<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>IHSG Diproyeksi Bergerak di Level 6.031-6.111</title><description>Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi menguat pada hari ini.  IHSG akan bergerak di level 6.031-6.111.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/06/04/278/2419889/ihsg-diproyeksi-bergerak-di-level-6-031-6-111</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/06/04/278/2419889/ihsg-diproyeksi-bergerak-di-level-6-031-6-111"/><item><title>IHSG Diproyeksi Bergerak di Level 6.031-6.111</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/06/04/278/2419889/ihsg-diproyeksi-bergerak-di-level-6-031-6-111</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/06/04/278/2419889/ihsg-diproyeksi-bergerak-di-level-6-031-6-111</guid><pubDate>Jum'at 04 Juni 2021 07:33 WIB</pubDate><dc:creator>Aditya Pratama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/06/04/278/2419889/ihsg-diproyeksi-bergerak-di-level-6-031-6-111-SkMxWLvXJB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Indeks Harga Saham Gabungan (Ilustrasi: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/06/04/278/2419889/ihsg-diproyeksi-bergerak-di-level-6-031-6-111-SkMxWLvXJB.jpg</image><title>Indeks Harga Saham Gabungan (Ilustrasi: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi menguat pada hari ini. IHSG akan bergerak di level 6.031-6.111 pada perdagangan jelang akhir pekan.
Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi mengatakan, secara teknikal IHSG bergerak konfirmasi breakout MA50 dengan pergerakan momentum yang optimis pada indikator RSI dan Stochastic.
Baca Juga: Penanganan Covid-19 Bikin Investor Nyaman di Pasar Modal RI, IHSG Tembus 6.000
 
&quot;Namun pergerakan berpotensi menjenuh setelah overshoot resistance MA50 secara psikologis. Sehingga kami perkirakan IHSG berpotensi bergerak tertahan di akhir pekan dengan support resistance 6.031-6.111,&quot; ujar Lanjar dalam risetnya, Jumat (4/6/2021).
Saham-saham yang dapat dicermati secara teknikal diantaranya; BSDE, INCO, CTRA, ACST, ADHI, ERAA, LPPF.
Baca Juga: IHSG Ditutup Menguat Nyaris 1%, Saham MNC Bank Melesat 26%
 
Sebelumnya, IHSG ditutup menguat 59,94 poin atau 0,99% ke level 6.091 dengan saham-saham BBCA, BBRI, DCII, BMRI dan CPIN yang memimpin penguatan hingga akhir sesi perdagangan. Net Capital in flow cukup besar terjadi pada pasar reguler sebesar 888,85 miliar dengan total investor asing melakukan net buy sebesar Rp1,15 triliun di semua pasar. Optimisme akan data ekonomi yang menunjang pemulihan ekonomi Indonesia masih menjadi dorongan positif untuk ekuitas.Sementara itu, mayoritas indeks saham Asia kembali bervariasi.  Pelemahan terjadi pada indeks HangSeng (-1.13%) dan CSI300 (-0.66%) dan  penguatan pada indeks Nikkei (+0.39%) dan TOPIX (+0.84%) naik. Presiden  Joe Biden mengumumkan rencana untuk mengubah larangan AS terhadap  investasi diperusahaan yang terkait dengan militer China yang juga dapat  memperluas pengawasan keperusahaan yang lebih luas.
Bursa Eropa mayoritas dibuka melemah diawal sesi perdagangan. Indeks  Eurostoxx (-0.42%), FTSE (-0.80%), DAX (-0.41%) dan CAC40 (-0.31%) turun  dengan ekuitas berjangka AS pada hari kamis karena investor  mempertimbangkan perubahan terbaru dalam hubungan AS-China serta  komentar dari The Fed tentang potensi pengurangan stimulus. saham-saham  pertambangan dan real estate menyeret indeks lebih rendah di Eropa.  Sentimen selanjutnya investor masih terkena trigger kemajuan antara  hubungan AS-China.</description><content:encoded>JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi menguat pada hari ini. IHSG akan bergerak di level 6.031-6.111 pada perdagangan jelang akhir pekan.
Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi mengatakan, secara teknikal IHSG bergerak konfirmasi breakout MA50 dengan pergerakan momentum yang optimis pada indikator RSI dan Stochastic.
Baca Juga: Penanganan Covid-19 Bikin Investor Nyaman di Pasar Modal RI, IHSG Tembus 6.000
 
&quot;Namun pergerakan berpotensi menjenuh setelah overshoot resistance MA50 secara psikologis. Sehingga kami perkirakan IHSG berpotensi bergerak tertahan di akhir pekan dengan support resistance 6.031-6.111,&quot; ujar Lanjar dalam risetnya, Jumat (4/6/2021).
Saham-saham yang dapat dicermati secara teknikal diantaranya; BSDE, INCO, CTRA, ACST, ADHI, ERAA, LPPF.
Baca Juga: IHSG Ditutup Menguat Nyaris 1%, Saham MNC Bank Melesat 26%
 
Sebelumnya, IHSG ditutup menguat 59,94 poin atau 0,99% ke level 6.091 dengan saham-saham BBCA, BBRI, DCII, BMRI dan CPIN yang memimpin penguatan hingga akhir sesi perdagangan. Net Capital in flow cukup besar terjadi pada pasar reguler sebesar 888,85 miliar dengan total investor asing melakukan net buy sebesar Rp1,15 triliun di semua pasar. Optimisme akan data ekonomi yang menunjang pemulihan ekonomi Indonesia masih menjadi dorongan positif untuk ekuitas.Sementara itu, mayoritas indeks saham Asia kembali bervariasi.  Pelemahan terjadi pada indeks HangSeng (-1.13%) dan CSI300 (-0.66%) dan  penguatan pada indeks Nikkei (+0.39%) dan TOPIX (+0.84%) naik. Presiden  Joe Biden mengumumkan rencana untuk mengubah larangan AS terhadap  investasi diperusahaan yang terkait dengan militer China yang juga dapat  memperluas pengawasan keperusahaan yang lebih luas.
Bursa Eropa mayoritas dibuka melemah diawal sesi perdagangan. Indeks  Eurostoxx (-0.42%), FTSE (-0.80%), DAX (-0.41%) dan CAC40 (-0.31%) turun  dengan ekuitas berjangka AS pada hari kamis karena investor  mempertimbangkan perubahan terbaru dalam hubungan AS-China serta  komentar dari The Fed tentang potensi pengurangan stimulus. saham-saham  pertambangan dan real estate menyeret indeks lebih rendah di Eropa.  Sentimen selanjutnya investor masih terkena trigger kemajuan antara  hubungan AS-China.</content:encoded></item></channel></rss>
