<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kinerja Kilang Pertamina Lampaui Target di Kuartal I, Apa Saja yang Diolah?</title><description>PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) membukukan kinerja yang positif pada triwulan pertama tahun 2021.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/05/19/320/2412200/kinerja-kilang-pertamina-lampaui-target-di-kuartal-i-apa-saja-yang-diolah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/05/19/320/2412200/kinerja-kilang-pertamina-lampaui-target-di-kuartal-i-apa-saja-yang-diolah"/><item><title>Kinerja Kilang Pertamina Lampaui Target di Kuartal I, Apa Saja yang Diolah?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/05/19/320/2412200/kinerja-kilang-pertamina-lampaui-target-di-kuartal-i-apa-saja-yang-diolah</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/05/19/320/2412200/kinerja-kilang-pertamina-lampaui-target-di-kuartal-i-apa-saja-yang-diolah</guid><pubDate>Rabu 19 Mei 2021 11:46 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/05/19/320/2412200/kinerja-kilang-pertamia-lampaui-target-di-kuartal-i-apa-saja-yang-diolah-G22XUaKyWb.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kilang Minyak (Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/05/19/320/2412200/kinerja-kilang-pertamia-lampaui-target-di-kuartal-i-apa-saja-yang-diolah-G22XUaKyWb.jpg</image><title>Kilang Minyak (Reuters)</title></images><description>JAKARTA - PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) membukukan kinerja yang positif pada triwulan pertama tahun 2021. PT KPI mencatatkan kinerja operasi yang jauh melampaui target RKAP (Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan).
Terdapat beberapa faktor utama yang mendorong kinerja positif tersebut, antara lain optimasi kilang dan efisiensi biaya operasional. Hal itu diungkapkan Direktur Utama PT KPI, Djoko Priyono, pada acara paparan kinerja Triwulan I-2021 yang diikuti pekerja PT KPI awal Mei lalu.
Baca Juga: Pasca-Kebakaran Kilang Balongan, Warga Diminta Lapor Jika Ganti Rugi Belum Diberikan 
 
Djoko mengungkapkan bahwa optimasi kilang dilakukan dengan menghasilkan produk bernilai tinggi (high valuable product) sesuai dengan pergerakan crack spread(perbedaan antara harga minyak mentah sebagai bahan baku dan harga produk yang dihasilkan kilang).
&quot;Optimasi kilang juga dilakukan dalam proses pengadaan crude (minyak mentah). Kita diberikan fleksibilitas dalam mengolah crude bagian negara agar dapat memberikan profitabilitas kilang yang lebih baik,&amp;rdquo; jelas Djoko di Jakarta, Rabu (19/5/2021).
Baca Juga: Fakta Mengejutkan, Ternyata Begini Kronologi Kebakaran Kilang Balongan
 
Upaya optimasi ini menurut Djoko berhasil menjadikan imbal hasil produk atau Yield Valuable Product (YVP) di atas target. Persentase produksi produk bernilai tinggi, seperti produk bahan bakar minyak (BBM) dan petrokimia, mencapai realisasi di atas 79%, lebih tinggi daripada target pada RKAP sekitar 78%.
&amp;ldquo;Plant Availability Factor (PAF) yang merupakan indikator kehandalan operasi kilang terhadap perencanaan operasi juga berhasil kami tingkatkan menjadi hampir 100%, lebih tinggi daripada versi RKAP sekitar 99%,&amp;rdquo; terang Djoko.Faktor kedua terkait efisiensi biaya operasi kilang, Djoko  melanjutkan, pemakaian energilah yang dikendalikan hingga angkanya di  bawah target RKAP. Indeks intensitas penggunaan energi untuk produksi di  kilang atau Energy Intensity Index (EII) tercatat di angka 108,6, lebih  rendah daripada yang ditetapkan pada RKAP yang hampir sebesar 109.  Untuk angka realisasi EII, semakin kecil semakin baik.
Kinerja positif PT KPI juga tak lepas dari dukungan mitra bisnisnya.  &quot;Kami sampaikan apresiasi kepada seluruh mitra bisnis yang telah  mendukung pencapaian kinerja positif PT KPI, antara lain PT Patra Niaga  yang telah menjual produk BBM berkualitas, produksi dari Kilang  Pertamina. Juga kepada PT PGN yang telah memasok gas alam ke  kilang-kilang Pertamina untuk proses produksi.&quot; ungkap Djoko.
Pada kesempatan itu, Djoko juga kembali menyampaikan komitmen pekerja  kilang untuk bekerja keras, cerdas, tuntas dan ikhlas. &amp;ldquo;Segala ikhtiar  di sisi operasional dan finansial yang menghasilkan peningkatan kinerja  perusahaan ini tak lain merupakan kontribusi dari seluruh perwira atau  pekerja PT Kilang Pertamina Internasional,&amp;rdquo; pungkas Djoko.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) membukukan kinerja yang positif pada triwulan pertama tahun 2021. PT KPI mencatatkan kinerja operasi yang jauh melampaui target RKAP (Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan).
Terdapat beberapa faktor utama yang mendorong kinerja positif tersebut, antara lain optimasi kilang dan efisiensi biaya operasional. Hal itu diungkapkan Direktur Utama PT KPI, Djoko Priyono, pada acara paparan kinerja Triwulan I-2021 yang diikuti pekerja PT KPI awal Mei lalu.
Baca Juga: Pasca-Kebakaran Kilang Balongan, Warga Diminta Lapor Jika Ganti Rugi Belum Diberikan 
 
