<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>3 Indeks Utama Wall Street Kompak Melemah</title><description>Indeks-indeks utama Wall Street lebih rendah pada penutupan perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/05/20/278/2412696/3-indeks-utama-wall-street-kompak-melemah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/05/20/278/2412696/3-indeks-utama-wall-street-kompak-melemah"/><item><title>3 Indeks Utama Wall Street Kompak Melemah</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/05/20/278/2412696/3-indeks-utama-wall-street-kompak-melemah</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/05/20/278/2412696/3-indeks-utama-wall-street-kompak-melemah</guid><pubDate>Kamis 20 Mei 2021 08:01 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/05/20/278/2412696/3-indeks-utama-wall-street-kompak-melemah-EiIkMOPkjo.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bursa saham Wall Street ditutup melemah (Foto: Ilustrasi Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/05/20/278/2412696/3-indeks-utama-wall-street-kompak-melemah-EiIkMOPkjo.jpg</image><title>Bursa saham Wall Street ditutup melemah (Foto: Ilustrasi Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Indeks-indeks utama Wall Street lebih rendah pada penutupan perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), setelah risalah pertemuan Federal Reserve April menunjukkan peserta setuju ekonomi AS masih jauh dari tujuan bank sentral, dengan beberapa mempertimbangkan diskusi tentang pengurangan program pembelian obligasi.
Indeks Dow Jones Industrial Average tergelincir 164,62 poin atau 0,48%, menjadi berakhir di 33.896,04 poin. Indeks S&amp;amp;P 500 turun 12,15 poin atau 0,29%, menjadi menetap pada 4.115,68 poin. Indeks Komposit Nasdaq ditutup 3,90 poin atau 0,03% lebih rendah, menjadi 13.299,74 poin, dilansir dari Antara, Kamis (20/5/2021).
Baca Juga: Wall Street Melemah Terseret Saham Telekomunikasi, Dow Jones Turun 267 Poin
 
Sembilan dari 11 sektor utama S&amp;amp;P 500 berakhir di zona merah, dengan sektor energi anjlok 2,53%, memimpin kerugian menyusul penurunan harga minyak. Sementara itu, kelompok teknologi dan layanan komunikasi memperoleh keuntungan yang lumayan.
S&amp;amp;P 500 menambah kerugian setelah rilis risalah mengungkapkan sejumlah pembuat kebijakan Fed berpikir bahwa jika ekonomi melanjutkan kemajuan pesat, akan menjadi tepat &quot;di beberapa titik&quot; dalam pertemuan mendatang untuk mulai membahas pengurangan pembelian obligasi pemerintah bulanan Fed, kebijakan yang dirancang untuk menjaga suku bunga jangka panjang tetap rendah.
Baca Juga: Wall Street Lesu, Tergerus Saham Teknologi
 
&quot;Terus ada pandangan dan perspektif dari para peserta, serta staf The Fed bahwa tekanan inflasi yang mulai menjadi jelas ini akan tetap sementara dalam pandangan mereka dan kemungkinan akan surut saat kita bertransisi ke 2022,&quot; kata Bill Northey, direktur investasi senior di US Bank Wealth Management di Minneapolis.Angka inflasi yang kuat dan tanda-tanda kekurangan pekerja dalam  beberapa pekan terakhir telah memicu kekhawatiran dan mengguncang pasar  saham meskipun ada jaminan dari pejabat Fed bahwa kenaikan harga-harga  akan bersifat sementara.
Ketiga indeks utama mencapai posisi terendah sesi mereka dalam  perdagangan pagi setelah dibuka melemah tajam, kemudian pulih sebagian  sebelum rilis risalah Fed menekan mereka lagi.</description><content:encoded>JAKARTA - Indeks-indeks utama Wall Street lebih rendah pada penutupan perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), setelah risalah pertemuan Federal Reserve April menunjukkan peserta setuju ekonomi AS masih jauh dari tujuan bank sentral, dengan beberapa mempertimbangkan diskusi tentang pengurangan program pembelian obligasi.
Indeks Dow Jones Industrial Average tergelincir 164,62 poin atau 0,48%, menjadi berakhir di 33.896,04 poin. Indeks S&amp;amp;P 500 turun 12,15 poin atau 0,29%, menjadi menetap pada 4.115,68 poin. Indeks Komposit Nasdaq ditutup 3,90 poin atau 0,03% lebih rendah, menjadi 13.299,74 poin, dilansir dari Antara, Kamis (20/5/2021).
Baca Juga: Wall Street Melemah Terseret Saham Telekomunikasi, Dow Jones Turun 267 Poin
 
Sembilan dari 11 sektor utama S&amp;amp;P 500 berakhir di zona merah, dengan sektor energi anjlok 2,53%, memimpin kerugian menyusul penurunan harga minyak. Sementara itu, kelompok teknologi dan layanan komunikasi memperoleh keuntungan yang lumayan.
S&amp;amp;P 500 menambah kerugian setelah rilis risalah mengungkapkan sejumlah pembuat kebijakan Fed berpikir bahwa jika ekonomi melanjutkan kemajuan pesat, akan menjadi tepat &quot;di beberapa titik&quot; dalam pertemuan mendatang untuk mulai membahas pengurangan pembelian obligasi pemerintah bulanan Fed, kebijakan yang dirancang untuk menjaga suku bunga jangka panjang tetap rendah.
Baca Juga: Wall Street Lesu, Tergerus Saham Teknologi
 
&quot;Terus ada pandangan dan perspektif dari para peserta, serta staf The Fed bahwa tekanan inflasi yang mulai menjadi jelas ini akan tetap sementara dalam pandangan mereka dan kemungkinan akan surut saat kita bertransisi ke 2022,&quot; kata Bill Northey, direktur investasi senior di US Bank Wealth Management di Minneapolis.Angka inflasi yang kuat dan tanda-tanda kekurangan pekerja dalam  beberapa pekan terakhir telah memicu kekhawatiran dan mengguncang pasar  saham meskipun ada jaminan dari pejabat Fed bahwa kenaikan harga-harga  akan bersifat sementara.
Ketiga indeks utama mencapai posisi terendah sesi mereka dalam  perdagangan pagi setelah dibuka melemah tajam, kemudian pulih sebagian  sebelum rilis risalah Fed menekan mereka lagi.</content:encoded></item></channel></rss>
