<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menko Airlangga: 1,5 Juta Orang Memaksa Mudik</title><description>Pemerintah melarang masyarakat melakukan mudik pada Lebaran tahun ini.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/05/15/320/2410438/menko-airlangga-1-5-juta-orang-memaksa-mudik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/05/15/320/2410438/menko-airlangga-1-5-juta-orang-memaksa-mudik"/><item><title>Menko Airlangga: 1,5 Juta Orang Memaksa Mudik</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/05/15/320/2410438/menko-airlangga-1-5-juta-orang-memaksa-mudik</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/05/15/320/2410438/menko-airlangga-1-5-juta-orang-memaksa-mudik</guid><pubDate>Sabtu 15 Mei 2021 12:59 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/05/15/320/2410438/menko-airlangga-1-5-juta-orang-memaksa-mudik-N6iga9yBui.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/05/15/320/2410438/menko-airlangga-1-5-juta-orang-memaksa-mudik-N6iga9yBui.jpeg</image><title>Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (Foto: Okezone.com)</title></images><description>&amp;nbsp;JAKARTA &amp;ndash; Pemerintah melarang masyarakat melakukan mudik pada Lebaran tahun ini. Meskipun demikian, masih ada saja masyarakat yang nekat dan memaksakan diri untuk mudik.
Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Airlangga Hartarto menyebutkan adanya 1,5 juta pemudik yang bandel dan menerobos aturan pemerintah.
Baca Juga: Mulai Besok, Random Tes Covid-19 Pemudik Arus Balik Digelar, Berikut Lokasinya
 
&quot;Data awal yang mudik 17 juta dengan operasi ketupat dan penyekatan 1,5 juta (orang) memaksa mudik,&quot; kata Airlangga dalam video virtual, Sabtu (15/5/2021).
Dia melanjutkan telah menyiapkan pemudik yang akan kembali ke Jakarta. Salah satunya memberikan ruang isolasi dan melakukan tes antigen bagi pemudik yang kembali ke ibu kota.
Baca Juga: Polisi Punya Opsi Perpanjang Putarbalik Kendaraan Seminggu Lebih Lama
 
&quot;Kebijakan  yang diambil memetakan PPKM mikro dan dites positif harus dilakukan  isolasi. Ada yang kembali ke Jakarta akan  tempat isolasi dan melakukan tes di beberapa titik,&quot; bebernya.Dia menekankan, Pemerintah akan terus menurunkan kurva positif  Covid-19. Hal ini dikarenakan untuk mengantisipasi lonjakan Covid-19  saat mobilitas aktif.
&quot;Yang kita cegah yaitu adanya lonjakan mobilitas pasca mudik ini dan  pemerintah ini mengambil langkah melakukan track PCR dan antigen di 21  lokasi provinsi di Indonesia,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>&amp;nbsp;JAKARTA &amp;ndash; Pemerintah melarang masyarakat melakukan mudik pada Lebaran tahun ini. Meskipun demikian, masih ada saja masyarakat yang nekat dan memaksakan diri untuk mudik.
Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Airlangga Hartarto menyebutkan adanya 1,5 juta pemudik yang bandel dan menerobos aturan pemerintah.
Baca Juga: Mulai Besok, Random Tes Covid-19 Pemudik Arus Balik Digelar, Berikut Lokasinya
 
&quot;Data awal yang mudik 17 juta dengan operasi ketupat dan penyekatan 1,5 juta (orang) memaksa mudik,&quot; kata Airlangga dalam video virtual, Sabtu (15/5/2021).
Dia melanjutkan telah menyiapkan pemudik yang akan kembali ke Jakarta. Salah satunya memberikan ruang isolasi dan melakukan tes antigen bagi pemudik yang kembali ke ibu kota.
Baca Juga: Polisi Punya Opsi Perpanjang Putarbalik Kendaraan Seminggu Lebih Lama
 
&quot;Kebijakan  yang diambil memetakan PPKM mikro dan dites positif harus dilakukan  isolasi. Ada yang kembali ke Jakarta akan  tempat isolasi dan melakukan tes di beberapa titik,&quot; bebernya.Dia menekankan, Pemerintah akan terus menurunkan kurva positif  Covid-19. Hal ini dikarenakan untuk mengantisipasi lonjakan Covid-19  saat mobilitas aktif.
&quot;Yang kita cegah yaitu adanya lonjakan mobilitas pasca mudik ini dan  pemerintah ini mengambil langkah melakukan track PCR dan antigen di 21  lokasi provinsi di Indonesia,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
