<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tipe Pencari Kerja, Biasa Vs Luar Biasa</title><description>Bagi para fresh graduate, mempersiapkan diri sebelum terjun ke dunia kerja tentu sangat penting.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/05/20/455/2412324/tipe-pencari-kerja-biasa-vs-luar-biasa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/05/20/455/2412324/tipe-pencari-kerja-biasa-vs-luar-biasa"/><item><title>Tipe Pencari Kerja, Biasa Vs Luar Biasa</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/05/20/455/2412324/tipe-pencari-kerja-biasa-vs-luar-biasa</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/05/20/455/2412324/tipe-pencari-kerja-biasa-vs-luar-biasa</guid><pubDate>Kamis 20 Mei 2021 05:26 WIB</pubDate><dc:creator>Fariza Rizky Ananda</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/05/19/455/2412324/tipe-pencari-kerja-biasa-vs-luar-biasa-ZO4nVvEbIF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Karyawan (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/05/19/455/2412324/tipe-pencari-kerja-biasa-vs-luar-biasa-ZO4nVvEbIF.jpg</image><title>Karyawan (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Bagi para fresh graduate, mempersiapkan diri sebelum terjun ke dunia kerja tentu sangat penting. Umumnya, mereka yang sedang mencari kerja akan berusaha untuk mematangkan skill, pengalaman, dan mental dengan baik.
Namun banyak dari mereka juga yang tidak tahu bagaimana cara mempersiapkan diri sebelum terjun ke dunia kerja. Mereka juga tidak mengerti strategi mencari kerja yang baik seperti apa atau bahkan tidak bersemangat untuk mengejar pekerjaan impian.
Baca Juga: Pejabat Goldman Sachs Resign Usai Untung Besar dari Dogecoin
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) melalui laman Instagramnya @kemnaker, Kamis (20/5/2021), menjelaskan seperti apa tipe pencari kerja yang biasa saja dan bagaimana tipe pencari kerja yang luar biasa.
Tipe pencari kerja yang biasa saja, menurut Kemnaker, pertama yaitu orang yang hanya bergantung kepada ijazah dan sertifikat kelulusan saja. Orang yang seperti itu biasanya tidak memiliki keinginan untuk terus mengembangkan skill dan kemampuan yang bisa berguna di dunia kerja.
&amp;nbsp;Baca Juga: Cara Ampuh Kembalikan Semangat Kerja Setelah Libur Lebaran
Selanjutnya, dia juga berharap dengan adanya bantuan orang dalam untuk bisa bekerja. Pada dasarnya tidak salah mengandalkan relasi untuk mendapatkan pekerjaan, namun alangkah baiknya tetap disertai usaha agar menjadi pekerja yang layak untuk dipertimbangkan.
Pencari kerja yang biasa saja juga asal melamar pekerjaan, tidak mempertimbangkan baik atau buruknya sebuah lowongan pekerjaan, dan tidak menyesuaikan dengan minat dan bakatnya.Sedangkan tipe pencari kerja yang luar biasa menurut Kemnaker, yaitu  orang yang rutin mengikuti workshop, e-learning, atau berbagai seminar  untuk menambah skill atau kompetensinya yang bisa berguna di dunia  kerja.
Selain itu, mereka juga lebih mengandalkan portofolio atau pengalaman  yang telah dimiliki. Portofolio yang dimaksud adalah hasil karya yang  bisa berupa karya seni, tulisan, atau proyek lainnya. Pengalaman yang  bisa dimiliki pencari kerja di antaranya pengalaman organisasi, magang,  freelance, dan lain-lain.
Terakhir, pencari kerja yang luar biasa adalah yang melamar pekerjaan  sesuai passion atau kemampuan. Hal tersebut menunjukan bahwa mereka  adalah orang yang memiliki tujuan dan yakin terhadap apa yang dia sukai  dan minati.</description><content:encoded>JAKARTA - Bagi para fresh graduate, mempersiapkan diri sebelum terjun ke dunia kerja tentu sangat penting. Umumnya, mereka yang sedang mencari kerja akan berusaha untuk mematangkan skill, pengalaman, dan mental dengan baik.
Namun banyak dari mereka juga yang tidak tahu bagaimana cara mempersiapkan diri sebelum terjun ke dunia kerja. Mereka juga tidak mengerti strategi mencari kerja yang baik seperti apa atau bahkan tidak bersemangat untuk mengejar pekerjaan impian.
Baca Juga: Pejabat Goldman Sachs Resign Usai Untung Besar dari Dogecoin
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) melalui laman Instagramnya @kemnaker, Kamis (20/5/2021), menjelaskan seperti apa tipe pencari kerja yang biasa saja dan bagaimana tipe pencari kerja yang luar biasa.
Tipe pencari kerja yang biasa saja, menurut Kemnaker, pertama yaitu orang yang hanya bergantung kepada ijazah dan sertifikat kelulusan saja. Orang yang seperti itu biasanya tidak memiliki keinginan untuk terus mengembangkan skill dan kemampuan yang bisa berguna di dunia kerja.
&amp;nbsp;Baca Juga: Cara Ampuh Kembalikan Semangat Kerja Setelah Libur Lebaran
Selanjutnya, dia juga berharap dengan adanya bantuan orang dalam untuk bisa bekerja. Pada dasarnya tidak salah mengandalkan relasi untuk mendapatkan pekerjaan, namun alangkah baiknya tetap disertai usaha agar menjadi pekerja yang layak untuk dipertimbangkan.
Pencari kerja yang biasa saja juga asal melamar pekerjaan, tidak mempertimbangkan baik atau buruknya sebuah lowongan pekerjaan, dan tidak menyesuaikan dengan minat dan bakatnya.Sedangkan tipe pencari kerja yang luar biasa menurut Kemnaker, yaitu  orang yang rutin mengikuti workshop, e-learning, atau berbagai seminar  untuk menambah skill atau kompetensinya yang bisa berguna di dunia  kerja.
Selain itu, mereka juga lebih mengandalkan portofolio atau pengalaman  yang telah dimiliki. Portofolio yang dimaksud adalah hasil karya yang  bisa berupa karya seni, tulisan, atau proyek lainnya. Pengalaman yang  bisa dimiliki pencari kerja di antaranya pengalaman organisasi, magang,  freelance, dan lain-lain.
Terakhir, pencari kerja yang luar biasa adalah yang melamar pekerjaan  sesuai passion atau kemampuan. Hal tersebut menunjukan bahwa mereka  adalah orang yang memiliki tujuan dan yakin terhadap apa yang dia sukai  dan minati.</content:encoded></item></channel></rss>
