<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ekspor RI di April Tembus USD18,4 Miliar, Meroket 51%</title><description>Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kinerja ekspor meningkat di bulan April 2021.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/05/20/320/2412799/ekspor-ri-di-april-tembus-usd18-4-miliar-meroket-51</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/05/20/320/2412799/ekspor-ri-di-april-tembus-usd18-4-miliar-meroket-51"/><item><title>Ekspor RI di April Tembus USD18,4 Miliar, Meroket 51%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/05/20/320/2412799/ekspor-ri-di-april-tembus-usd18-4-miliar-meroket-51</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/05/20/320/2412799/ekspor-ri-di-april-tembus-usd18-4-miliar-meroket-51</guid><pubDate>Kamis 20 Mei 2021 11:52 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/05/20/320/2412799/ekspor-ri-di-april-tembus-usd18-4-miliar-meroket-51-Sqwy65AI6d.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kepala BPS (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/05/20/320/2412799/ekspor-ri-di-april-tembus-usd18-4-miliar-meroket-51-Sqwy65AI6d.jpg</image><title>Kepala BPS (Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kinerja ekspor meningkat di bulan April 2021.
Kepala BPS Suhariyanto mengatakan nilai ekpsor mencapai USD18,48 milar. Rinciannya ekpsor April meningkat 0,69%  secara month of month (mom). Sedangkan year on year (yoy) meningkat 51,94%
&quot;Ekspor kita naik dan kenaikannya mengesankan secara tahunnan yang meningkat 51,94%,&quot; kata Suhariyanto dalam video virtual, Kamis (20/5/2021).
Lanjutnya, ekspor migas pada April 2021 mencapai USD0,96 miliar dan non-migas USD 17,52 miliar. Adapun, kinerja ekspor meningkat karena harga komoditas.
Baca Juga:&amp;nbsp;Target Ekonomi Tumbuh 7%, Jokowi: Caranya ya Covidnya Diselesaikan!
&quot;Ini baik karena adanya kinerja non migas dan migas yang meningkat,&quot; katanya.Dia menambahkan ekspor pertanian pada bulan lalu sudah meningkat, namun di April secara bulanan turun 14,55%. Komoditas pertanian yang nilai ekspornya turun adalah sarang burung, hasil hutan bukan kayu, hingga tanaman obat.
&quot;Pertanian pada Maret lalu sudah melonjak tinggi, makanya di April secara mtm turun 14,55%. Ekspor hasi pertanian yang turun di antaranya ekspor sarang burung, hasil hutan bukan kayu lainnya, tanaman obat,&quot; tandasnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Neraca Perdagangan April Diproyeksi Surplus USD1,17 Miliar

</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kinerja ekspor meningkat di bulan April 2021.
Kepala BPS Suhariyanto mengatakan nilai ekpsor mencapai USD18,48 milar. Rinciannya ekpsor April meningkat 0,69%  secara month of month (mom). Sedangkan year on year (yoy) meningkat 51,94%
&quot;Ekspor kita naik dan kenaikannya mengesankan secara tahunnan yang meningkat 51,94%,&quot; kata Suhariyanto dalam video virtual, Kamis (20/5/2021).
Lanjutnya, ekspor migas pada April 2021 mencapai USD0,96 miliar dan non-migas USD 17,52 miliar. Adapun, kinerja ekspor meningkat karena harga komoditas.
Baca Juga:&amp;nbsp;Target Ekonomi Tumbuh 7%, Jokowi: Caranya ya Covidnya Diselesaikan!
&quot;Ini baik karena adanya kinerja non migas dan migas yang meningkat,&quot; katanya.Dia menambahkan ekspor pertanian pada bulan lalu sudah meningkat, namun di April secara bulanan turun 14,55%. Komoditas pertanian yang nilai ekspornya turun adalah sarang burung, hasil hutan bukan kayu, hingga tanaman obat.
&quot;Pertanian pada Maret lalu sudah melonjak tinggi, makanya di April secara mtm turun 14,55%. Ekspor hasi pertanian yang turun di antaranya ekspor sarang burung, hasil hutan bukan kayu lainnya, tanaman obat,&quot; tandasnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Neraca Perdagangan April Diproyeksi Surplus USD1,17 Miliar

</content:encoded></item></channel></rss>
