<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jadi Komisaris Bergaji Miliaran, Ini Sederet Tugas Abdee Slank dari Erick Thohir</title><description>Abdi Negara Nurdin atau Abdee Slank ditetapkan sebagai Komisaris Independen PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/05/31/320/2417851/jadi-komisaris-bergaji-miliaran-ini-sederet-tugas-abdee-slank-dari-erick-thohir</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/05/31/320/2417851/jadi-komisaris-bergaji-miliaran-ini-sederet-tugas-abdee-slank-dari-erick-thohir"/><item><title>Jadi Komisaris Bergaji Miliaran, Ini Sederet Tugas Abdee Slank dari Erick Thohir</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/05/31/320/2417851/jadi-komisaris-bergaji-miliaran-ini-sederet-tugas-abdee-slank-dari-erick-thohir</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/05/31/320/2417851/jadi-komisaris-bergaji-miliaran-ini-sederet-tugas-abdee-slank-dari-erick-thohir</guid><pubDate>Senin 31 Mei 2021 11:58 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/05/31/320/2417851/jadi-komisaris-bergaji-miliaran-ini-sederet-tugas-abdee-slank-dari-erick-thohir-qQ6CTtaJuS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Abdee Slank Jadi Komisari Telkom (Foto: Instagram)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/05/31/320/2417851/jadi-komisaris-bergaji-miliaran-ini-sederet-tugas-abdee-slank-dari-erick-thohir-qQ6CTtaJuS.jpg</image><title>Abdee Slank Jadi Komisari Telkom (Foto: Instagram)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Abdi Negara Nurdin atau Abdee Slank ditetapkan sebagai Komisaris Independen PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. Salah satu alasan penunjukan Abdee Slank adalah penguatan konten digital di Telkom.
Perusahaan teknologi informasi dan komunikasi pelat merah itu tengah membuat platform distribusi konten media, sebagai dukungan kepada industri media dalam negeri di tengah disrupsi platform digital asing.
Langkah itu sesuai dengan instruksi Menteri BUMN, Erick Thohir, bahwa Telkom Indonesia harus menjadi agregator bagi konten digital dan game lokal di Indonesia.
Baca Juga: Abdee Slank Jadi Komisaris Telkom, Analis Sebut Direksi yang Punya Strategi
 
&quot;Telkom,  bagaimana Telkom ini bisa menjadi agregator atau infrastruktur konten dan game lokal. Dan tentu menganalisis data atau big data yang apakah advertising, apakah yang lain, tetapi ini menjadi sebuah akses yang menarik,&quot; ujarnya dalam diskusi virtual dikutip, Senin (31/5/2021).
Melalui anak usahanya seperti Indihome atau Telkomsel, emiten bisa merealisasikan bisnis konten digital dan game karya anak bangsa. Meski begitu, BUMN Telekomunikasi itu tidak bisa menutup diri dengan konten asing.
Karenanya, dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) BUMN Telekomunikasi beberapa hari lalu, pemegang saham menetapkan Abdee Slank sebagai Komisaris Independen. Mereka menilai, pengalaman Abdee di dunia musik sejalan dengan core business Telkom, khususnya di sektor konten digital. Pengalaman bermusik Abdee, menjadi modal besar untuk pengembangan bisnis telkom ke depannya. Sebab, konten menjadi hal fundamental dalam era 4.0.
Baca Juga: Jabatan Komisaris Abdee Slank Tuai Pro-Kontra, Ini Kata Istana
 
