<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   Tanda Ekonomi Pulih, Diskon PPnBM 100% Bikin Orang RI 'Borong' Mobil</title><description>Tanda pemulihan ekonomi Indonesia kian nyata. Meski pada kuartal I-2021 ekonomi masih minus 0,74%.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/06/01/320/2418459/tanda-ekonomi-pulih-diskon-ppnbm-100-bikin-orang-ri-borong-mobil</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/06/01/320/2418459/tanda-ekonomi-pulih-diskon-ppnbm-100-bikin-orang-ri-borong-mobil"/><item><title>   Tanda Ekonomi Pulih, Diskon PPnBM 100% Bikin Orang RI 'Borong' Mobil</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/06/01/320/2418459/tanda-ekonomi-pulih-diskon-ppnbm-100-bikin-orang-ri-borong-mobil</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/06/01/320/2418459/tanda-ekonomi-pulih-diskon-ppnbm-100-bikin-orang-ri-borong-mobil</guid><pubDate>Selasa 01 Juni 2021 14:08 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/06/01/320/2418459/tanda-ekonomi-pulih-diskon-ppnbm-100-bikin-orang-ri-borong-mobil-MDbBYKcng7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mobil (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/06/01/320/2418459/tanda-ekonomi-pulih-diskon-ppnbm-100-bikin-orang-ri-borong-mobil-MDbBYKcng7.jpg</image><title>Mobil (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Tanda pemulihan ekonomi Indonesia di tengah pandemi Covid-19 kian nyata. Meski pada kuartal I-2021 ekonomi masih minus 0,74% namun angkanya lebih kecil dibandingkan kuartal IV-2020. Salah satu indikator pemulihan ekonomi adalah banyaknya masyarakat yang membeli mobil.

Terlebih lagi, pemerintah mengeluarkan kebijakan diskon Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) 100% sejak Maret hingga Mei 2021. Diskon PPnBM 100% membuat  PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk mencatat terjadi peningkatan untuk pembiayaan mobil baru hingga 50% pada periode Maret-April 2021.

Diskon PPnBM untuk mobil baru diberikan pemerintah dalam tiga periode. Untuk potongan 100% dimulai sejak Maret sampai Mei 2021.
Baca Juga:&amp;nbsp;Maaf! Mulai Hari Ini Beli Mobil Harganya Naik, Diskon PPnBM Cuma 50%&amp;nbsp;
Kemudian di periode kedua, yakni Juni sampai Agustus diberikan diskon PPnBM 50%. Lalu pada periode ketiga mulai September hingga Desember 2021 diskon PPnBM hanya 25%.

&quot;Secara market memang PPnBM luar biasa. Pembiayaan di April naik 50% untuk mobil baru. Jadi dampak PPnBM ini cukup memberikan gairah pada market,&quot; kata Direktur Portofolio Adira Finance Harry Latif saat berdiskusi belum lama ini di Jakarta.

Tercatat total pembiayaan Adira hingga April 2021 mencapai Rp7,8 triliun. Rinciannya, mobil baru berkontribusi 23%, motor baru 37%, mobil bekas 14% dan motor bekas 8%. Khusus sektor non-otomotif, kontribusi dari dana multiguna sebesar 17% dan durables 1%.
Baca Juga:&amp;nbsp;Tanda-Tanda Ekonomi Indonesia Pulih dan Siap Bangkit&amp;nbsp;
Di sisi lain, pihaknya masih mencermati mengenai kebijakan insentif PPnBM 50% bulan Juni apakah akan mempengaruhi penjualan atau tidak.

Sementara itu, dampak diskon PPnBM ke pasar mobil bekas nyatanya tidak berpengaruh. Pada periode yang sama, pembiayaan mobil bekas justru naik 15%.

&quot;Tadi saya pikir harga mobil bekas akan turun, tapi ternyata enggak begitu. Harga mobil bekas stabil. Memang kenaikannya tidak setinggi mobil baru. Mobil bekas selama periode Maret-April 2021, naiknya yaitu sekitar 15%,&quot; katanya.

Menurutnya, ada dua faktor masyarakat Indonesia kini membeli mobil. Pertama karena memanfaatkan diskon PPnBM 100% dan faktor kedua karena momentum Lebaran, sehingga daya beli masyarakat naik.

