<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Resmi Merger dengan Gojek, Ini Kata Bos Tokopedia</title><description>Tokopedia dan Gojek resmi merger pada hari ini. Marger ink ditandai dengan terbentuknya perusahaan baru yang diberi nama GoTo.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/05/17/320/2411176/resmi-merger-dengan-gojek-ini-kata-bos-tokopedia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/05/17/320/2411176/resmi-merger-dengan-gojek-ini-kata-bos-tokopedia"/><item><title>Resmi Merger dengan Gojek, Ini Kata Bos Tokopedia</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/05/17/320/2411176/resmi-merger-dengan-gojek-ini-kata-bos-tokopedia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/05/17/320/2411176/resmi-merger-dengan-gojek-ini-kata-bos-tokopedia</guid><pubDate>Senin 17 Mei 2021 14:30 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/05/17/320/2411176/resmi-merger-dengan-gojek-ini-kata-bos-tokopedia-QVNeZ6fgiU.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Merger (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/05/17/320/2411176/resmi-merger-dengan-gojek-ini-kata-bos-tokopedia-QVNeZ6fgiU.jpeg</image><title>Merger (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Tokopedia dan Gojek resmi merger pada hari ini. Marger ink ditandai dengan terbentuknya perusahaan baru yang diberi nama GoTo.
Co-founder dan CEO Tokopedia, William Tanuwijaya mengatakan, pembentukan GoTo ini merupakan salah satu langkah untuk mendorong ekonomi digital di Indonesia. Apalagi Indonesia memiliki PDB lebih dari USD1 triliun, serta merupakan negara dengan populasi terbesar ke-empat di dunia dengan total penduduk 270 juta.
Baca Juga: Gojek-Tokopedia Merger, Andre Soelistyo Jadi CEO GoTo dan Patrick Cao Jadi Presiden GoTo
 
&amp;ldquo;Berdirinya Grup GoTo membuktikan bahwa bangsa Indonesia dapat bermimpi dan mewujudkannya,&amp;rdquo; ujarnya alam keteranganya, Senin (17/5/2021).
Pembentukan GoTo ini juga bisa menjadi salah satu langkah dalam mendorong para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Di mana hal ini sejalan dengan visi misi Tokopedia yang selalu ingin mencipyakan dampak sosial dengan memberikan kesempatan yang sama kepada para pelaku UMKM untuk mengembangkan bisnisnya.
Baca Juga: GoTo, Hasil Merger Gojek-Tokopedia
&quot;Misi kami sejak awal adalah untuk selalu menciptakan dampak sosial dalam skala besar, termasuk memberikan kesempatan yang setara bagi pegiat UMKM lokal mengembangkan bisnisnya, dan di saat yang sama, memberi pengguna akses yang sama kepada barang dan jasa di seluruh penjuru negeri,&amp;rdquo; jelasnya.Selain mempercepat pertumbuhan ekonomi digital Indonesia, pembentukan  GoTo akan memberikan kemudahan kepada seluruh lapisan masyarakat.  Dengan cara menawarkan kemudahan dalam memperoleh akses terhadap produk  dan layanan berkualitas, kapan pun dan di mana pun.
&amp;ldquo;Perjalanan untuk mencapai tujuan kami masih panjang, tetapi hari ini adalah tentang dimulainya langkah bersama,&amp;rdquo; kata William.
Sementara itu, salah satu perwakilan pemegang saham Tokopedia dan  Senior Vice President Alibaba Group Michael Yao mengatakan, dengan  percepatan digitalisasi di Asia Tenggara, dirinya melihat peluang yang  luar biasa di wilayah ini. Pihaknya yakin bahwa dengan kolaborasi dua  perusahaan terkemuka ini, dapat menciptakan nilai tambah bagi karyawan,  konsumen dan industri secara keseluruhan.
