<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Limbah Sisik Ikan Disulap Jadi Cuan</title><description>Belum banyak yang tau kalau sisik ikan bisa dijadikan peluang bisnis yang bernilai ekonomi tinggi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/05/30/455/2417527/limbah-sisik-ikan-disulap-jadi-cuan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/05/30/455/2417527/limbah-sisik-ikan-disulap-jadi-cuan"/><item><title>Limbah Sisik Ikan Disulap Jadi Cuan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/05/30/455/2417527/limbah-sisik-ikan-disulap-jadi-cuan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/05/30/455/2417527/limbah-sisik-ikan-disulap-jadi-cuan</guid><pubDate>Minggu 30 Mei 2021 14:31 WIB</pubDate><dc:creator>Alfie Al Rasyid</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/05/30/455/2417527/limbah-sisik-ikan-disulap-jadi-cuan-4snIhzbsiu.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kerajinan Sisik Ikan (Foto: Alfie)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/05/30/455/2417527/limbah-sisik-ikan-disulap-jadi-cuan-4snIhzbsiu.jpg</image><title>Kerajinan Sisik Ikan (Foto: Alfie)</title></images><description>JAKARTA - Belum banyak yang tau kalau sisik ikan bisa dijadikan peluang bisnis yang bernilai ekonomi tinggi. Di Batam, sisik ikan yang kerap mencemari lingkungan disulap menjadi kerajinan tangan yang cantik dan bisa dijual.
Baca Juga:&amp;nbsp; Mengintip Suburnya Lahan Pertanian di Samping Proyek Jakarta International Stadium, Petani Raup Rp3 Juta
 
Tak hanya pasar Indonesia, kerajinan dari sisik ikan ini juga diekspor hingga Malaysia dan Singapura.
Seorang Ibu Rumah Tangga bernama Monalisa adalah salah satu pengrajin bunga dari sisik ikan. Berawal dari hobi menanam bunga, dia akhirnya memiliki ide kreatif mengubah sisik ikan menjadi kerajinan tangan.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8wNS8xMy81LzEzMzM2Ny8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Awalnya, Monalisa sering mengumpulkan limbah sisik ikan di pasar. Kemudian dia bersihkan sisik itu dan dirangkai menjadi kerajinan bunga. Namun kini, setelah usahanya berkembang dia tidak lagi mengambil sisik ikan di pasar melainkan ada pemasok.
Adapun cara pembuatannya tak sulit. Sisik ikan dibersihkan kemudian dijemur dan dilubangi menggunakan mesin. Setelah itu sisik ikan ini dirangkai menjadi kelopak bunga.
Untuk membuat tangkainya, Monalisa menggunakan kawat yang dibalut  dengan pita emas. Selain bunga sisik ikan, Monalisa juga membuat  kerajinan dari Gonggong atau siput.
Hasil kerajinan sisik ikan ini dibanderol dari harga Rp100 ribu.  Monalisa juga mengekspor kerajinan sisik ikan ke Malaysia dan Singapura.
Berjalan sudah 8 tahun, Monalisa juga membuat sisik ikan menjadi  berbagai macam bentuk. Selain bunga, ada bentuk kotak tisu, tempat  pensil hingga miniatur lainnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Belum banyak yang tau kalau sisik ikan bisa dijadikan peluang bisnis yang bernilai ekonomi tinggi. Di Batam, sisik ikan yang kerap mencemari lingkungan disulap menjadi kerajinan tangan yang cantik dan bisa dijual.
Baca Juga:&amp;nbsp; Mengintip Suburnya Lahan Pertanian di Samping Proyek Jakarta International Stadium, Petani Raup Rp3 Juta
 
Tak hanya pasar Indonesia, kerajinan dari sisik ikan ini juga diekspor hingga Malaysia dan Singapura.
Seorang Ibu Rumah Tangga bernama Monalisa adalah salah satu pengrajin bunga dari sisik ikan. Berawal dari hobi menanam bunga, dia akhirnya memiliki ide kreatif mengubah sisik ikan menjadi kerajinan tangan.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8wNS8xMy81LzEzMzM2Ny8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Awalnya, Monalisa sering mengumpulkan limbah sisik ikan di pasar. Kemudian dia bersihkan sisik itu dan dirangkai menjadi kerajinan bunga. Namun kini, setelah usahanya berkembang dia tidak lagi mengambil sisik ikan di pasar melainkan ada pemasok.
Adapun cara pembuatannya tak sulit. Sisik ikan dibersihkan kemudian dijemur dan dilubangi menggunakan mesin. Setelah itu sisik ikan ini dirangkai menjadi kelopak bunga.
Untuk membuat tangkainya, Monalisa menggunakan kawat yang dibalut  dengan pita emas. Selain bunga sisik ikan, Monalisa juga membuat  kerajinan dari Gonggong atau siput.
Hasil kerajinan sisik ikan ini dibanderol dari harga Rp100 ribu.  Monalisa juga mengekspor kerajinan sisik ikan ke Malaysia dan Singapura.
Berjalan sudah 8 tahun, Monalisa juga membuat sisik ikan menjadi  berbagai macam bentuk. Selain bunga, ada bentuk kotak tisu, tempat  pensil hingga miniatur lainnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
