<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Covid-19 Bikin Kantor Sri Mulyani Sepi, Air Mancur Berhenti Diam</title><description>Sri Mulyani bersama jajarannya di Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan terus bekerja untuk mengelola dan menjaga keuangan negara</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/05/22/320/2413991/covid-19-bikin-kantor-sri-mulyani-sepi-air-mancur-berhenti-diam</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/05/22/320/2413991/covid-19-bikin-kantor-sri-mulyani-sepi-air-mancur-berhenti-diam"/><item><title>Covid-19 Bikin Kantor Sri Mulyani Sepi, Air Mancur Berhenti Diam</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/05/22/320/2413991/covid-19-bikin-kantor-sri-mulyani-sepi-air-mancur-berhenti-diam</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/05/22/320/2413991/covid-19-bikin-kantor-sri-mulyani-sepi-air-mancur-berhenti-diam</guid><pubDate>Sabtu 22 Mei 2021 14:44 WIB</pubDate><dc:creator>Fariza Rizky Ananda</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/05/22/320/2413991/covid-19-bikin-kantor-sri-mulyani-sepi-air-mancur-berhenti-diam-cDGEyStwum.png" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (Foto: Okezone.com/Instagram Sri Mulyani)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/05/22/320/2413991/covid-19-bikin-kantor-sri-mulyani-sepi-air-mancur-berhenti-diam-cDGEyStwum.png</image><title>Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (Foto: Okezone.com/Instagram Sri Mulyani)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani bersama jajarannya di Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan terus bekerja untuk mengelola dan menjaga keuangan negara, demi memulihkan ekonomi masyarakat di tengah pandemi Covid-19.
Kendati pandemi tentunya menjadi tantangan yang cukup besar bagi Kemenkeu, dan banyak pegawai Kemenkeu yang sempat terinfeksi dan gugur karena virus Covid-19.
Baca Juga:&amp;nbsp;Orang Terkaya Versi Sri Mulyani Beri Keringanan Utang
&quot;Sudah lebih 14 bulan Pandemi Covid-19 memaksa kita semua berubah. Covid-19 telah menelan korban 67 jiwa dari jajaran Kemenkeu. Total yang pernah positif dan Alhamdulillah sembuh mencapai 3546,&quot; ujar Menkeu di unggahan Instagramnya @smindrawati, Sabtu (22/5/2021).
Oleh sebab itu, Sri Mulyani menekankan kepada stafnya untuk terus melakukan protokol kesehatan, termasuk melakukan testing, pelacakan dan perawatan yang terpapar Covid-19. Dia juga mengatakan, Kemenkeu masih memberlakukan aturan bekerja dari rumah.
Baca Juga:&amp;nbsp;Lantik Pejabat Baru, Sri Mulyani: Pertempuran Ini Belum Selesai
&quot;Hingga saat ini jajaran Kemenkeu yang Bekerja dari rumah (Work from Home - WFH) sebesar 52% untuk menjaga protokol kesehatan. Namun kami tidak boleh jeda apalagi berhenti bekerja untuk memulihkan masyarakat dan ekonomi,&quot; tambahnya.
Untuk memulihkan semangat bekerja staf Kemenkeu, Sri Mulyani belum lama ini mengajak jajaran eselon 1 berjalan-jalan di seputar komplek Kantor Pusat Kementrian Keuangan. Dalam unggahan Instagramnya terlihat kumpulan foto kegiatan tersebut.&quot;Halaman kantor nampak lengang. Air mancur berhenti diam. Saya minta dihidupkan sejenak untuk menyulut semangat kami kembali dan menghidupkan suasana,&quot; kata Sri Mulyani.
Sri Mulyani menegaskan, semangat bekerja dirinya bersama jajaran Kemenkeu masih harus dijaga. Karena tidak ada perjuangan yang sia-sia, dan dia berharap semua tantangan ini bisa teratasi atas kehendak dan ridho Allah SWT.
&quot;Pekerjaan belum selesai, perjuangan masih panjang. Ayo kita terus fokus dan bekerja keras menjaga masyarakat dan memulihkan kembali ekonomi Indonesia dari dampak Covid-19,&quot; tegasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani bersama jajarannya di Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan terus bekerja untuk mengelola dan menjaga keuangan negara, demi memulihkan ekonomi masyarakat di tengah pandemi Covid-19.
Kendati pandemi tentunya menjadi tantangan yang cukup besar bagi Kemenkeu, dan banyak pegawai Kemenkeu yang sempat terinfeksi dan gugur karena virus Covid-19.
Baca Juga:&amp;nbsp;Orang Terkaya Versi Sri Mulyani Beri Keringanan Utang
&quot;Sudah lebih 14 bulan Pandemi Covid-19 memaksa kita semua berubah. Covid-19 telah menelan korban 67 jiwa dari jajaran Kemenkeu. Total yang pernah positif dan Alhamdulillah sembuh mencapai 3546,&quot; ujar Menkeu di unggahan Instagramnya @smindrawati, Sabtu (22/5/2021).
Oleh sebab itu, Sri Mulyani menekankan kepada stafnya untuk terus melakukan protokol kesehatan, termasuk melakukan testing, pelacakan dan perawatan yang terpapar Covid-19. Dia juga mengatakan, Kemenkeu masih memberlakukan aturan bekerja dari rumah.
Baca Juga:&amp;nbsp;Lantik Pejabat Baru, Sri Mulyani: Pertempuran Ini Belum Selesai
&quot;Hingga saat ini jajaran Kemenkeu yang Bekerja dari rumah (Work from Home - WFH) sebesar 52% untuk menjaga protokol kesehatan. Namun kami tidak boleh jeda apalagi berhenti bekerja untuk memulihkan masyarakat dan ekonomi,&quot; tambahnya.
Untuk memulihkan semangat bekerja staf Kemenkeu, Sri Mulyani belum lama ini mengajak jajaran eselon 1 berjalan-jalan di seputar komplek Kantor Pusat Kementrian Keuangan. Dalam unggahan Instagramnya terlihat kumpulan foto kegiatan tersebut.&quot;Halaman kantor nampak lengang. Air mancur berhenti diam. Saya minta dihidupkan sejenak untuk menyulut semangat kami kembali dan menghidupkan suasana,&quot; kata Sri Mulyani.
Sri Mulyani menegaskan, semangat bekerja dirinya bersama jajaran Kemenkeu masih harus dijaga. Karena tidak ada perjuangan yang sia-sia, dan dia berharap semua tantangan ini bisa teratasi atas kehendak dan ridho Allah SWT.
&quot;Pekerjaan belum selesai, perjuangan masih panjang. Ayo kita terus fokus dan bekerja keras menjaga masyarakat dan memulihkan kembali ekonomi Indonesia dari dampak Covid-19,&quot; tegasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
