<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sri Mulyani Bidik Pertumbuhan Ekonomi 5,8% Tahun Depan</title><description>Sri Mulyani mengincar pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dari target tahun ini</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/05/20/320/2412816/sri-mulyani-bidik-pertumbuhan-ekonomi-5-8-tahun-depan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/05/20/320/2412816/sri-mulyani-bidik-pertumbuhan-ekonomi-5-8-tahun-depan"/><item><title>Sri Mulyani Bidik Pertumbuhan Ekonomi 5,8% Tahun Depan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/05/20/320/2412816/sri-mulyani-bidik-pertumbuhan-ekonomi-5-8-tahun-depan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/05/20/320/2412816/sri-mulyani-bidik-pertumbuhan-ekonomi-5-8-tahun-depan</guid><pubDate>Kamis 20 Mei 2021 12:25 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/05/20/320/2412816/sri-mulyani-bidik-pertumbuhan-ekonomi-5-8-tahun-depan-nU8Nb8Fxsi.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (Foto: Okezone.com/KBUMN)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/05/20/320/2412816/sri-mulyani-bidik-pertumbuhan-ekonomi-5-8-tahun-depan-nU8Nb8Fxsi.jpg</image><title>Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (Foto: Okezone.com/KBUMN)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengincar pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dari target tahun ini. Dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2021, pertumbuhan ekonomi ditargetkan sebesar 4,5%-5,5%
Sri Mulyani pun mematok pertumbuhan ekonomi mencapai  5,8% di 2021.
Baca Juga:&amp;nbsp;Target Ekonomi Tumbuh 7%, Jokowi: Caranya ya Covidnya Diselesaikan!
&amp;ldquo;Pemerintah mengusulkan kisaran indikator ekonomi makro untuk penyusunan RAPBN 2022 adalah pertumbuhan ekonomi 5,2-5,8%,&amp;rdquo; ujar Sri Mulyani dalam Rapat Paripurna DPR RI, Kamis (20/5/2021
Menurut dia, target perekonomian di tahun depan juga tetap mempertimbangkan berbagai dinamika di global dan domestik. Termasuk risiko ketidakpastian Covid-19.
Baca Juga:&amp;nbsp;Lebaran Jadi Pendorong Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II
&amp;ldquo;Juga dengan potensi pemulihan ekonomi global dan nasional di tahun depan, serta dengan catatan bahwa Covid-19 dapat terus dikendalikan dan fungsi intermediary perbankan dapat kembali pulih, didukung oleh kebijakan moneter Bank Indonesia dan kebijakan sektor keuangan OJK yang kondusif,&amp;rdquo; jelasnya.
Dia menambahkan APBN bakal tetap bekerja ekstra dalam menopang ekonomi Indonesia menghadapi Covid-19. Untuk itu, kebijakan yang tepat perlu dilakukan
&quot;Makanya APBN mengalai countercyle,&quot; tandasnya.Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan&amp;nbsp;pertumbuhan ekonomi Indonesia&amp;nbsp;pada kuartal II di atas 7%. Namun untuk merealisasikan hal tersebut, syaratnya Covid-19 harus diselesaikan.
&amp;ldquo;Kuartal kedua berarti April, Mei, Juni target kita kurang lebih 7%. Gimana caranya? Caranya ya Covidnya selesaikan,&amp;rdquo; katanya dikutip dari akun Youtube Sekretariat Presiden.
Menurutnya, jika covid dapat ditangani maka akan memunculkan kepercayaan diri. Meskipun tak mudah tapi Jokowi yakin target tersebut bisa mencapainya.
&amp;ldquo;Sehingga orang percaya diri untuk konsumsi, untuk ada demand. Sehingga produksinya bergerak. Hati-hati kurang lebih 7% plus itu bukan barang mudah. Tapi saya meyakini Insya Allah bisa,&amp;rdquo; ungkapnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengincar pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dari target tahun ini. Dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2021, pertumbuhan ekonomi ditargetkan sebesar 4,5%-5,5%
Sri Mulyani pun mematok pertumbuhan ekonomi mencapai  5,8% di 2021.
Baca Juga:&amp;nbsp;Target Ekonomi Tumbuh 7%, Jokowi: Caranya ya Covidnya Diselesaikan!
&amp;ldquo;Pemerintah mengusulkan kisaran indikator ekonomi makro untuk penyusunan RAPBN 2022 adalah pertumbuhan ekonomi 5,2-5,8%,&amp;rdquo; ujar Sri Mulyani dalam Rapat Paripurna DPR RI, Kamis (20/5/2021
Menurut dia, target perekonomian di tahun depan juga tetap mempertimbangkan berbagai dinamika di global dan domestik. Termasuk risiko ketidakpastian Covid-19.
Baca Juga:&amp;nbsp;Lebaran Jadi Pendorong Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II
&amp;ldquo;Juga dengan potensi pemulihan ekonomi global dan nasional di tahun depan, serta dengan catatan bahwa Covid-19 dapat terus dikendalikan dan fungsi intermediary perbankan dapat kembali pulih, didukung oleh kebijakan moneter Bank Indonesia dan kebijakan sektor keuangan OJK yang kondusif,&amp;rdquo; jelasnya.
Dia menambahkan APBN bakal tetap bekerja ekstra dalam menopang ekonomi Indonesia menghadapi Covid-19. Untuk itu, kebijakan yang tepat perlu dilakukan
&quot;Makanya APBN mengalai countercyle,&quot; tandasnya.Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan&amp;nbsp;pertumbuhan ekonomi Indonesia&amp;nbsp;pada kuartal II di atas 7%. Namun untuk merealisasikan hal tersebut, syaratnya Covid-19 harus diselesaikan.
&amp;ldquo;Kuartal kedua berarti April, Mei, Juni target kita kurang lebih 7%. Gimana caranya? Caranya ya Covidnya selesaikan,&amp;rdquo; katanya dikutip dari akun Youtube Sekretariat Presiden.
Menurutnya, jika covid dapat ditangani maka akan memunculkan kepercayaan diri. Meskipun tak mudah tapi Jokowi yakin target tersebut bisa mencapainya.
&amp;ldquo;Sehingga orang percaya diri untuk konsumsi, untuk ada demand. Sehingga produksinya bergerak. Hati-hati kurang lebih 7% plus itu bukan barang mudah. Tapi saya meyakini Insya Allah bisa,&amp;rdquo; ungkapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
