<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Nilai Transaksi Merger Gojek dan Tokopedia Tembus Rp312,4 Triliun</title><description>Adapun nilai transaksi GoTo, perusahaan hasil merger Gojek dan Tokopedia, diprediksi USD22 miliar atau setara Rp312,4 triliun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/05/17/320/2411298/nilai-transaksi-merger-gojek-dan-tokopedia-tembus-rp312-4-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/05/17/320/2411298/nilai-transaksi-merger-gojek-dan-tokopedia-tembus-rp312-4-triliun"/><item><title>Nilai Transaksi Merger Gojek dan Tokopedia Tembus Rp312,4 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/05/17/320/2411298/nilai-transaksi-merger-gojek-dan-tokopedia-tembus-rp312-4-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/05/17/320/2411298/nilai-transaksi-merger-gojek-dan-tokopedia-tembus-rp312-4-triliun</guid><pubDate>Senin 17 Mei 2021 17:20 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/05/17/320/2411298/nilai-transaksi-merger-gojek-dan-tokopedia-tembus-rp312-4-triliun-7n3alh5h7d.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Uang Rupiah (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/05/17/320/2411298/nilai-transaksi-merger-gojek-dan-tokopedia-tembus-rp312-4-triliun-7n3alh5h7d.jpg</image><title>Uang Rupiah (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Gojek dan Tokopedia resmi melakukan merger. Adapun nilai transaksi GoTo, perusahaan hasil merger Gojek dan Tokopedia, diprediksi USD22 miliar atau setara Rp312,4 triliun (dengan asumsi kurs Rp14.200 per dolar Amerika).
Dikutip dari Harian Jogja, total transaksi atau Total Gross Transaction Value (GTV) secara grup (Gojek dan Tokopedia) lebih dari USD22 miliar pada 2020.
Baca Juga: Daftar Bos Besar Pemodal GoTo: Alibaba, Google hingga Astra
 
Indonesia memiliki PDB lebih dari USD 1 triliun, serta merupakan negara dengan populasi terbesarke-empat di dunia dengan total penduduk 270 juta. Dengan demikian, ekosistem Grup GoTo mewakili 2 persen dari total Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia.
&quot;Grup GoTo akan menggarap potensi besar pertumbuhan ekonomi Indonesia, terbesar di Asia Tenggara, serta memiliki segmen kelas menengah yang terus bertumbuh pesat serta populasi muda yang sangat tanggap teknologi,&quot; ujar CEO GoTo Andre Soelistyo dalam rilis resmi, Senin (17/5/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp; Bos Gojek soal Merger dengan Tokopedia Lahirkan GoTo
 
Grup GoTo memiliki daftar investor blue-chip sekaliber Alibaba Group, Astra International, BlackRock, Capital Group, DST, Facebook, Google, JD.com, KKR, Northstar, Pacific Century Group, PayPal, Provident, Sequoia Capital, SoftBank Vision Fund 1, Telkomsel, Temasek, Tencent, Visa dan Warburg Pincus.
Michael Yao, salah satu perwakilan pemegang saham Tokopedia dan Senior Vice President, Alibaba Group mengatakan Tokopedia, di bawah kepemimpinan yang kuat dari William dan timnya, telah mendorong pertumbuhan yang pesat dan kuat dalam empat tahun terakhir sejak investasi pihaknya.
&quot;Dengan percepatan digitalisasi di Asia Tenggara, kami melihat peluang yang luar biasa di wilayah ini. Kami yakin bahwa dengan kolaborasi dua perusahaan terkemuka ini, mereka memiliki posisi yang kuat untuk menciptakan nilai tambah bagi karyawan, konsumen dan industri secara keseluruhan,&quot; jelasnya.Managing Director, Sequoia Capital (India) Singapura Shailendra Singh  mengatakan pihkanya merupakan investor awal di Gojek dan Tokopedia.  Menurutnya, GoTo memiliki karakteristik unik, strategis dan kuat.
&quot;Tidak ada perusahaan internet modern di mana pun di dunia, yang saya  ketahui, mempunyai kepemilikan mendalam atas begitu banyak kategori di  saat yang bersamaan. Setelah bekerja sama dengan masing-masing dari  Andre, Kevin, William dan Patrick selama beberapa tahun terakhir, saya  sangat senang mereka bersatu untuk membentuk salah satu perusahaan  internet paling menarik di era ini,&amp;rdquo; tambah Shailendra.
Andre Soelistyo dari Gojek akan memimpin GoTo sebagai CEO Group.  Andre sebelumnya menjabat sebagai CEO Gojek. Sementara itu, Patrick Cao  dari Tokopedia didapuk sebagai Presiden GoTo. Lebih lanjut, Kevin Aluwi  akan tetap menjabat sebagai CEO Gojek dan William Tanuwijaya akan tetap  menjadi CEO Tokopedia.
Selain tanggung jawab di tingkat grup, Andre juga akan terus memimpin  bisnis pembayaran dan layanan keuangan yang dinamakan GoTo Financial.  GoTo Financial mencakup layanan GoPay serta layanan keuangan dan solusi  bisnis mitra usaha.
</description><content:encoded>JAKARTA - Gojek dan Tokopedia resmi melakukan merger. Adapun nilai transaksi GoTo, perusahaan hasil merger Gojek dan Tokopedia, diprediksi USD22 miliar atau setara Rp312,4 triliun (dengan asumsi kurs Rp14.200 per dolar Amerika).
Dikutip dari Harian Jogja, total transaksi atau Total Gross Transaction Value (GTV) secara grup (Gojek dan Tokopedia) lebih dari USD22 miliar pada 2020.
Baca Juga: Daftar Bos Besar Pemodal GoTo: Alibaba, Google hingga Astra
 
