<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Indosat Kantongi Laba Rp172,15 Miliar di Kuartal I-2021</title><description>PT Indosat Tbk (ISAT) mengantongi laba sebesar Rp172,15 miliar pada kuartal I-2021.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/05/21/278/2413311/indosat-kantongi-laba-rp172-15-miliar-di-kuartal-i-2021</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/05/21/278/2413311/indosat-kantongi-laba-rp172-15-miliar-di-kuartal-i-2021"/><item><title>Indosat Kantongi Laba Rp172,15 Miliar di Kuartal I-2021</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/05/21/278/2413311/indosat-kantongi-laba-rp172-15-miliar-di-kuartal-i-2021</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/05/21/278/2413311/indosat-kantongi-laba-rp172-15-miliar-di-kuartal-i-2021</guid><pubDate>Jum'at 21 Mei 2021 08:45 WIB</pubDate><dc:creator>Aditya Pratama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/05/21/278/2413311/indosat-kantongi-laba-rp172-15-miliar-di-kuartal-i-2021-N0aIhXQQ5n.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Grafik Ekonomi (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/05/21/278/2413311/indosat-kantongi-laba-rp172-15-miliar-di-kuartal-i-2021-N0aIhXQQ5n.jpeg</image><title>Grafik Ekonomi (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - PT Indosat Tbk (ISAT) mengantongi laba sebesar Rp172,15 miliar pada kuartal I-2021. Posisi ini berbalik arah dibanding 31 Maret 2020 dengan rugi sebesar Rp605,61 miliar.
Dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (21/5/2021), perseroan mencatatkan pendapatan sebesar Rp7,34 triliun atau naik 12,60% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp6,52 triliun dengan laba per saham dasar Rp31,68.
Baca Juga: Proses Lancar Jaya, Indosat Jual Menara Rp10,5 Triliun
 
Adapun pendapatan Perseroan terdiri atas selular, multimedia, komunikasi data, internet (MIDI), dan telekomunikasi tetap. Selular menjadi kontributor utama pendapatan sebesar Rp6,04 triliun atau lebih tinggi dari sebelumnya Rp5,37 triliun.
Kemudian, MIDI tercatat Rp1,16 triliun atau lebih tinggi dari sebelumnya Rp1 triliun, dan telekomunikasi tetap tercatat Rp133,67 miliar atau lebih rendah dari sebelumnya Rp143,92 miliar.
President Director and CEO Indosat, Ahmad Al-Neama, mengatakan, momentum pertumbuhan Perseroan terus terbangun, tercermin dari pertumbuhan pendapatan dua digit dan kinerja EBITDA yang solid, serta mencatatkan laba bersih.
Baca Juga: Akhirnya, CEO Buka-bukaan Merger Indosat dan Tri Indonesia
 
&quot;Kinerja kuartal pertama ini menjadi patokan baru untuk kinerja keuangan kami selanjutnya. Strategi kami untuk menyediakan produk yang sederhana dan relevan, didukung oleh upaya kami mempertahankan keunggulan jaringan, telah mendorong akselerasi posisi kami dalam pangsa pasar seluler dan rebound yang kuat dalam bisnis perusahaan kami,&quot; ujar Ahmad dalam keterangan tertulis, Jumat (21/5/2021).
Indosat Ooredoo juga mencatat basis pelanggan yang sehat dengan 60 juta pelanggan setia, tumbuh 7% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Pendapatan rata-rata per Pelanggan (ARPU) meningkat 11% menjadi Rp32,7 ribu, didorong oleh pertumbuhan trafik data yang signifikan, meningkat 46% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.ISAT mencatatkan adanya kenaikan total beban di kuartal I-2021  menjadi Rp6,41 triliun dibanding periode yang sama tahun sebelumnya  Rp6,32 triliun. Beban penyelenggaraan jasa meningkat menjadi Rp3,11  triliun dari sebelumnya Rp2,86 triliun, serta beban penyusutan dan  amortisasi naik menjadi Rp2,49 triliun dari sebelumnya Rp2,46 triliun.
Sementara itu, arus kas bersih diperoleh dari aktivitas operasi  tercatat Rp2,66 triliun, arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas  investasi tercatat Rp2,19 triliun, dan arus kas bersih digunakan untuk  aktivitas pendanaan tercatat Rp405,39 miliar.
Indosat mencatatkan liabilitas sebesar Rp49,74 triliun dan ekuitas  Rp13,14 triliun. Adapun total aset perseroan meningkat menjadi Rp62,89  triliun dibanding tahun 2020 sebesar Rp62,77 triliun.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Indosat Tbk (ISAT) mengantongi laba sebesar Rp172,15 miliar pada kuartal I-2021. Posisi ini berbalik arah dibanding 31 Maret 2020 dengan rugi sebesar Rp605,61 miliar.
Dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (21/5/2021), perseroan mencatatkan pendapatan sebesar Rp7,34 triliun atau naik 12,60% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp6,52 triliun dengan laba per saham dasar Rp31,68.
Baca Juga: Proses Lancar Jaya, Indosat Jual Menara Rp10,5 Triliun
 
