<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rupiah Kian Menguat, Tekan Dolar AS ke Rp14.287</title><description>Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat menguat pada perdagangan sore ini. Rupiah menguat 40 point  di level Rp14.287 per USD.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/05/27/320/2416284/rupiah-kian-menguat-tekan-dolar-as-ke-rp14-287</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/05/27/320/2416284/rupiah-kian-menguat-tekan-dolar-as-ke-rp14-287"/><item><title>Rupiah Kian Menguat, Tekan Dolar AS ke Rp14.287</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/05/27/320/2416284/rupiah-kian-menguat-tekan-dolar-as-ke-rp14-287</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/05/27/320/2416284/rupiah-kian-menguat-tekan-dolar-as-ke-rp14-287</guid><pubDate>Kamis 27 Mei 2021 16:22 WIB</pubDate><dc:creator>Ferdi Rantung</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/05/27/320/2416284/rupiah-kian-menguat-tekan-dolar-as-ke-rp14-287-Qs2mSrmVUM.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Uang Rupiah (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/05/27/320/2416284/rupiah-kian-menguat-tekan-dolar-as-ke-rp14-287-Qs2mSrmVUM.jpeg</image><title>Uang Rupiah (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat menguat pada perdagangan sore ini. Rupiah menguat 40 point  di level Rp14.287per USD.
Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan menguatnya rupiah didorong oleh sinyal pemulihan ekonomi yang sudah terlihat. Diprediksi, pada kuartal II Indonesia sudah keluar dari zona resesi.
Baca Juga: Rupiah Menguat Usai BI Tahan Suku Bunga Acuan
 
&quot;Sinyal pemulihan ekonomi sudah terlihat jelas, dalam hitungan bulan, Kuartal Kedua  tahun 2021 akan segera berakhir dan pertumbuhan ekonomi di prediksi akan terus membaik dan Indonesia akan keluar dari zona resesim,&quot; ujar Ibrahim dalam riset hariannya, Kamis (27/5/2021)
Dia menjelaskan bahwa para analis memperkirakan angka  pertumbuhan ekonomi berada dikisaran di 1-2%. Sedangkan pemerintah mewacanakan pertumbuhan ekonomi di 7-8%.
Baca Juga: BI Diramal Tahan Suku Bunga Acuan, Rupiah Jadi Galau
 
Namun, lanjut Ibrahim,  pemulihan ekonomi masih akan rentan apabila pasar masih ketakutan dengan penyebaran varian baru covid-19. Dimana ditakutkan dalam minggu-minggu ke depan akan terjadi ledakan kasus corona akibat arus balik mudik Idul Fitri pekan lalu.
Meski ada ketakutan akan ledakan Covid-19,dari segi data ekonomi pemerintah cukup optimis dengan prospek pertumbuhan ekonomi. Bahkan sebelumnya mengatakan pada Kuartal Kedua tahun 2021, ekonomi Indonesia akan tumbuh hingga 8%.
&quot;Sinyal pemulihan ekonomi ditunjukkan dengan kembalinya tingkat kepercayaan masyarakat ke level optimis pada angka 101,5. Angka ini jauh melampaui periode awal pandemi sejalan dengan tren mobilitas masyarakat yang mengalami peningkatan secara konsisten sejak bulan April,&quot; ujarnya.Selain itu, Indeks penjualan retail menunjukkan keberlanjutan  pemulihan konsumsi masyarakat pada Maret dan April 2021 yang secara umum  ditopang oleh peningkatan konsumsi pada seluruh kelompok.  Termasuk  penjualan mobil ritel mencatatkan pertumbuhan yang sangat tinggi sebesar  227,6% (yoy) dan 2,5% (mtm).
&quot;Ini dikatakan mengindikasikan perbaikan tingkat konsumsi kelas menengah,&quot; jelasnya.
Sedangkan untuk perdagangan besok, mata uang rupiah kemungkinan   dibuka fluktuatif namun ditutup menguat di rentang Rp14.250 - Rp14.310.</description><content:encoded>JAKARTA - Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat menguat pada perdagangan sore ini. Rupiah menguat 40 point  di level Rp14.287per USD.
Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan menguatnya rupiah didorong oleh sinyal pemulihan ekonomi yang sudah terlihat. Diprediksi, pada kuartal II Indonesia sudah keluar dari zona resesi.
Baca Juga: Rupiah Menguat Usai BI Tahan Suku Bunga Acuan
 
&quot;Sinyal pemulihan ekonomi sudah terlihat jelas, dalam hitungan bulan, Kuartal Kedua  tahun 2021 akan segera berakhir dan pertumbuhan ekonomi di prediksi akan terus membaik dan Indonesia akan keluar dari zona resesim,&quot; ujar Ibrahim dalam riset hariannya, Kamis (27/5/2021)
Dia menjelaskan bahwa para analis memperkirakan angka  pertumbuhan ekonomi berada dikisaran di 1-2%. Sedangkan pemerintah mewacanakan pertumbuhan ekonomi di 7-8%.
Baca Juga: BI Diramal Tahan Suku Bunga Acuan, Rupiah Jadi Galau
 
Namun, lanjut Ibrahim,  pemulihan ekonomi masih akan rentan apabila pasar masih ketakutan dengan penyebaran varian baru covid-19. Dimana ditakutkan dalam minggu-minggu ke depan akan terjadi ledakan kasus corona akibat arus balik mudik Idul Fitri pekan lalu.
Meski ada ketakutan akan ledakan Covid-19,dari segi data ekonomi pemerintah cukup optimis dengan prospek pertumbuhan ekonomi. Bahkan sebelumnya mengatakan pada Kuartal Kedua tahun 2021, ekonomi Indonesia akan tumbuh hingga 8%.
&quot;Sinyal pemulihan ekonomi ditunjukkan dengan kembalinya tingkat kepercayaan masyarakat ke level optimis pada angka 101,5. Angka ini jauh melampaui periode awal pandemi sejalan dengan tren mobilitas masyarakat yang mengalami peningkatan secara konsisten sejak bulan April,&quot; ujarnya.Selain itu, Indeks penjualan retail menunjukkan keberlanjutan  pemulihan konsumsi masyarakat pada Maret dan April 2021 yang secara umum  ditopang oleh peningkatan konsumsi pada seluruh kelompok.  Termasuk  penjualan mobil ritel mencatatkan pertumbuhan yang sangat tinggi sebesar  227,6% (yoy) dan 2,5% (mtm).
&quot;Ini dikatakan mengindikasikan perbaikan tingkat konsumsi kelas menengah,&quot; jelasnya.
Sedangkan untuk perdagangan besok, mata uang rupiah kemungkinan   dibuka fluktuatif namun ditutup menguat di rentang Rp14.250 - Rp14.310.</content:encoded></item></channel></rss>
