<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Singapura-Malaysia Lockdown, Bagaimana Nasib Ekspor RI?</title><description>Peningkatan kasus covid-19 di kawasan Asia membuat sejumlah negara seperti Singapura, Malaysia, dan Taiwan melakukan lockdown.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/05/25/320/2415197/singapura-malaysia-lockdown-bagaimana-nasib-ekspor-ri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/05/25/320/2415197/singapura-malaysia-lockdown-bagaimana-nasib-ekspor-ri"/><item><title>Singapura-Malaysia Lockdown, Bagaimana Nasib Ekspor RI?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/05/25/320/2415197/singapura-malaysia-lockdown-bagaimana-nasib-ekspor-ri</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/05/25/320/2415197/singapura-malaysia-lockdown-bagaimana-nasib-ekspor-ri</guid><pubDate>Selasa 25 Mei 2021 13:21 WIB</pubDate><dc:creator>Oktiani Endarwati</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/05/25/320/2415197/singapura-malaysia-lockdown-bagaimana-nasib-ekspor-ri-LLElPsXm2R.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Pelabuhan (Foto: Ilustrasi Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/05/25/320/2415197/singapura-malaysia-lockdown-bagaimana-nasib-ekspor-ri-LLElPsXm2R.jpeg</image><title>Pelabuhan (Foto: Ilustrasi Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Peningkatan kasus covid-19 di kawasan Asia membuat sejumlah negara seperti Singapura, Malaysia, dan Taiwan melakukan lockdown. Kebijakan lockdown tentu akan berpengaruh pada ekspor Indonesia ke negara tujuan tersebut.
Baca Juga:&amp;nbsp; Thailand Pesan 150 Ribu Kg Ikan Kembung Indonesia
 
Ketua Komite Tetap Pengembangan Ekspor Kadin Indonesia Handito Joewono mengatakan, adanya lockdown ketiga negara tersebut bisa berdampak pada kinerja ekspor Indonesia jika diberlakukan dalam jangka waktu lama.
&quot;Lockdown ini pasti punya pengaruh signifikan untuk Indonesia,&quot; ujarnya dalam Market Review IDX Channel, Senin (24/5/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp; RI Ekspor Tanaman Hias dan Benih Sayur Rp70 Miliar
 
Menurut dia, pengaruh yang paling terasa dari tiga negara tersebut adalah Singapura. Hal ini karena Singapura tidak hanya sekadar menjadi negara tujuan ekspor Indonesia namun juga menjadi jalur perdagangan Indonesia.
&quot;Kita berharap ini tidak terlalu lama terjadi. Namun jika ini terjadi lama, maka kuncinya adalah bagaimana kita menata ulang ekspor ke depannya,&quot; ungkapnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8wNS8yMi8xLzEzMzc5MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Handito menuturkan, Indonesia masih bergantung pada ekspor komoditas  sehingga perlu ditata ulang agar barang yang diekspor bisa memberikan  nilai tambah.
&quot;Ini yang harus kita dorong sehingga kita tidak bergantung pada  komoditas tertentu. Kita juga harus optimis mengembangkan ekspor-ekspor  yang baru dari para pelaku usaha baru,&quot; ungkapnya.


</description><content:encoded>JAKARTA - Peningkatan kasus covid-19 di kawasan Asia membuat sejumlah negara seperti Singapura, Malaysia, dan Taiwan melakukan lockdown. Kebijakan lockdown tentu akan berpengaruh pada ekspor Indonesia ke negara tujuan tersebut.
Baca Juga:&amp;nbsp; Thailand Pesan 150 Ribu Kg Ikan Kembung Indonesia
 
Ketua Komite Tetap Pengembangan Ekspor Kadin Indonesia Handito Joewono mengatakan, adanya lockdown ketiga negara tersebut bisa berdampak pada kinerja ekspor Indonesia jika diberlakukan dalam jangka waktu lama.
&quot;Lockdown ini pasti punya pengaruh signifikan untuk Indonesia,&quot; ujarnya dalam Market Review IDX Channel, Senin (24/5/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp; RI Ekspor Tanaman Hias dan Benih Sayur Rp70 Miliar
 
Menurut dia, pengaruh yang paling terasa dari tiga negara tersebut adalah Singapura. Hal ini karena Singapura tidak hanya sekadar menjadi negara tujuan ekspor Indonesia namun juga menjadi jalur perdagangan Indonesia.
&quot;Kita berharap ini tidak terlalu lama terjadi. Namun jika ini terjadi lama, maka kuncinya adalah bagaimana kita menata ulang ekspor ke depannya,&quot; ungkapnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8wNS8yMi8xLzEzMzc5MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Handito menuturkan, Indonesia masih bergantung pada ekspor komoditas  sehingga perlu ditata ulang agar barang yang diekspor bisa memberikan  nilai tambah.
&quot;Ini yang harus kita dorong sehingga kita tidak bergantung pada  komoditas tertentu. Kita juga harus optimis mengembangkan ekspor-ekspor  yang baru dari para pelaku usaha baru,&quot; ungkapnya.


</content:encoded></item></channel></rss>
