<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>MNC Sekuritas Prediksi IHSG Bulan Mei Ditutup di Rentang 5.800 - 5.950</title><description>Pekan ini IHSG ditutup melemah sebesar -0,16% ke level 5.763,63 pada perdagangan hari Senin (24/05).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/05/28/278/2417026/mnc-sekuritas-prediksi-ihsg-bulan-mei-ditutup-di-rentang-5-800-5-950</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/05/28/278/2417026/mnc-sekuritas-prediksi-ihsg-bulan-mei-ditutup-di-rentang-5-800-5-950"/><item><title>MNC Sekuritas Prediksi IHSG Bulan Mei Ditutup di Rentang 5.800 - 5.950</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/05/28/278/2417026/mnc-sekuritas-prediksi-ihsg-bulan-mei-ditutup-di-rentang-5-800-5-950</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/05/28/278/2417026/mnc-sekuritas-prediksi-ihsg-bulan-mei-ditutup-di-rentang-5-800-5-950</guid><pubDate>Jum'at 28 Mei 2021 22:06 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/05/28/278/2417026/mnc-sekuritas-prediksi-ihsg-bulan-mei-ditutup-di-rentang-5-800-5-950-3DtojjkQ9E.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Morning Meeting MNC Sekuritas (Foto: MNC Media)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/05/28/278/2417026/mnc-sekuritas-prediksi-ihsg-bulan-mei-ditutup-di-rentang-5-800-5-950-3DtojjkQ9E.jpg</image><title>Morning Meeting MNC Sekuritas (Foto: MNC Media)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Pekan ini IHSG ditutup melemah sebesar -0,16% ke level 5.763,63 pada perdagangan hari Senin (24/05). Menurut analisa tim Riset MNC Sekuritas, penurunan IHSG disebabkan oleh pelemahan beberapa sektor yang dipimpin oleh transportasi dan industri dasar.
Di sisi lain, sektor teknologi, keuangan dan energi masih mampu menguat. Pada perdagangan hari Selasa (25/05), IHSG ditutup menguat +0.91% ke level 5.815,84. IHSG menguat sejalan dengan sebagian besar sektor, dipimpin oleh sektor energi, keuangan, infra dan industri dasar. Di sisi lain, sektor teknologi, transportasi dan konsumen non siklikal turun.
Baca Juga:&amp;nbsp; Kenali 3 Istilah Dasar Investasi Saham Ini &amp;amp; Segera Buka Rekening di MNC Sekuritas 
 
Equity Analyst MNC Sekuritas Catherina Vincentia menjelaskan, penguatan ini juga didukung dari sentimen positif Bank Indonesia yang memutuskan untuk mempertahankan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 3,50%, suku bunga Deposit Facility sebesar 2,75%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 4,25%.
Selain itu, BI tetap konsisten dalam menambah likuiditas ( quantitative easing ) ke perbankan hingga 21 Mei 2021. BI telah melakukan pembelian aset sebesar Rp88,91 triliun. Hal ini mendukung peredaran uang di mana uang yang dipegang masyarakat (M1) pada April 2021 tercatat tumbuh 17,4% YoY dan uang termasuk giro dan simpanan (M2) tumbuh 11,5% YoY.
Baca Juga:&amp;nbsp; Ssttt... Ini Tips Cuan Saham ISSP, Simak IG Live &quot;Research Corner&quot; MNC Sekuritas Pukul 12.30! 
 
