<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menko Luhut Waspadai Kenaikan Kasus Covid-19 Pasca Lebaran</title><description>Luhut Binsar Pandjaitan&amp;nbsp; mengaku tengah menyoroti perkembangan kasus Covid-19 di Indonesia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/05/27/320/2416303/menko-luhut-waspadai-kenaikan-kasus-covid-19-pasca-lebaran</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/05/27/320/2416303/menko-luhut-waspadai-kenaikan-kasus-covid-19-pasca-lebaran"/><item><title>Menko Luhut Waspadai Kenaikan Kasus Covid-19 Pasca Lebaran</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/05/27/320/2416303/menko-luhut-waspadai-kenaikan-kasus-covid-19-pasca-lebaran</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/05/27/320/2416303/menko-luhut-waspadai-kenaikan-kasus-covid-19-pasca-lebaran</guid><pubDate>Kamis 27 Mei 2021 16:50 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/05/27/320/2416303/menko-luhut-waspadai-kenaikan-kasus-covid-19-pasca-lebaran-BpwRDSbZXC.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan (Foto: Dokumentasi Kemenko Marves)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/05/27/320/2416303/menko-luhut-waspadai-kenaikan-kasus-covid-19-pasca-lebaran-BpwRDSbZXC.jpg</image><title>Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan (Foto: Dokumentasi Kemenko Marves)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan&amp;nbsp; mengaku tengah menyoroti perkembangan kasus Covid-19 di Indonesia. Berdasarkan hasil tracking-nya trend new cases fatality rate (Covid-19) di Indonesia nampak menurun.
Baca Juga: Diklaim Mampu Obati Covid-19, Kenali Ciri Obat Herbal LQC Donasi yang Berbahaya 
 
&quot;Meskipun seperti Filipina, India, Perancis dan Italia tren new cases naik, tapi kita tetap harus hati-hati karena setelah balik lebaran ini kelihatan juga ada peningkatan walaupun peningkatan itu tidak seperti yang kita bayangkan,&quot; ujar Luhut di Jakarta, Kamis (27/5/2021).
Dia mengatakan,  masih ada waktu 2 minggu ke depan untuk mewaspadai kira-kira perkembangan kasusnya sampai di mana.
Baca Juga: Terungkap, Belum Ada Obat Herbal yang Terbukti Sembuhkan Covid-19
 
&quot;Kalau kita lihat angka, strategi kita cukup ampuh menangani Covid-19 mungkin juga karena jumlah yg divaksin sudah makin cukup banyak,&quot; tambahnya.
Dia pun menyebut bahwa kinerja PDB masih terbatas sektor riil. Jika melihat aspek pertama yakni konsumsi rumah tangga, nampak indikasi perbaikan berlanjut.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8wNS8yNy8xLzEzNDAyOC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Kemudian kita lihat aspek kedua konsumsi pemerintah, ketiga  investasi, dan keempat ekspor dan impor. Jadi kalau kita lihat itu masih  cukup bagus,&quot; ucap Luhut.
Dilihat dari data, pertumbuhan ekonomi Indonesia sudah mulai ada  perbaikan di kuartal IV 2020. &quot;Walaupun kita lihat kuartal I 2021 masih  kontraksi 0,7% tapi terus membaik. Kita tadinya berharap bisa lebih  bagus, tapi belum sebaik yg kita harapkan,&quot; pungkas Luhut.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan&amp;nbsp; mengaku tengah menyoroti perkembangan kasus Covid-19 di Indonesia. Berdasarkan hasil tracking-nya trend new cases fatality rate (Covid-19) di Indonesia nampak menurun.
Baca Juga: Diklaim Mampu Obati Covid-19, Kenali Ciri Obat Herbal LQC Donasi yang Berbahaya 
 
&quot;Meskipun seperti Filipina, India, Perancis dan Italia tren new cases naik, tapi kita tetap harus hati-hati karena setelah balik lebaran ini kelihatan juga ada peningkatan walaupun peningkatan itu tidak seperti yang kita bayangkan,&quot; ujar Luhut di Jakarta, Kamis (27/5/2021).
Dia mengatakan,  masih ada waktu 2 minggu ke depan untuk mewaspadai kira-kira perkembangan kasusnya sampai di mana.
Baca Juga: Terungkap, Belum Ada Obat Herbal yang Terbukti Sembuhkan Covid-19
 
&quot;Kalau kita lihat angka, strategi kita cukup ampuh menangani Covid-19 mungkin juga karena jumlah yg divaksin sudah makin cukup banyak,&quot; tambahnya.
Dia pun menyebut bahwa kinerja PDB masih terbatas sektor riil. Jika melihat aspek pertama yakni konsumsi rumah tangga, nampak indikasi perbaikan berlanjut.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8wNS8yNy8xLzEzNDAyOC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Kemudian kita lihat aspek kedua konsumsi pemerintah, ketiga  investasi, dan keempat ekspor dan impor. Jadi kalau kita lihat itu masih  cukup bagus,&quot; ucap Luhut.
Dilihat dari data, pertumbuhan ekonomi Indonesia sudah mulai ada  perbaikan di kuartal IV 2020. &quot;Walaupun kita lihat kuartal I 2021 masih  kontraksi 0,7% tapi terus membaik. Kita tadinya berharap bisa lebih  bagus, tapi belum sebaik yg kita harapkan,&quot; pungkas Luhut.</content:encoded></item></channel></rss>
