging di pasar ini memang merata di setiap dagang. Hal ini dikarenakan dari peternaknya sudah dibrandol harga yang cukup tinggi.
&quot;Karena ini kan daging fresh jadi dari peternaknya kita udah dihargai mahal jadi mau enggak mau kita naikin karena kalau dari harga pemrrintah kita enggak untung,&quot; katanya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Jelang Lebaran, Harga Daging Sapi Tembus Rp140 Ribu/Kg
Dia memastikan daging yang dijuaknya berasal dari dalam negeri. Sedangkan untuk daging beku dari luar negeri jarang diminati pembeli.
&quot;Biasanya daging yang disukai sih daging lokal. Kalau daging beku jarang mau yang dibeli,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