&quot;Indikator baik untuk ekonomi,&quot; katanya.

Dengan adanya pemulihan ekonomi, kini 85% pelanggan Adira sudah lancar membayar angsuran. Sisanya masih tersendat. Kredit macet atau Non Perfoming Loan (NPL) dijaga di bawah 3%.

Saat ini, Adira Finance memiliki pelanggan aktif lebih dari 2,3 juta dengan 57% di antaranya berada di usia produktif, yakni 25-45 tahun. Sebanyak 23% dari konsumen ini berasal dari Jabodetabek dan 76% membeli produk pembiayaan otomotif. Sementara 24% membeli produk pembiayaan non-otomotif.</description><content:encoded>JAKARTA - Tanda pemulihan ekonomi Indonesia di tengah pandemi Covid-19 kian nyata. Meski pada kuartal I-2021 ekonomi masih minus 0,74% namun angkanya lebih kecil dibandingkan kuartal IV-2020. Salah satu indikator pemulihan ekonomi adalah banyaknya masyarakat yang membeli mobil.

Terlebih lagi, pemerintah mengeluarkan kebijakan diskon Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) 100% sejak Maret hingga Mei 2021. Diskon PPnBM 100% membuat  PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk mencatat terjadi peningkatan untuk pembiayaan mobil baru hingga 50% pada periode Maret-April 2021.

Diskon PPnBM untuk mobil baru diberikan pemerintah dalam tiga periode. Untuk potongan 100% dimulai sejak Maret sampai Mei 2021.
Baca Juga:&amp;nbsp;Maaf! Mulai Hari Ini Beli Mobil Harganya Naik, Diskon PPnBM Cuma 50%&amp;nbsp;
Kemudian di periode kedua, yakni Juni sampai Agustus diberikan diskon PPnBM 50%. Lalu pada periode ketiga mulai September hingga Desember 2021 diskon PPnBM hanya 25%.

&quot;Secara market memang PPnBM luar biasa. Pembiayaan di April naik 50% untuk mobil baru. Jadi dampak PPnBM ini cukup memberikan gairah pada market,&quot; kata Direktur Portofolio Adira Finance Harry Latif saat berdiskusi belum lama ini di Jakarta.

Tercatat total pembiayaan Adira hingga April 2021 mencapai Rp7,8 triliun. Rinciannya, mobil baru berkontribusi 23%, motor baru 37%, mobil bekas 14% dan motor bekas 8%. Khusus sektor non-otomotif, kontribusi dari dana multiguna sebesar 17% dan durables 1%.
Baca Juga:&amp;nbsp;Tanda-Tanda Ekonomi Indonesia Pulih dan Siap Bangkit&amp;nbsp;
Di sisi lain, pihaknya masih mencermati mengenai kebijakan insentif PPnBM 50% bulan Juni apakah akan mempengaruhi penjualan atau tidak.

Sementara itu, dampak diskon PPnBM ke pasar mobil bekas nyatanya tidak berpengaruh. Pada periode yang sama, pembiayaan mobil bekas justru naik 15%.

&quot;Tadi saya pikir harga mobil bekas akan turun, tapi ternyata enggak begitu. Harga mobil bekas stabil. Memang kenaikannya tidak setinggi mobil baru. Mobil bekas selama periode Maret-April 2021, naiknya yaitu sekitar 15%,&quot; katanya.

Menurutnya, ada dua faktor masyarakat Indonesia kini membeli mobil. Pertama karena memanfaatkan diskon PPnBM 100% dan faktor kedua karena momentum Lebaran, sehingga daya beli masyarakat naik.

&quot;Indikator baik untuk ekonomi,&quot; katanya.

Dengan adanya pemulihan ekonomi, kini 85% pelanggan Adira sudah lancar membayar angsuran. Sisanya masih tersendat. Kredit macet atau Non Perfoming Loan (NPL) dijaga di bawah 3%.

Saat ini, Adira Finance memiliki pelanggan aktif lebih dari 2,3 juta dengan 57% di antaranya berada di usia produktif, yakni 25-45 tahun. Sebanyak 23% dari konsumen ini berasal dari Jabodetabek dan 76% membeli produk pembiayaan otomotif. Sementara 24% membeli produk pembiayaan non-otomotif.</content:encoded></item></channel></rss>
