<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penumpang Bandara Juanda Naik 16% Pasca-Larangan Mudik</title><description>Bandara Juanda Sidoarjo mengalami kenaikan jumlah penumpang pasca peniadaan larangan dan pengetatan mudik.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/05/30/320/2417464/penumpang-bandara-juanda-naik-16-pasca-larangan-mudik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/05/30/320/2417464/penumpang-bandara-juanda-naik-16-pasca-larangan-mudik"/><item><title>Penumpang Bandara Juanda Naik 16% Pasca-Larangan Mudik</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/05/30/320/2417464/penumpang-bandara-juanda-naik-16-pasca-larangan-mudik</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/05/30/320/2417464/penumpang-bandara-juanda-naik-16-pasca-larangan-mudik</guid><pubDate>Minggu 30 Mei 2021 13:21 WIB</pubDate><dc:creator>Avirista Midaada</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/05/30/320/2417464/penumpang-bandara-juanda-naik-16-pasca-larangan-mudik-wkhyJ4NjoG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Bandara (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/05/30/320/2417464/penumpang-bandara-juanda-naik-16-pasca-larangan-mudik-wkhyJ4NjoG.jpg</image><title>Ilustrasi Bandara (Foto: Okezone.com)</title></images><description>SIDOARJO - Bandara Juanda Sidoarjo mengalami kenaikan jumlah penumpang pasca peniadaan larangan dan pengetatan mudik. Kenaikan jumlah penumpang mulai tampak sejak periode peniadaan mudik pada 18 Mei 2021 hingga data terakhir pada 28 Mei 2021.
General Manager Bandar Udara Internasional Juanda Kicky Salvachdie mengatakan, tren kenaikan jumlah penumpang terjadi sejak memasuki masa pengetatan mudik pada 18 Mei 2021 lalu.
&quot;Mulai tanggal 18 Mei 2021, tren jumlah penumpang kembali seperti sebelum peniadaan mudik, per hari kami layani lebih dari 20 ribu penumpang,&quot; ucap Kicky melalui rilis yang diterima pada Minggu pagi (30/5/2021).
Baca Juga: Tak Ada 'Hilal', Industri Bandara Belum Akan Cuan
Kicky menyebut, pada rentang waktu 11 hari sejak tanggal 18 Mei - 28 Mei 2021 per hari ada rata - rata penumpang sebanyak 26.344 orang. &quot;Dimana jumlah terbanyak terjadi pada Rabu (26/5/2021) sejumlah 32.149 penumpang, atau meningkat 16% jika dibanding hari sebelumnya yakni sejumlah 27.798 penumpang,&amp;rdquo; ungkap dia kembali.
Dijelaskan Kicky, Bandara Juanda sendiri selama periode 6 - 24 Mei 2021 telah melayani 197.002 penumpang yang didominasi penumpang domestik sebanyak 191.151 orang, sedangkan penumpang penerbangan internasional sebanyak 5.851 orang.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8wNS8yOC8xLzEzNDA2Ny8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
&quot;Pada periode posko lebaran kali ini, jumlah pergerakan pesawat mencapai 1.864 pesawat dimana 1.734 pesawat adalah penerbangan domestik dan 130 pesawat penerbangan internasional atau repatriasi. Sedangkan jumlah total pengiriman kargo mencapai 2.482.278 kg yaitu 2.033.702 kg pengiriman kargo domestik dan 448.576 kg pengiriman kargo internasional,&amp;rdquo; terangnya.
Meski arus penumpang di Bandara Internasional Juanda masih cukup padat, Kicky mengungkapkan pihaknya berkomitmen menyelenggarakan protokol kesehatan demi mencegah penyebaran COVID-19. Apalagi Bandara Juanda merupakan salah satu pintu masuk kedatangan internasional, yang rentang membawa virus melalui orang.Pihaknya juga terus mengingatkan penumpang agar tak berkerumun di  area - area tertentu. Bahkan ada petugas khusus yang disiapkan pengelola  untuk meminimalisir adanya kerumunan - kerumunan. &quot;Penertiban antrian  untuk menjaga jarak tetap terus dilakukan oleh petugas bandara baik  secara langsung maupun melalui pengeras suara selama periode tertentu,&quot;  beber dia.
&quot;Bagi pengguna jasa yang memiliki waktu keberangkatan lebih dari 2,5  jam namun sudah tiba di bandara, petugas di lapangan akan mengingatkan  agar dapat menunggu di area kursi yang telah disediakan di lobby atau di  tenant - tenant restoran yang ada,&amp;rdquo; tambahnya.