&amp;ldquo;IHSG masih ditutup menguat sebesar +0.45% ke level 5.841,83 pada perdagangan hari Kamis (27/05) seiring dengan sentimen positif dari rilisnya data properti. Sektor industri, non siklikal dan infra mendukung pergerakan IHSG, sedangkan sektor keuangan dan kesehatan turun. Hasil Survei Harga Properti Residensial (SHPR) Bank Indonesia mengindikasikan penjualan properti residensial meningkat sebesar +13,95% YoY pada 1Q21 (vs -20,59% YoY pada 4Q20). Namun, harga properti residensial tumbuh terbatas sebesar 1,35% YoY pada 1Q21,&amp;rdquo; jelas Catherina.Adapun Technical Analyst MNC Sekuritas Herditya Wicaksana juga turut  memberikan tanggapan mengenai prediksi IHSG selama sepekan ke depan.  Herditya memperkirakan IHSG selama sepekan ke depan akan bergerak dalam  rentang 5.800-5.950.
Bekali investasi dan trading di pasar modal dengan update terbaru.  Pastikan Anda menyaksikan YouTube Live maupun Instagram Live &amp;ldquo;Morning  Meeting&amp;rdquo; pada YouTube Channel dan Instagram MNC Sekuritas @mncsekuritas  setiap hari Senin-Jumat pukul 08.15 &amp;ndash; 08.45 WIB.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Pekan ini IHSG ditutup melemah sebesar -0,16% ke level 5.763,63 pada perdagangan hari Senin (24/05). Menurut analisa tim Riset MNC Sekuritas, penurunan IHSG disebabkan oleh pelemahan beberapa sektor yang dipimpin oleh transportasi dan industri dasar.
Di sisi lain, sektor teknologi, keuangan dan energi masih mampu menguat. Pada perdagangan hari Selasa (25/05), IHSG ditutup menguat +0.91% ke level 5.815,84. IHSG menguat sejalan dengan sebagian besar sektor, dipimpin oleh sektor energi, keuangan, infra dan industri dasar. Di sisi lain, sektor teknologi, transportasi dan konsumen non siklikal turun.
Baca Juga:&amp;nbsp; Kenali 3 Istilah Dasar Investasi Saham Ini &amp;amp; Segera Buka Rekening di MNC Sekuritas 
 
Equity Analyst MNC Sekuritas Catherina Vincentia menjelaskan, penguatan ini juga didukung dari sentimen positif Bank Indonesia yang memutuskan untuk mempertahankan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 3,50%, suku bunga Deposit Facility sebesar 2,75%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 4,25%.
Selain itu, BI tetap konsisten dalam menambah likuiditas ( quantitative easing ) ke perbankan hingga 21 Mei 2021. BI telah melakukan pembelian aset sebesar Rp88,91 triliun. Hal ini mendukung peredaran uang di mana uang yang dipegang masyarakat (M1) pada April 2021 tercatat tumbuh 17,4% YoY dan uang termasuk giro dan simpanan (M2) tumbuh 11,5% YoY.
Baca Juga:&amp;nbsp; Ssttt... Ini Tips Cuan Saham ISSP, Simak IG Live &quot;Research Corner&quot; MNC Sekuritas Pukul 12.30! 
 
&amp;ldquo;IHSG masih ditutup menguat sebesar +0.45% ke level 5.841,83 pada perdagangan hari Kamis (27/05) seiring dengan sentimen positif dari rilisnya data properti. Sektor industri, non siklikal dan infra mendukung pergerakan IHSG, sedangkan sektor keuangan dan kesehatan turun. Hasil Survei Harga Properti Residensial (SHPR) Bank Indonesia mengindikasikan penjualan properti residensial meningkat sebesar +13,95% YoY pada 1Q21 (vs -20,59% YoY pada 4Q20). Namun, harga properti residensial tumbuh terbatas sebesar 1,35% YoY pada 1Q21,&amp;rdquo; jelas Catherina.Adapun Technical Analyst MNC Sekuritas Herditya Wicaksana juga turut  memberikan tanggapan mengenai prediksi IHSG selama sepekan ke depan.  Herditya memperkirakan IHSG selama sepekan ke depan akan bergerak dalam  rentang 5.800-5.950.
Bekali investasi dan trading di pasar modal dengan update terbaru.  Pastikan Anda menyaksikan YouTube Live maupun Instagram Live &amp;ldquo;Morning  Meeting&amp;rdquo; pada YouTube Channel dan Instagram MNC Sekuritas @mncsekuritas  setiap hari Senin-Jumat pukul 08.15 &amp;ndash; 08.45 WIB.</content:encoded></item></channel></rss>