Adapun pendapatan Perseroan terdiri atas selular, multimedia, komunikasi data, internet (MIDI), dan telekomunikasi tetap. Selular menjadi kontributor utama pendapatan sebesar Rp6,04 triliun atau lebih tinggi dari sebelumnya Rp5,37 triliun.
Kemudian, MIDI tercatat Rp1,16 triliun atau lebih tinggi dari sebelumnya Rp1 triliun, dan telekomunikasi tetap tercatat Rp133,67 miliar atau lebih rendah dari sebelumnya Rp143,92 miliar.
President Director and CEO Indosat, Ahmad Al-Neama, mengatakan, momentum pertumbuhan Perseroan terus terbangun, tercermin dari pertumbuhan pendapatan dua digit dan kinerja EBITDA yang solid, serta mencatatkan laba bersih.
Baca Juga: Akhirnya, CEO Buka-bukaan Merger Indosat dan Tri Indonesia
 
&quot;Kinerja kuartal pertama ini menjadi patokan baru untuk kinerja keuangan kami selanjutnya. Strategi kami untuk menyediakan produk yang sederhana dan relevan, didukung oleh upaya kami mempertahankan keunggulan jaringan, telah mendorong akselerasi posisi kami dalam pangsa pasar seluler dan rebound yang kuat dalam bisnis perusahaan kami,&quot; ujar Ahmad dalam keterangan tertulis, Jumat (21/5/2021).
Indosat Ooredoo juga mencatat basis pelanggan yang sehat dengan 60 juta pelanggan setia, tumbuh 7% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Pendapatan rata-rata per Pelanggan (ARPU) meningkat 11% menjadi Rp32,7 ribu, didorong oleh pertumbuhan trafik data yang signifikan, meningkat 46% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.ISAT mencatatkan adanya kenaikan total beban di kuartal I-2021  menjadi Rp6,41 triliun dibanding periode yang sama tahun sebelumnya  Rp6,32 triliun. Beban penyelenggaraan jasa meningkat menjadi Rp3,11  triliun dari sebelumnya Rp2,86 triliun, serta beban penyusutan dan  amortisasi naik menjadi Rp2,49 triliun dari sebelumnya Rp2,46 triliun.
Sementara itu, arus kas bersih diperoleh dari aktivitas operasi  tercatat Rp2,66 triliun, arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas  investasi tercatat Rp2,19 triliun, dan arus kas bersih digunakan untuk  aktivitas pendanaan tercatat Rp405,39 miliar.
Indosat mencatatkan liabilitas sebesar Rp49,74 triliun dan ekuitas  Rp13,14 triliun. Adapun total aset perseroan meningkat menjadi Rp62,89  triliun dibanding tahun 2020 sebesar Rp62,77 triliun.</content:encoded></item></channel></rss>
