<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penjualan Rumah Laris Manis di Kuartal I-2021</title><description>Penjualan properti residensial tumbuh 13,95% (yoy) pada kuartal I-2021.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/05/27/470/2416062/penjualan-rumah-laris-manis-di-kuartal-i-2021</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/05/27/470/2416062/penjualan-rumah-laris-manis-di-kuartal-i-2021"/><item><title>Penjualan Rumah Laris Manis di Kuartal I-2021</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/05/27/470/2416062/penjualan-rumah-laris-manis-di-kuartal-i-2021</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/05/27/470/2416062/penjualan-rumah-laris-manis-di-kuartal-i-2021</guid><pubDate>Kamis 27 Mei 2021 10:33 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/05/27/470/2416062/penjualan-rumah-laris-manis-di-kuartal-i-2021-90UNlVJ0vH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rumah (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/05/27/470/2416062/penjualan-rumah-laris-manis-di-kuartal-i-2021-90UNlVJ0vH.jpg</image><title>Rumah (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Penjualan properti residensial tumbuh 13,95% (yoy) pada kuartal I-2021. Angka ini meningkat dibandingkan dengan capaian pada triwulan sebelumnya yang terkontraksi sebesar 20,59% (yoy). Peningkatan penjualan properti residensial tersebut terjadi pada seluruh tipe rumah.

Hasil ini merupakan Survei Harga Properti Residensial (SHPR) Bank Indonesia.

&quot;Peningkatan penjualan properti residensial tersebut terjadi pada seluruh tipe rumah,&quot; kata Direktur Komunikasi BI Erwin Haryono di Jakarta, Kamis (27/5/2021)
Baca Juga:&amp;nbsp;DP 0% hingga Bebas PPN Jadi Berkah bagi Emiten Properti&amp;nbsp;
Dari sisi harga, hasil survei mengindikasikan harga properti residensial tumbuh terbatas pada triwulan I 2021. Perkembangan ini tercermin dari pertumbuhan Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) triwulan I 2021 yang tercatat sebesar 1,35% (yoy), sedikit lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan pada triwulan sebelumnya sebesar 1,43% (yoy).

&quot;Harga properti residensial primer diprakirakan masih tumbuh terbatas pada triwulan II 2021 sebesar 1,10% (yoy),&quot; katanya.

Berdasarkan sumber pembiayaan, hasil survei menunjukkan pengembang masih mengandalkan sumber dari nonperbankan untuk pembiayaan pembangunan properti residensial.

Pada triwulan I 2021, pembiayaan pembangunan properti yang bersumber dari dana internal pengembang mencapai 65,45% dari total kebutuhan modal. Dari sisi konsumen, fasilitas KPR menjadi preferensi utama sumber pembiayaan dalam pembelian properti residensial dengan pangsa mencapai 73,67% dari total pembiayaan.</description><content:encoded>JAKARTA - Penjualan properti residensial tumbuh 13,95% (yoy) pada kuartal I-2021. Angka ini meningkat dibandingkan dengan capaian pada triwulan sebelumnya yang terkontraksi sebesar 20,59% (yoy). Peningkatan penjualan properti residensial tersebut terjadi pada seluruh tipe rumah.

Hasil ini merupakan Survei Harga Properti Residensial (SHPR) Bank Indonesia.

&quot;Peningkatan penjualan properti residensial tersebut terjadi pada seluruh tipe rumah,&quot; kata Direktur Komunikasi BI Erwin Haryono di Jakarta, Kamis (27/5/2021)
Baca Juga:&amp;nbsp;DP 0% hingga Bebas PPN Jadi Berkah bagi Emiten Properti&amp;nbsp;
Dari sisi harga, hasil survei mengindikasikan harga properti residensial tumbuh terbatas pada triwulan I 2021. Perkembangan ini tercermin dari pertumbuhan Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) triwulan I 2021 yang tercatat sebesar 1,35% (yoy), sedikit lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan pada triwulan sebelumnya sebesar 1,43% (yoy).

&quot;Harga properti residensial primer diprakirakan masih tumbuh terbatas pada triwulan II 2021 sebesar 1,10% (yoy),&quot; katanya.

Berdasarkan sumber pembiayaan, hasil survei menunjukkan pengembang masih mengandalkan sumber dari nonperbankan untuk pembiayaan pembangunan properti residensial.

Pada triwulan I 2021, pembiayaan pembangunan properti yang bersumber dari dana internal pengembang mencapai 65,45% dari total kebutuhan modal. Dari sisi konsumen, fasilitas KPR menjadi preferensi utama sumber pembiayaan dalam pembelian properti residensial dengan pangsa mencapai 73,67% dari total pembiayaan.</content:encoded></item></channel></rss>
