<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga Daging hingga Emas Sumbang Inflasi Minggu Ketiga Mei</title><description>Berdasarkan Survei Pemantauan Harga pada minggu III Mei 2021, perkembangan harga masih relatif terkendali</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/05/21/320/2413566/harga-daging-hingga-emas-sumbang-inflasi-minggu-ketiga-mei</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/05/21/320/2413566/harga-daging-hingga-emas-sumbang-inflasi-minggu-ketiga-mei"/><item><title>Harga Daging hingga Emas Sumbang Inflasi Minggu Ketiga Mei</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/05/21/320/2413566/harga-daging-hingga-emas-sumbang-inflasi-minggu-ketiga-mei</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/05/21/320/2413566/harga-daging-hingga-emas-sumbang-inflasi-minggu-ketiga-mei</guid><pubDate>Jum'at 21 Mei 2021 15:54 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/05/21/320/2413566/harga-daging-hingga-emas-sumbang-inflasi-minggu-ketiga-mei-FtssZB4Efv.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Inflasi (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/05/21/320/2413566/harga-daging-hingga-emas-sumbang-inflasi-minggu-ketiga-mei-FtssZB4Efv.jpg</image><title>Inflasi (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Berdasarkan Survei Pemantauan Harga pada minggu III Mei 2021, perkembangan harga masih relatif terkendali dan diperkirakan inflasi sebesar 0,33% (mtm).
Direktur Eksekutif Komununikasi BI Erwin Haryono menyebut perkembangan tersebut, perkiraan inflasi Mei 2021 secara tahun kalender sebesar 0,91% (ytd), dan secara tahunan sebesar 1,69% (yoy).
Rinciannya, penyumbang utama inflasi Mei 2021 sampai dengan minggu ketiga yaitu komoditas angkutan antarkota sebesar 0,11% (mtm), daging ayam ras sebesar 0,07% (mtm), daging sapi 0,03% (mtm), jeruk, minyak goreng, emas perhiasan masing-masing sebesar 0,02% (mtm), kelapa, kangkung bayam, kentang, udang basah, ikan tongkol dan angkutan udara masing-masing sebesar 0,01% (mtm).
Baca Juga:&amp;nbsp;Dolar AS Melemah Terseret Kekhawatiran Inflasi Tinggi
&quot;Sementara itu, beberapa komoditas mengalami deflasi, antara lain cabai rawit sebesar -0,04% (mtm), cabai merah sebesar -0,03% (mtm), dan telur ayam ras sebesar -0,01% (mtm),&quot; kata Erwin di Jakarta, Jumat (21/5/2021)Bank Indonesia akan terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah dan otoritas terkait untuk memonitor secara cermat dinamika penyebaran Covid-19 dan dampaknya terhadap perekonomian Indonesia dari waktu ke waktu.
Baca Juga:&amp;nbsp;Ekspektasi Inflasi Meroket buat Dolar Terjatuh
Serta langkah-langkah koordinasi kebijakan lanjutan yang perlu ditempuh untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan, serta menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap baik dan berdaya tahan</description><content:encoded>JAKARTA - Berdasarkan Survei Pemantauan Harga pada minggu III Mei 2021, perkembangan harga masih relatif terkendali dan diperkirakan inflasi sebesar 0,33% (mtm).
Direktur Eksekutif Komununikasi BI Erwin Haryono menyebut perkembangan tersebut, perkiraan inflasi Mei 2021 secara tahun kalender sebesar 0,91% (ytd), dan secara tahunan sebesar 1,69% (yoy).
Rinciannya, penyumbang utama inflasi Mei 2021 sampai dengan minggu ketiga yaitu komoditas angkutan antarkota sebesar 0,11% (mtm), daging ayam ras sebesar 0,07% (mtm), daging sapi 0,03% (mtm), jeruk, minyak goreng, emas perhiasan masing-masing sebesar 0,02% (mtm), kelapa, kangkung bayam, kentang, udang basah, ikan tongkol dan angkutan udara masing-masing sebesar 0,01% (mtm).
Baca Juga:&amp;nbsp;Dolar AS Melemah Terseret Kekhawatiran Inflasi Tinggi
&quot;Sementara itu, beberapa komoditas mengalami deflasi, antara lain cabai rawit sebesar -0,04% (mtm), cabai merah sebesar -0,03% (mtm), dan telur ayam ras sebesar -0,01% (mtm),&quot; kata Erwin di Jakarta, Jumat (21/5/2021)Bank Indonesia akan terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah dan otoritas terkait untuk memonitor secara cermat dinamika penyebaran Covid-19 dan dampaknya terhadap perekonomian Indonesia dari waktu ke waktu.
Baca Juga:&amp;nbsp;Ekspektasi Inflasi Meroket buat Dolar Terjatuh
Serta langkah-langkah koordinasi kebijakan lanjutan yang perlu ditempuh untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan, serta menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap baik dan berdaya tahan</content:encoded></item></channel></rss>