Lantas, apa yang akan dilakukan Abdee sebagai pejabat BUMN? Secara umum, Komisaris Independen bertanggung jawab untuk melakukan pengawasan dan juga mewakili kepentingan pemegang saham minoritas.
Namun, untuk core business di sektor digital, Telkom tengah menyusun sejumlah skema. Direktur Utama Telkom, Ririek Adriansyah mengatakan, pihaknya mulai berdiskusi dengan beberapa pihak dalam mengembangkan platform yang akan digarap secara kolaboratif itu.Platform digital itu akan melibatkan para pengiklan, publisher,  media, agensi. Hal ini sejalan dengan portofolio bisnis emiten yang  beragam, sehingga tidak terlalu bergantung pada salah satu segmen  bisnis.
Platform tersebut, menurut Ririek, tidak hanya sekadar membantu  media, namun juga sebagai upaya untuk membendung penyebaran  misinformasi, dan membantu masyarakat untuk mendapatkan informasi  langsung dari sumber yang terpercaya.
Pada 2020, Telkom mencatat Laba sebelum Bunga, Pajak, Depresiasi, dan  Amortisasi (EBITDA) mencapai Rp18,76 triliun dengan laba bersih sebesar  Rp5,86 triliun.
Hal itu dikontribusi oleh digital business Telkomsel dan fixed  broadband IndiHome sebagai mesin pertumbuhan perusahaan yang mencatatkan  pertumbuhan masing-masing 16,3% dan 19,7% dibanding periode yang sama  2019. Kedua lini bisnis ini diharapkan dapat menjadi andalan bagi  pertumbuhan bisnis perusahaan di masa depan.
Meski dalam kondisi persaingan yang ketat di industri telekomunikasi,  Telkom meyakini terus membangun infrastruktur broadband baik untuk  mobile maupun fixed line guna menjamin pertumbuhan bisnis di masa depan.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Abdi Negara Nurdin atau Abdee Slank ditetapkan sebagai Komisaris Independen PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. Salah satu alasan penunjukan Abdee Slank adalah penguatan konten digital di Telkom.
Perusahaan teknologi informasi dan komunikasi pelat merah itu tengah membuat platform distribusi konten media, sebagai dukungan kepada industri media dalam negeri di tengah disrupsi platform digital asing.
Langkah itu sesuai dengan instruksi Menteri BUMN, Erick Thohir, bahwa Telkom Indonesia harus menjadi agregator bagi konten digital dan game lokal di Indonesia.
Baca Juga: Abdee Slank Jadi Komisaris Telkom, Analis Sebut Direksi yang Punya Strategi
 
&quot;Telkom,  bagaimana Telkom ini bisa menjadi agregator atau infrastruktur konten dan game lokal. Dan tentu menganalisis data atau big data yang apakah advertising, apakah yang lain, tetapi ini menjadi sebuah akses yang menarik,&quot; ujarnya dalam diskusi virtual dikutip, Senin (31/5/2021).
Melalui anak usahanya seperti Indihome atau Telkomsel, emiten bisa merealisasikan bisnis konten digital dan game karya anak bangsa. Meski begitu, BUMN Telekomunikasi itu tidak bisa menutup diri dengan konten asing.
Karenanya, dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) BUMN Telekomunikasi beberapa hari lalu, pemegang saham menetapkan Abdee Slank sebagai Komisaris Independen. Mereka menilai, pengalaman Abdee di dunia musik sejalan dengan core business Telkom, khususnya di sektor konten digital. Pengalaman bermusik Abdee, menjadi modal besar untuk pengembangan bisnis telkom ke depannya. Sebab, konten menjadi hal fundamental dalam era 4.0.
Baca Juga: Jabatan Komisaris Abdee Slank Tuai Pro-Kontra, Ini Kata Istana
 
Lantas, apa yang akan dilakukan Abdee sebagai pejabat BUMN? Secara umum, Komisaris Independen bertanggung jawab untuk melakukan pengawasan dan juga mewakili kepentingan pemegang saham minoritas.
Namun, untuk core business di sektor digital, Telkom tengah menyusun sejumlah skema. Direktur Utama Telkom, Ririek Adriansyah mengatakan, pihaknya mulai berdiskusi dengan beberapa pihak dalam mengembangkan platform yang akan digarap secara kolaboratif itu.Platform digital itu akan melibatkan para pengiklan, publisher,  media, agensi. Hal ini sejalan dengan portofolio bisnis emiten yang  beragam, sehingga tidak terlalu bergantung pada salah satu segmen  bisnis.
Platform tersebut, menurut Ririek, tidak hanya sekadar membantu  media, namun juga sebagai upaya untuk membendung penyebaran  misinformasi, dan membantu masyarakat untuk mendapatkan informasi  langsung dari sumber yang terpercaya.
Pada 2020, Telkom mencatat Laba sebelum Bunga, Pajak, Depresiasi, dan  Amortisasi (EBITDA) mencapai Rp18,76 triliun dengan laba bersih sebesar  Rp5,86 triliun.
Hal itu dikontribusi oleh digital business Telkomsel dan fixed  broadband IndiHome sebagai mesin pertumbuhan perusahaan yang mencatatkan  pertumbuhan masing-masing 16,3% dan 19,7% dibanding periode yang sama  2019. Kedua lini bisnis ini diharapkan dapat menjadi andalan bagi  pertumbuhan bisnis perusahaan di masa depan.
Meski dalam kondisi persaingan yang ketat di industri telekomunikasi,  Telkom meyakini terus membangun infrastruktur broadband baik untuk  mobile maupun fixed line guna menjamin pertumbuhan bisnis di masa depan.</content:encoded></item></channel></rss>
