<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BP Tapera: Kebutuhan KPR untuk PNS Sangat Tinggi</title><description>BP Tapera menargetkan pembiayaan KPR untuk PNS bisa mencapai 51.000 unit hingga akhir tahun ini.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/05/28/470/2416712/bp-tapera-kebutuhan-kpr-untuk-pns-sangat-tinggi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/05/28/470/2416712/bp-tapera-kebutuhan-kpr-untuk-pns-sangat-tinggi"/><item><title>BP Tapera: Kebutuhan KPR untuk PNS Sangat Tinggi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/05/28/470/2416712/bp-tapera-kebutuhan-kpr-untuk-pns-sangat-tinggi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/05/28/470/2416712/bp-tapera-kebutuhan-kpr-untuk-pns-sangat-tinggi</guid><pubDate>Jum'at 28 Mei 2021 13:37 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/05/28/470/2416712/bp-tapera-kebutuhan-kpr-untuk-pns-sangat-tinggi-hZ6Z5DQAjY.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Rumah (Foto: Ilustrasi Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/05/28/470/2416712/bp-tapera-kebutuhan-kpr-untuk-pns-sangat-tinggi-hZ6Z5DQAjY.jpeg</image><title>Rumah (Foto: Ilustrasi Shutterstock)</title></images><description>&amp;nbsp;JAKARTA - Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) menargetkan pembiayaan KPR untuk PNS bisa mencapai 51.000 unit hingga akhir tahun ini. Sebab, kebutuhan pembiayaan KPR untuk PNS sangat tinggi.
Deputi Komisioner Bidang Pemanfaatan Dana Tapera Ariev Baginda Siregar mengatakan, dalam akad perdana yang dilakukan bersama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk dan Perum Perumnas, ASN yang menjadi peminat KPR Tapera BTN sangat tinggi. Hal itu dibuktikan dalam waktu beberapa hari sejak penandatanganan nota kesepahaman pada 27 Mei 2021 jumlah ASN yang berminat mencapai hampir 200 orang.
Baca Juga: Pertimbangkan Hal Ini Sebelum Beli Rumah Lewat KPR
 
&quot;Peminatnya membludak untuk proyek inisiasi ini. Baru seminggu sejak tanggal 20 Mei MoU sudah bisa dilakukan akad kredit perdana secara simbolis,&quot; ujar Ariev dilansir dari Antara, Jumat (28/5/2021).
Ariev menegaskan, tujuan besar dan tugas utama BP Tapera memastikan dana Tapera dapat dinikmati oleh peserta, khususnya peserta Masyarakat Berpenghasilan Rendah atau MBR dalam hal pembiayaan perumahan.
Baca Juga:&amp;nbsp; PNS Gaji Rp4 Juta Bisa Ajukan KPR, Bunganya 5%
 
Menurut Ariev, dimulai dari pemberian manfaat perumahan bagi Peserta Tapera Lampung, selanjutnya target BP Tapera adalah area lain di seluruh Indonesia.
&quot;Setelah Lampung, kami juga akan mendorong pemberian manfaat di seluruh Indonesia, mulai dari Bogor, Solo dan kota-kota lainnya,&quot; kata Ariev.
Sementara itu, Direktur Consumer And Commercial Lending Bank BTN  Hirwandi Gafar mengatakan, perseroan akan menjadi mitra bagi BP Tapera  untuk bisa mewujudkan impian para ASN untuk memiliki rumah pertama. Akad  kredit perdana bagi ASN di Lampung merupakan langkah awal yang menjadi  momentum untuk bisa mendongkrak pembangunan sejuta rumah yang  dicanangkan Presiden Jokowi.
&quot;Bank BTN turut mendukung dan akan menyukseskan program BP Tapera  dalam memberikan kemudahan pembiayaan perumahan bagi pesertanya. Ini  menjadi komitemen kami di BTN,&quot; ujar Hirwandi.
Menurut Hirwandi, dengan berkolaborasi bersama BTN maka peserta  Tapera akan menikmati KPR Tapera BTN dengan bunga yang terjangkau dengan  jangka waktu hingga 30 tahun.
KPR Tapera BTN menawarkan tiga skema pembiayaan sesuai kelompok  penghasilan. Untuk Kelompok Penghasilan I dengan penghasilan di bawah  Rp4 juta akan mendapatkan suku bunga KPR sebesar 5 persen bunga tetap  atau fixed rate dengan tenor sampai dengan 30 tahun.
Pada kelompok penghasilan II dengan penghasilan berkisar Rp4 juta-Rp6  juta dikenakan bunga KPR 6 persen fixed rate dengan tenor sampai dengan  20 tahun. Kemudian, untuk kelompok penghasilan III dengan penghasilan  Rp6 juta-Rp8 juta dapat mengakses KPR dengan bunga 7 persen fixed rate  dengan tenor sampai dengan 20 tahun.
