<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bersih-Bersih Dana Pensiun BUMN, Erick Thohir: Kemarin Kita Dirampok</title><description>Menteri BUMN Erick Thohir akan melakukan bersih-bersih pada pengelolaan dana pensiun di BUMN.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/06/02/320/2419220/bersih-bersih-dana-pensiun-bumn-erick-thohir-kemarin-kita-dirampok</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/06/02/320/2419220/bersih-bersih-dana-pensiun-bumn-erick-thohir-kemarin-kita-dirampok"/><item><title>Bersih-Bersih Dana Pensiun BUMN, Erick Thohir: Kemarin Kita Dirampok</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/06/02/320/2419220/bersih-bersih-dana-pensiun-bumn-erick-thohir-kemarin-kita-dirampok</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/06/02/320/2419220/bersih-bersih-dana-pensiun-bumn-erick-thohir-kemarin-kita-dirampok</guid><pubDate>Rabu 02 Juni 2021 21:58 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/06/02/320/2419220/bersih-bersih-dana-pensiun-bumn-erick-thohir-kemarin-kita-dirampok-p59lDxJvjE.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri BUMN Erick Thohir (Foto: Kementerian BUMN)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/06/02/320/2419220/bersih-bersih-dana-pensiun-bumn-erick-thohir-kemarin-kita-dirampok-p59lDxJvjE.jpg</image><title>Menteri BUMN Erick Thohir (Foto: Kementerian BUMN)</title></images><description>JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir akan melakukan bersih-bersih pada pengelolaan dana pensiun di BUMN. Hal ini untuk mengantisipasi kasus Asabri dan Jiwasraya agar tidak terulang.
&amp;ldquo;Sekarang kita akan rapikan dana pensiun pegawai BUMN yang kemarin juga dirampok, ini bagian dari bersih-bersih yang dilakukan. Ini bukan arogansi tapi empati dan keberpihakan yang harus dilakukan,&amp;rdquo; ujar Erick saat ditemui di Kementerian BUMN, Rabu (2/6/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp; Erick Thohir: 98% Nasabah Jiwasraya Setuju Restrukturisasi
 
Dia menegaskan, upaya pemberantasan korupsi di lingkungan perusahaan negara itu akan terus dilakukan. Sebab, dikhawatirkan ada BUMN yang mengalami kasus seperti Jiwasraya dan Asabri.
Khusus untuk Asabri, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) merinci kerugian negara akibat tindakan korupsi itu mencapai Rp22,78 triliun. Korupsi tersebut dilakukan oleh pihak-pihak terkait dalam pengelolaan investasi saham dan reksa dana.
Baca Juga:&amp;nbsp; Jadi Menteri, Erick Thohir Curhat ke Deddy Corbuzier: Saya Dijauhi Teman karena Tak Akomodasi Kepentingan 
 
Sementara di sisi restrukturisasi pemegang polis, mantan Bos Inter Milan itu menyebut, sebanyak 98 persen nasabah Jiwasraya sudah menyetujui adanya restrukturisasi polis. Kendati demikian, dia masih belum merinci berapa porsi nasabah ritel dan korporasi yang menyepakati aksi restrukturisasi tersebut.
&quot;Alhamdulillah sudah ada persetujuan hampir 98 persen (nasabah) yang  sudah menyetujui restrukturisasi. Maaf di sini kami Kementerian BUMN dan  seluruh direksi Jiwasraya akan berbuat yang terbaik mencari solusi yang  sebenarnya sudah menjadi masalah jauh sebelum kami memimpin,&quot; kata dia.
Menurut dia, upaya penyelematan perusahaan asuransi pelat merah itu nantinya akan dilakukan secara transparan.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir akan melakukan bersih-bersih pada pengelolaan dana pensiun di BUMN. Hal ini untuk mengantisipasi kasus Asabri dan Jiwasraya agar tidak terulang.
&amp;ldquo;Sekarang kita akan rapikan dana pensiun pegawai BUMN yang kemarin juga dirampok, ini bagian dari bersih-bersih yang dilakukan. Ini bukan arogansi tapi empati dan keberpihakan yang harus dilakukan,&amp;rdquo; ujar Erick saat ditemui di Kementerian BUMN, Rabu (2/6/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp; Erick Thohir: 98% Nasabah Jiwasraya Setuju Restrukturisasi
 
Dia menegaskan, upaya pemberantasan korupsi di lingkungan perusahaan negara itu akan terus dilakukan. Sebab, dikhawatirkan ada BUMN yang mengalami kasus seperti Jiwasraya dan Asabri.
Khusus untuk Asabri, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) merinci kerugian negara akibat tindakan korupsi itu mencapai Rp22,78 triliun. Korupsi tersebut dilakukan oleh pihak-pihak terkait dalam pengelolaan investasi saham dan reksa dana.
Baca Juga:&amp;nbsp; Jadi Menteri, Erick Thohir Curhat ke Deddy Corbuzier: Saya Dijauhi Teman karena Tak Akomodasi Kepentingan 
 
Sementara di sisi restrukturisasi pemegang polis, mantan Bos Inter Milan itu menyebut, sebanyak 98 persen nasabah Jiwasraya sudah menyetujui adanya restrukturisasi polis. Kendati demikian, dia masih belum merinci berapa porsi nasabah ritel dan korporasi yang menyepakati aksi restrukturisasi tersebut.
&quot;Alhamdulillah sudah ada persetujuan hampir 98 persen (nasabah) yang  sudah menyetujui restrukturisasi. Maaf di sini kami Kementerian BUMN dan  seluruh direksi Jiwasraya akan berbuat yang terbaik mencari solusi yang  sebenarnya sudah menjadi masalah jauh sebelum kami memimpin,&quot; kata dia.
Menurut dia, upaya penyelematan perusahaan asuransi pelat merah itu nantinya akan dilakukan secara transparan.</content:encoded></item></channel></rss>
