<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Garuda Tawarkan Karyawan Pensiun Dini, Begini Skema Pembayarannya</title><description>PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) menawarkan program pensiun dini kepada karyawannya.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/05/30/320/2417512/garuda-tawarkan-karyawan-pensiun-dini-begini-skema-pembayarannya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/05/30/320/2417512/garuda-tawarkan-karyawan-pensiun-dini-begini-skema-pembayarannya"/><item><title>Garuda Tawarkan Karyawan Pensiun Dini, Begini Skema Pembayarannya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/05/30/320/2417512/garuda-tawarkan-karyawan-pensiun-dini-begini-skema-pembayarannya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/05/30/320/2417512/garuda-tawarkan-karyawan-pensiun-dini-begini-skema-pembayarannya</guid><pubDate>Minggu 30 Mei 2021 14:04 WIB</pubDate><dc:creator>Aditya Pratama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/05/30/320/2417512/garuda-tawarkan-karyawan-pensiun-dini-begini-skema-pembayarannya-PW5Y2tM3Ps.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Garuda Indonesia (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/05/30/320/2417512/garuda-tawarkan-karyawan-pensiun-dini-begini-skema-pembayarannya-PW5Y2tM3Ps.JPG</image><title>Garuda Indonesia (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) menawarkan program pensiun dini kepada karyawannya. Hal ini dilakukan agar dapat bertahan di tengah kondisi sulit akibat pandemi Covid-19.
Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengungkapkan alasan menawarkan program pensiun dini di tengah situasi pandemi yang masih terus berlangsung, dimana Perseroan mengharuskan perusahaan melakukan langkah penyesuaian aspek supply dan demand di tengah penurunan kinerja operasi imbas penurunan trafik penerbangan yang terjadi secara signifikan.
Baca Juga: 6 Fakta Garuda Tawarkan Pensiun Dini dan Sriwijaya Air Rumahkan Karyawan
 
&quot;Perlu kiranya kami sampaikan bahwa program pensiun dipercepat ini ditawarkan secara sukarela terhadap karyawan yang telah memenuhi kriteria,&quot; ujar Irfan dalam keterangannya, ditulis Minggu (30/5/2021).
Irfan menambahkan, penawaran program ini juga sejalan dengan upaya pemulihan kinerja usaha yang tengah dijalankan guna menjadikan maskapai plat merah ini menjadi lebih sehat serta adaptif menjawab tantangan kinerja usaha di era kenormalan baru.
Baca Juga: Garuda Indonesia Punya Utang Rp70 Triliun, Bisa Lunas?
 
&quot;Kebijakan ini menjadi penawaran terbaik yang dapat kami upayakan terhadap karyawan ditengah situasi pandemi saat ini, yang tentunya senantiasa mengedepankan kepentingan bersama seluruh pihak, dalam hal ini karyawan maupun Perusahaan,&quot; kata dia.
Irfan menjelaskan, program pensiun dini dibuka mulai 19 Mei 2021 dan  ditutup pada 19 Juni 2021. Kepada karyawan yang bersedia pensiun dini  akan memperoleh hak sesuai pasal 64 Perjanjian Kerja Bersama (PKB),  yaitu 2 kali pesangon, 1 kali uang penghargaan masa kerja, uang  pengganti hak, dan tiket konsesi buat mereka yang masih kerja aktif di  atas 16 tahun.
Selain itu, manajemen Garuda Indonesia akan menambahkan 2 kali  penghasilan bulanan, kompensasi atas sisa cuti yang belum diambil,  kompensasi atas casual sickness tahun 2020, tunjangan tengah tahun 2020  dan tahun 2021 bagi yang eligible (berhak) dan pembayaran penghasilan  yang selama ini ditunda juga akan menjadi hak karyawan.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) menawarkan program pensiun dini kepada karyawannya. Hal ini dilakukan agar dapat bertahan di tengah kondisi sulit akibat pandemi Covid-19.
Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengungkapkan alasan menawarkan program pensiun dini di tengah situasi pandemi yang masih terus berlangsung, dimana Perseroan mengharuskan perusahaan melakukan langkah penyesuaian aspek supply dan demand di tengah penurunan kinerja operasi imbas penurunan trafik penerbangan yang terjadi secara signifikan.
Baca Juga: 6 Fakta Garuda Tawarkan Pensiun Dini dan Sriwijaya Air Rumahkan Karyawan
 
&quot;Perlu kiranya kami sampaikan bahwa program pensiun dipercepat ini ditawarkan secara sukarela terhadap karyawan yang telah memenuhi kriteria,&quot; ujar Irfan dalam keterangannya, ditulis Minggu (30/5/2021).
Irfan menambahkan, penawaran program ini juga sejalan dengan upaya pemulihan kinerja usaha yang tengah dijalankan guna menjadikan maskapai plat merah ini menjadi lebih sehat serta adaptif menjawab tantangan kinerja usaha di era kenormalan baru.
Baca Juga: Garuda Indonesia Punya Utang Rp70 Triliun, Bisa Lunas?
 
&quot;Kebijakan ini menjadi penawaran terbaik yang dapat kami upayakan terhadap karyawan ditengah situasi pandemi saat ini, yang tentunya senantiasa mengedepankan kepentingan bersama seluruh pihak, dalam hal ini karyawan maupun Perusahaan,&quot; kata dia.
Irfan menjelaskan, program pensiun dini dibuka mulai 19 Mei 2021 dan  ditutup pada 19 Juni 2021. Kepada karyawan yang bersedia pensiun dini  akan memperoleh hak sesuai pasal 64 Perjanjian Kerja Bersama (PKB),  yaitu 2 kali pesangon, 1 kali uang penghargaan masa kerja, uang  pengganti hak, dan tiket konsesi buat mereka yang masih kerja aktif di  atas 16 tahun.
Selain itu, manajemen Garuda Indonesia akan menambahkan 2 kali  penghasilan bulanan, kompensasi atas sisa cuti yang belum diambil,  kompensasi atas casual sickness tahun 2020, tunjangan tengah tahun 2020  dan tahun 2021 bagi yang eligible (berhak) dan pembayaran penghasilan  yang selama ini ditunda juga akan menjadi hak karyawan.</content:encoded></item></channel></rss>