Adapun, untuk dapat mengakses KPR Tapera BTN, masyarakat diwajibkan  untuk memenuhi ketentuan dan persyaratan untuk mendapatkan pembiayaan  Tapera seperti peserta masuk kedalam golongan masyarakat berpenghasilan  rendah (MBR) ,belum memiliki rumah dan menjadi peserta Tapera aktif dan  lancar membayar simpanan peserta selama 12 bulan. Harga rumah yang dapat  dimiliki peserta aktif Tapera beragam mulai dari Rp112 juta hingga  Rp292 juta.
Menurut Hirwandi, manfaat yang diberikan BP Tapera bukan hanya untuk  membeli rumah. Namun juga bisa untuk membangun rumah sendiri bagi yang  sudah memiliki tanah bersertifikat atau ingin merenovasi rumahnya.
Dengan berkolaborasi bersama BP Tapera, Hirwandi mengungkapkan, jika  11.000 unit rumah bagi peserta BP Tapera bisa disalurkan maka total  pembiayaannya mencapai sekitar Rp1,7 triliun sampai Rp2 triliun.  Sedangkan tahun ini target dari BP Tapera bisa menyalurkan manfaat  pembiayaan rumah sekitar 51.000 unit, sehingga total pembiayaan yang  bisa disalurkan BTN dalam KPR Tapera sekitar Rp7 triliun.
&quot;Kami berharap 51.000 unit tersebut nantinya dapat melibatkan mitra  pengembang baik dari Apersi, REI maupun Himpera,&quot; kata Hirwandi.
Sementara itu, Direktur Perum Perumnas Tambok Setyawati mengapresiasi   kontribusi berbagai pihak dalam sinergi tersebut, sehingga tahapan  akad  massal di Samesta Pesawaran Lampung ini dapat terlaksana tidak  lama  dari penandatanganan nota kesepahaman pada 20 Mei 2021 lalu.
&amp;ldquo;Kami optimistis dalam penyaluran manfaat pembiayaan perumahan yang   merupakan sinergi antara Perumnas, BP Tapera dan Bank BTN ini dapat   dilaksanakan secara maksimal dan berdampak positif bagi para penerima   manfaat,&quot; ujar Tambok.
Dia menuturkan, dalam akad perdana KPR Tapera di Perumahan Semesta   Pesawaran Residence, ada 233 unit yang siap disediakan Perumnas. Adapun   untuk tahap pertama program KPR Tapera tersebut, Perumnas siap   mendukungh dengan menyediakan sekitar 7.000 unit rumah yang tersebar di   beberapa daerah seperti Samesta Pesawaran Residence Lampung, Samesta   Dramaga Bogor, Samesta Pasadana Bandung, Samesta Griya Martubung Medan,   Samesta Jeruk Sawit Permai Solo, dan Samesta Griya Karangpawitan Garut   dan proyek lainnya.</description><content:encoded>&amp;nbsp;JAKARTA - Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) menargetkan pembiayaan KPR untuk PNS bisa mencapai 51.000 unit hingga akhir tahun ini. Sebab, kebutuhan pembiayaan KPR untuk PNS sangat tinggi.
Deputi Komisioner Bidang Pemanfaatan Dana Tapera Ariev Baginda Siregar mengatakan, dalam akad perdana yang dilakukan bersama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk dan Perum Perumnas, ASN yang menjadi peminat KPR Tapera BTN sangat tinggi. Hal itu dibuktikan dalam waktu beberapa hari sejak penandatanganan nota kesepahaman pada 27 Mei 2021 jumlah ASN yang berminat mencapai hampir 200 orang.
Baca Juga: Pertimbangkan Hal Ini Sebelum Beli Rumah Lewat KPR
 
&quot;Peminatnya membludak untuk proyek inisiasi ini. Baru seminggu sejak tanggal 20 Mei MoU sudah bisa dilakukan akad kredit perdana secara simbolis,&quot; ujar Ariev dilansir dari Antara, Jumat (28/5/2021).
Ariev menegaskan, tujuan besar dan tugas utama BP Tapera memastikan dana Tapera dapat dinikmati oleh peserta, khususnya peserta Masyarakat Berpenghasilan Rendah atau MBR dalam hal pembiayaan perumahan.
Baca Juga:&amp;nbsp; PNS Gaji Rp4 Juta Bisa Ajukan KPR, Bunganya 5%
 
Menurut Ariev, dimulai dari pemberian manfaat perumahan bagi Peserta Tapera Lampung, selanjutnya target BP Tapera adalah area lain di seluruh Indonesia.
