<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Erick Thohir: RI Mulai Produksi Vaksin Covid-19 Akhir Tahun</title><description>Indonesia kembali menerima vaksin Covid-19 tahap ke-14 pada Senin 31 Mei 2021.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/05/31/320/2417927/erick-thohir-ri-mulai-produksi-vaksin-covid-19-akhir-tahun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/05/31/320/2417927/erick-thohir-ri-mulai-produksi-vaksin-covid-19-akhir-tahun"/><item><title>Erick Thohir: RI Mulai Produksi Vaksin Covid-19 Akhir Tahun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/05/31/320/2417927/erick-thohir-ri-mulai-produksi-vaksin-covid-19-akhir-tahun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/05/31/320/2417927/erick-thohir-ri-mulai-produksi-vaksin-covid-19-akhir-tahun</guid><pubDate>Senin 31 Mei 2021 13:43 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/05/31/320/2417927/erick-thohir-ri-mulai-produksi-vaksin-covid-19-akhir-tahun-gZ2fnBLLTP.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: Okezone.com/Kementerian BUMN)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/05/31/320/2417927/erick-thohir-ri-mulai-produksi-vaksin-covid-19-akhir-tahun-gZ2fnBLLTP.jpeg</image><title>Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: Okezone.com/Kementerian BUMN)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Indonesia kembali menerima vaksin Covid-19 tahap ke-14 pada Senin 31 Mei 2021. Jenis vaksin yang diterima adalah Sinopharm, hasil produksi Beijing Bio-Institute of Biological Products Co Ltd, Sinopharm.
Baca Juga: RI Kembali Kedatangan Vaksin Sinopharm, Erick Thohir Jamin Keamanan Mutu dan Khasiatnya
 
Menteri BUMN Erick Thohir menjemput kedatangan vaksin Covid-19 tahap ke-14 di Bandara Internasional Soekarno Hatta. Meskipun ada vaksin impor, dia mengatakan, Kementerian BUMN terus bekerja keras untuk mendapatkan vaksin Merah Putih, di mana pihaknya bekerja sama dengan 5 universitas dan 2 lembaga penelitian.
Baca Juga: Demam Berdarah Sering Menyerang Warga, Perlukah Vaksin DBD?
 
&quot;Tidak cukup di situ, kami juga membuka diri bekerja sama dengan pihak-pihak lain, karena kita juga ingin memproduksi vaksin sendiri, tidak hanya vaksin impor, insya Allah hasil kerja keras ini bisa dilihat di akhir tahun ini dan awal tahun depan,&quot; ujar Erick di Jakarta, Senin (31/5/2021).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8wNS8yOS8xLzEzNDE0NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Dalam kurun waktu tersebut, akan dilihat apakah akan ada kemajuan  dengan Vaksin Merah Putih, atau vaksin hasil kerja sama dengan pihak  lain.
&quot;Ini juga berkat kerjasama yang luar biasa antara pihak kami dengan  Menteri Keuangan dan Menteri Kesehatan, yang selama ini bersama BUMN  berjibaku untuk memastikan vaksinasi bisa berjalan dengan baik,&quot; pungkas  Erick.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Indonesia kembali menerima vaksin Covid-19 tahap ke-14 pada Senin 31 Mei 2021. Jenis vaksin yang diterima adalah Sinopharm, hasil produksi Beijing Bio-Institute of Biological Products Co Ltd, Sinopharm.
Baca Juga: RI Kembali Kedatangan Vaksin Sinopharm, Erick Thohir Jamin Keamanan Mutu dan Khasiatnya
 
Menteri BUMN Erick Thohir menjemput kedatangan vaksin Covid-19 tahap ke-14 di Bandara Internasional Soekarno Hatta. Meskipun ada vaksin impor, dia mengatakan, Kementerian BUMN terus bekerja keras untuk mendapatkan vaksin Merah Putih, di mana pihaknya bekerja sama dengan 5 universitas dan 2 lembaga penelitian.
Baca Juga: Demam Berdarah Sering Menyerang Warga, Perlukah Vaksin DBD?
 
&quot;Tidak cukup di situ, kami juga membuka diri bekerja sama dengan pihak-pihak lain, karena kita juga ingin memproduksi vaksin sendiri, tidak hanya vaksin impor, insya Allah hasil kerja keras ini bisa dilihat di akhir tahun ini dan awal tahun depan,&quot; ujar Erick di Jakarta, Senin (31/5/2021).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8wNS8yOS8xLzEzNDE0NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Dalam kurun waktu tersebut, akan dilihat apakah akan ada kemajuan  dengan Vaksin Merah Putih, atau vaksin hasil kerja sama dengan pihak  lain.
&quot;Ini juga berkat kerjasama yang luar biasa antara pihak kami dengan  Menteri Keuangan dan Menteri Kesehatan, yang selama ini bersama BUMN  berjibaku untuk memastikan vaksinasi bisa berjalan dengan baik,&quot; pungkas  Erick.</content:encoded></item></channel></rss>