&quot;Tokopedia, di bawah kepemimpinan yang kuat dari William dan timnya,  telah mendorong pertumbuhan yang pesat dan kuat dalam empat tahun  terakhir sejak investasi kami,&amp;rdquo; jelasnya.
Sebagai informasi, Grup GoTo memiliki daftar investor blue-chip  seperti Alibaba Group, Astra International, BlackRock, Capital Group,  DST, Facebook, Google, JD.com, KKR, Northstar, Pacific Century Group,  PayPal, Provident, Sequoia Capital, SoftBank Vision Fund 1, Telkomsel,  Temasek, Tencent, Visa dan Warburg Pincus.</description><content:encoded>JAKARTA - Tokopedia dan Gojek resmi merger pada hari ini. Marger ink ditandai dengan terbentuknya perusahaan baru yang diberi nama GoTo.
Co-founder dan CEO Tokopedia, William Tanuwijaya mengatakan, pembentukan GoTo ini merupakan salah satu langkah untuk mendorong ekonomi digital di Indonesia. Apalagi Indonesia memiliki PDB lebih dari USD1 triliun, serta merupakan negara dengan populasi terbesar ke-empat di dunia dengan total penduduk 270 juta.
Baca Juga: Gojek-Tokopedia Merger, Andre Soelistyo Jadi CEO GoTo dan Patrick Cao Jadi Presiden GoTo
 
&amp;ldquo;Berdirinya Grup GoTo membuktikan bahwa bangsa Indonesia dapat bermimpi dan mewujudkannya,&amp;rdquo; ujarnya alam keteranganya, Senin (17/5/2021).
Pembentukan GoTo ini juga bisa menjadi salah satu langkah dalam mendorong para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Di mana hal ini sejalan dengan visi misi Tokopedia yang selalu ingin mencipyakan dampak sosial dengan memberikan kesempatan yang sama kepada para pelaku UMKM untuk mengembangkan bisnisnya.
Baca Juga: GoTo, Hasil Merger Gojek-Tokopedia
&quot;Misi kami sejak awal adalah untuk selalu menciptakan dampak sosial dalam skala besar, termasuk memberikan kesempatan yang setara bagi pegiat UMKM lokal mengembangkan bisnisnya, dan di saat yang sama, memberi pengguna akses yang sama kepada barang dan jasa di seluruh penjuru negeri,&amp;rdquo; jelasnya.Selain mempercepat pertumbuhan ekonomi digital Indonesia, pembentukan  GoTo akan memberikan kemudahan kepada seluruh lapisan masyarakat.  Dengan cara menawarkan kemudahan dalam memperoleh akses terhadap produk  dan layanan berkualitas, kapan pun dan di mana pun.
&amp;ldquo;Perjalanan untuk mencapai tujuan kami masih panjang, tetapi hari ini adalah tentang dimulainya langkah bersama,&amp;rdquo; kata William.
Sementara itu, salah satu perwakilan pemegang saham Tokopedia dan  Senior Vice President Alibaba Group Michael Yao mengatakan, dengan  percepatan digitalisasi di Asia Tenggara, dirinya melihat peluang yang  luar biasa di wilayah ini. Pihaknya yakin bahwa dengan kolaborasi dua  perusahaan terkemuka ini, dapat menciptakan nilai tambah bagi karyawan,  konsumen dan industri secara keseluruhan.
&quot;Tokopedia, di bawah kepemimpinan yang kuat dari William dan timnya,  telah mendorong pertumbuhan yang pesat dan kuat dalam empat tahun  terakhir sejak investasi kami,&amp;rdquo; jelasnya.
Sebagai informasi, Grup GoTo memiliki daftar investor blue-chip  seperti Alibaba Group, Astra International, BlackRock, Capital Group,  DST, Facebook, Google, JD.com, KKR, Northstar, Pacific Century Group,  PayPal, Provident, Sequoia Capital, SoftBank Vision Fund 1, Telkomsel,  Temasek, Tencent, Visa dan Warburg Pincus.</content:encoded></item></channel></rss>