&quot;Setelah Lampung, kami juga akan mendorong pemberian manfaat di seluruh Indonesia, mulai dari Bogor, Solo dan kota-kota lainnya,&quot; kata Ariev.
Sementara itu, Direktur Consumer And Commercial Lending Bank BTN  Hirwandi Gafar mengatakan, perseroan akan menjadi mitra bagi BP Tapera  untuk bisa mewujudkan impian para ASN untuk memiliki rumah pertama. Akad  kredit perdana bagi ASN di Lampung merupakan langkah awal yang menjadi  momentum untuk bisa mendongkrak pembangunan sejuta rumah yang  dicanangkan Presiden Jokowi.
&quot;Bank BTN turut mendukung dan akan menyukseskan program BP Tapera  dalam memberikan kemudahan pembiayaan perumahan bagi pesertanya. Ini  menjadi komitemen kami di BTN,&quot; ujar Hirwandi.
Menurut Hirwandi, dengan berkolaborasi bersama BTN maka peserta  Tapera akan menikmati KPR Tapera BTN dengan bunga yang terjangkau dengan  jangka waktu hingga 30 tahun.
KPR Tapera BTN menawarkan tiga skema pembiayaan sesuai kelompok  penghasilan. Untuk Kelompok Penghasilan I dengan penghasilan di bawah  Rp4 juta akan mendapatkan suku bunga KPR sebesar 5 persen bunga tetap  atau fixed rate dengan tenor sampai dengan 30 tahun.
Pada kelompok penghasilan II dengan penghasilan berkisar Rp4 juta-Rp6  juta dikenakan bunga KPR 6 persen fixed rate dengan tenor sampai dengan  20 tahun. Kemudian, untuk kelompok penghasilan III dengan penghasilan  Rp6 juta-Rp8 juta dapat mengakses KPR dengan bunga 7 persen fixed rate  dengan tenor sampai dengan 20 tahun.
Adapun, untuk dapat mengakses KPR Tapera BTN, masyarakat diwajibkan  untuk memenuhi ketentuan dan persyaratan untuk mendapatkan pembiayaan  Tapera seperti peserta masuk kedalam golongan masyarakat berpenghasilan  rendah (MBR) ,belum memiliki rumah dan menjadi peserta Tapera aktif dan  lancar membayar simpanan peserta selama 12 bulan. Harga rumah yang dapat  dimiliki peserta aktif Tapera beragam mulai dari Rp112 juta hingga  Rp292 juta.
Menurut Hirwandi, manfaat yang diberikan BP Tapera bukan hanya untuk  membeli rumah. Namun juga bisa untuk membangun rumah sendiri bagi yang  sudah memiliki tanah bersertifikat atau ingin merenovasi rumahnya.
Dengan berkolaborasi bersama BP Tapera, Hirwandi mengungkapkan, jika  11.000 unit rumah bagi peserta BP Tapera bisa disalurkan maka total  pembiayaannya mencapai sekitar Rp1,7 triliun sampai Rp2 triliun.  Sedangkan tahun ini target dari BP Tapera bisa menyalurkan manfaat  pembiayaan rumah sekitar 51.000 unit, sehingga total pembiayaan yang  bisa disalurkan BTN dalam KPR Tapera sekitar Rp7 triliun.
&quot;Kami berharap 51.000 unit tersebut nantinya dapat melibatkan mitra  pengembang baik dari Apersi, REI maupun Himpera,&quot; kata Hirwandi.
Sementara itu, Direktur Perum Perumnas Tambok Setyawati mengapresiasi   kontribusi berbagai pihak dalam sinergi tersebut, sehingga tahapan  akad  massal di Samesta Pesawaran Lampung ini dapat terlaksana tidak  lama  dari penandatanganan nota kesepahaman pada 20 Mei 2021 lalu.
&amp;ldquo;Kami optimistis dalam penyaluran manfaat pembiayaan perumahan yang   merupakan sinergi antara Perumnas, BP Tapera dan Bank BTN ini dapat   dilaksanakan secara maksimal dan berdampak positif bagi para penerima   manfaat,&quot; ujar Tambok.
Dia menuturkan, dalam akad perdana KPR Tapera di Perumahan Semesta   Pesawaran Residence, ada 233 unit yang siap disediakan Perumnas. Adapun   untuk tahap pertama program KPR Tapera tersebut, Perumnas siap   mendukungh dengan menyediakan sekitar 7.000 unit rumah yang tersebar di   beberapa daerah seperti Samesta Pesawaran Residence Lampung, Samesta   Dramaga Bogor, Samesta Pasadana Bandung, Samesta Griya Martubung Medan,   Samesta Jeruk Sawit Permai Solo, dan Samesta Griya Karangpawitan Garut   dan proyek lainnya.</content:encoded></item></channel></rss>