Djoko mengungkapkan bahwa optimasi kilang dilakukan dengan menghasilkan produk bernilai tinggi (high valuable product) sesuai dengan pergerakan crack spread(perbedaan antara harga minyak mentah sebagai bahan baku dan harga produk yang dihasilkan kilang).
&quot;Optimasi kilang juga dilakukan dalam proses pengadaan crude (minyak mentah). Kita diberikan fleksibilitas dalam mengolah crude bagian negara agar dapat memberikan profitabilitas kilang yang lebih baik,&amp;rdquo; jelas Djoko di Jakarta, Rabu (19/5/2021).
Baca Juga: Fakta Mengejutkan, Ternyata Begini Kronologi Kebakaran Kilang Balongan
 
Upaya optimasi ini menurut Djoko berhasil menjadikan imbal hasil produk atau Yield Valuable Product (YVP) di atas target. Persentase produksi produk bernilai tinggi, seperti produk bahan bakar minyak (BBM) dan petrokimia, mencapai realisasi di atas 79%, lebih tinggi daripada target pada RKAP sekitar 78%.
&amp;ldquo;Plant Availability Factor (PAF) yang merupakan indikator kehandalan operasi kilang terhadap perencanaan operasi juga berhasil kami tingkatkan menjadi hampir 100%, lebih tinggi daripada versi RKAP sekitar 99%,&amp;rdquo; terang Djoko.Faktor kedua terkait efisiensi biaya operasi kilang, Djoko  melanjutkan, pemakaian energilah yang dikendalikan hingga angkanya di  bawah target RKAP. Indeks intensitas penggunaan energi untuk produksi di  kilang atau Energy Intensity Index (EII) tercatat di angka 108,6, lebih  rendah daripada yang ditetapkan pada RKAP yang hampir sebesar 109.  Untuk angka realisasi EII, semakin kecil semakin baik.
Kinerja positif PT KPI juga tak lepas dari dukungan mitra bisnisnya.  &quot;Kami sampaikan apresiasi kepada seluruh mitra bisnis yang telah  mendukung pencapaian kinerja positif PT KPI, antara lain PT Patra Niaga  yang telah menjual produk BBM berkualitas, produksi dari Kilang  Pertamina. Juga kepada PT PGN yang telah memasok gas alam ke  kilang-kilang Pertamina untuk proses produksi.&quot; ungkap Djoko.
Pada kesempatan itu, Djoko juga kembali menyampaikan komitmen pekerja  kilang untuk bekerja keras, cerdas, tuntas dan ikhlas. &amp;ldquo;Segala ikhtiar  di sisi operasional dan finansial yang menghasilkan peningkatan kinerja  perusahaan ini tak lain merupakan kontribusi dari seluruh perwira atau  pekerja PT Kilang Pertamina Internasional,&amp;rdquo; pungkas Djoko.</content:encoded></item></channel></rss>