Indonesia memiliki PDB lebih dari USD 1 triliun, serta merupakan negara dengan populasi terbesarke-empat di dunia dengan total penduduk 270 juta. Dengan demikian, ekosistem Grup GoTo mewakili 2 persen dari total Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia.
&quot;Grup GoTo akan menggarap potensi besar pertumbuhan ekonomi Indonesia, terbesar di Asia Tenggara, serta memiliki segmen kelas menengah yang terus bertumbuh pesat serta populasi muda yang sangat tanggap teknologi,&quot; ujar CEO GoTo Andre Soelistyo dalam rilis resmi, Senin (17/5/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp; Bos Gojek soal Merger dengan Tokopedia Lahirkan GoTo
 
Grup GoTo memiliki daftar investor blue-chip sekaliber Alibaba Group, Astra International, BlackRock, Capital Group, DST, Facebook, Google, JD.com, KKR, Northstar, Pacific Century Group, PayPal, Provident, Sequoia Capital, SoftBank Vision Fund 1, Telkomsel, Temasek, Tencent, Visa dan Warburg Pincus.
Michael Yao, salah satu perwakilan pemegang saham Tokopedia dan Senior Vice President, Alibaba Group mengatakan Tokopedia, di bawah kepemimpinan yang kuat dari William dan timnya, telah mendorong pertumbuhan yang pesat dan kuat dalam empat tahun terakhir sejak investasi pihaknya.
&quot;Dengan percepatan digitalisasi di Asia Tenggara, kami melihat peluang yang luar biasa di wilayah ini. Kami yakin bahwa dengan kolaborasi dua perusahaan terkemuka ini, mereka memiliki posisi yang kuat untuk menciptakan nilai tambah bagi karyawan, konsumen dan industri secara keseluruhan,&quot; jelasnya.Managing Director, Sequoia Capital (India) Singapura Shailendra Singh  mengatakan pihkanya merupakan investor awal di Gojek dan Tokopedia.  Menurutnya, GoTo memiliki karakteristik unik, strategis dan kuat.
&quot;Tidak ada perusahaan internet modern di mana pun di dunia, yang saya  ketahui, mempunyai kepemilikan mendalam atas begitu banyak kategori di  saat yang bersamaan. Setelah bekerja sama dengan masing-masing dari  Andre, Kevin, William dan Patrick selama beberapa tahun terakhir, saya  sangat senang mereka bersatu untuk membentuk salah satu perusahaan  internet paling menarik di era ini,&amp;rdquo; tambah Shailendra.
Andre Soelistyo dari Gojek akan memimpin GoTo sebagai CEO Group.  Andre sebelumnya menjabat sebagai CEO Gojek. Sementara itu, Patrick Cao  dari Tokopedia didapuk sebagai Presiden GoTo. Lebih lanjut, Kevin Aluwi  akan tetap menjabat sebagai CEO Gojek dan William Tanuwijaya akan tetap  menjadi CEO Tokopedia.
Selain tanggung jawab di tingkat grup, Andre juga akan terus memimpin  bisnis pembayaran dan layanan keuangan yang dinamakan GoTo Financial.  GoTo Financial mencakup layanan GoPay serta layanan keuangan dan solusi  bisnis mitra usaha.
</content:encoded></item></channel></rss>