Dia juga mengimbau agar para calon penumpang melengkapi dokumen  syarat perjalanan selama masa pandemi Covid-19. Dimana pasca peniadaan  larangan mudik ada aturan khusus bagi penumpang yang menuju ke Bali  terkait tes rapid antigen atau tes PCR dan tes GeNose C-19.
&quot;Untuk tujuan pulau Bali disyaratkan PCR/Rapid Antigen 2x24 Jam atau  GeNose C19 1x24 Jam. Sedangkan daerah lainnya PCR 3X24 Jam, Rapid  Antigen 2x24 Jam atau GeNose C19 1x24 Jam. Kami berharap para calon  penumpang dapat mempersiapkan dokumen perjalanan sesuai aturan guna  kenyamanan saat melakukan perjalanan,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>SIDOARJO - Bandara Juanda Sidoarjo mengalami kenaikan jumlah penumpang pasca peniadaan larangan dan pengetatan mudik. Kenaikan jumlah penumpang mulai tampak sejak periode peniadaan mudik pada 18 Mei 2021 hingga data terakhir pada 28 Mei 2021.
General Manager Bandar Udara Internasional Juanda Kicky Salvachdie mengatakan, tren kenaikan jumlah penumpang terjadi sejak memasuki masa pengetatan mudik pada 18 Mei 2021 lalu.
&quot;Mulai tanggal 18 Mei 2021, tren jumlah penumpang kembali seperti sebelum peniadaan mudik, per hari kami layani lebih dari 20 ribu penumpang,&quot; ucap Kicky melalui rilis yang diterima pada Minggu pagi (30/5/2021).
Baca Juga: Tak Ada 'Hilal', Industri Bandara Belum Akan Cuan
Kicky menyebut, pada rentang waktu 11 hari sejak tanggal 18 Mei - 28 Mei 2021 per hari ada rata - rata penumpang sebanyak 26.344 orang. &quot;Dimana jumlah terbanyak terjadi pada Rabu (26/5/2021) sejumlah 32.149 penumpang, atau meningkat 16% jika dibanding hari sebelumnya yakni sejumlah 27.798 penumpang,&amp;rdquo; ungkap dia kembali.
Dijelaskan Kicky, Bandara Juanda sendiri selama periode 6 - 24 Mei 2021 telah melayani 197.002 penumpang yang didominasi penumpang domestik sebanyak 191.151 orang, sedangkan penumpang penerbangan internasional sebanyak 5.851 orang.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8wNS8yOC8xLzEzNDA2Ny8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
&quot;Pada periode posko lebaran kali ini, jumlah pergerakan pesawat mencapai 1.864 pesawat dimana 1.734 pesawat adalah penerbangan domestik dan 130 pesawat penerbangan internasional atau repatriasi. Sedangkan jumlah total pengiriman kargo mencapai 2.482.278 kg yaitu 2.033.702 kg pengiriman kargo domestik dan 448.576 kg pengiriman kargo internasional,&amp;rdquo; terangnya.
Meski arus penumpang di Bandara Internasional Juanda masih cukup padat, Kicky mengungkapkan pihaknya berkomitmen menyelenggarakan protokol kesehatan demi mencegah penyebaran COVID-19. Apalagi Bandara Juanda merupakan salah satu pintu masuk kedatangan internasional, yang rentang membawa virus melalui orang.Pihaknya juga terus mengingatkan penumpang agar tak berkerumun di  area - area tertentu. Bahkan ada petugas khusus yang disiapkan pengelola  untuk meminimalisir adanya kerumunan - kerumunan. &quot;Penertiban antrian  untuk menjaga jarak tetap terus dilakukan oleh petugas bandara baik  secara langsung maupun melalui pengeras suara selama periode tertentu,&quot;  beber dia.
&quot;Bagi pengguna jasa yang memiliki waktu keberangkatan lebih dari 2,5  jam namun sudah tiba di bandara, petugas di lapangan akan mengingatkan  agar dapat menunggu di area kursi yang telah disediakan di lobby atau di  tenant - tenant restoran yang ada,&amp;rdquo; tambahnya.
Dia juga mengimbau agar para calon penumpang melengkapi dokumen  syarat perjalanan selama masa pandemi Covid-19. Dimana pasca peniadaan  larangan mudik ada aturan khusus bagi penumpang yang menuju ke Bali  terkait tes rapid antigen atau tes PCR dan tes GeNose C-19.
&quot;Untuk tujuan pulau Bali disyaratkan PCR/Rapid Antigen 2x24 Jam atau  GeNose C19 1x24 Jam. Sedangkan daerah lainnya PCR 3X24 Jam, Rapid  Antigen 2x24 Jam atau GeNose C19 1x24 Jam. Kami berharap para calon  penumpang dapat mempersiapkan dokumen perjalanan sesuai aturan guna  kenyamanan saat melakukan perjalanan,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
