<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Siapkan Capex Rp800 Miliar, Solusi Tunas Bakal Tambah 300 Menara</title><description>PT Solusi Tunas Pratama Tbk (SUPR) menyiapkan dana capex sebesar Rp600 miliar hingga Rp800 miliar tahun ini.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/06/04/278/2419931/siapkan-capex-rp800-miliar-solusi-tunas-bakal-tambah-300-menara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/06/04/278/2419931/siapkan-capex-rp800-miliar-solusi-tunas-bakal-tambah-300-menara"/><item><title>Siapkan Capex Rp800 Miliar, Solusi Tunas Bakal Tambah 300 Menara</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/06/04/278/2419931/siapkan-capex-rp800-miliar-solusi-tunas-bakal-tambah-300-menara</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/06/04/278/2419931/siapkan-capex-rp800-miliar-solusi-tunas-bakal-tambah-300-menara</guid><pubDate>Jum'at 04 Juni 2021 09:32 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/06/04/278/2419931/siapkan-capex-rp800-miliar-solusi-tunas-bakal-tambah-300-menara-ayMGpwHvvp.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Grafik Ekonomi (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/06/04/278/2419931/siapkan-capex-rp800-miliar-solusi-tunas-bakal-tambah-300-menara-ayMGpwHvvp.jpeg</image><title>Grafik Ekonomi (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - PT Solusi Tunas Pratama Tbk (SUPR) menyiapkan dana capex sebesar Rp600 miliar hingga Rp800 miliar tahun ini. Perseroan akan menggunakan capex ini untuk penambahan menara.
&quot;Kita menyiapkan capex sebesar Rp600 miliar hingga Rp800 miliar ini, kami menargetkan menambah 200 hingga 300 menara baru tahun ini,&quot; kata Direktur Utama PT Solusi Tunas Pratama  Nobel Tanihaha di Jakarta, Jumat (4/6/2021).
Baca Juga: Emiten Distempel Notasi Khusus M dan E, Ini Penjelasan BEI
 
Selain itu, perseroan berhasil  membukukan pertumbuhan pendapatan sebesar 8,8%, dari Rp1.767,0 miliar di 2019 menjadi Rp1.922,2 miliar di 2020. Pertumbuhan pendapatan tersebut terutama didorong oleh pertumbuhan penyewaan menara sehingga rasio penyewaan menara meningkat dari sebelumnya 1,75x di 2019 menjadi 1,89x di 2020.
&quot;Hal ini sejalan dengan kebijakan strategis Perseroan untuk berfokus memaksimalkan aset Perseroan,&quot; katanya.
Baca Juga: Yuhu! 25 Perusahaan Antre Masuk Bursa
 
Pendapatan usaha SUPR terutama berasal dari penyewaan infrastruktur milik Perseroan yang terdiri dari penyewaan menara telekomunikasi, penyewaan infrastruktur penguat sinyal di gedung-gedung, dan juga penyewaan dan pemakaian kapasitas infrastruktur jaringan kabel serat optik. Sekitar 86,5% pendapatan Perseroan pada tahun 2020 tercatat berasal dari empat operator telekomunikasi terbesar di Indonesia yaitu PT XL Axiata Tbk, PT Hutchison 3 Indonesia, Telkom Group (termasuk PT Telkom Tbk, PT Telekomunikasi Selular, PT Dayamitra Telekomunikasi), dan PT Indosat Tbk.
Seiring dengan pertumbuhan pendapatan, SUPR juga mencatatkan penambahan signifikan Laba Tahun Berjalan menjadi sebesar Rp708,8 miliar atau meningkat 210,3% jika dibandingkan dengan laba Tahun Berjalan pada tahun sebelumnya sebesar Rp228,4 miliar.Dari sisi Aset, Jumlah Aset SUPR di tahun 2020 tercatat sebesar  Rp12.044,7 miliar, atau meningkat sebesar 7,9% dibandingkan dengan tahun  sebelumnya yang tercatat sebesar Rp11.164,8 miliar. Peningkatan ini  terutama disebabkan oleh penambahan aset tetap dan kenaikan nilai  revaluasi atas aset tetap.
Saat ini, korporasi yang melakukan penawaran umum saham perdana di  tahun 2011 ini telah memiliki aset menara telekomunikasi di seluruh 34  provinsi di Indonesia di mana sebesar 87% aset menara telekomunikasi  Perseroan terletak di Pulau Jawa dan Sumatera, dua pulau dengan  kepadatan penduduk paling tinggi di Indonesia. Per 31 Desember 2020,  Perseroan tercatat memiliki 6.422 menara dengan 12.145 penyewaan dengan  rasio penyewaan menara sebesar 1,89x. Selain itu, Perseroan juga  memiliki 38 jaringan Indoor DAS serta mengoperasikan 6,277 km panjang  jaringan kabel serat optik di seluruh Indonesia, termasuk yang melalui  kerja sama dengan PT Indonesia Comnets Plus.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Solusi Tunas Pratama Tbk (SUPR) menyiapkan dana capex sebesar Rp600 miliar hingga Rp800 miliar tahun ini. Perseroan akan menggunakan capex ini untuk penambahan menara.
&quot;Kita menyiapkan capex sebesar Rp600 miliar hingga Rp800 miliar ini, kami menargetkan menambah 200 hingga 300 menara baru tahun ini,&quot; kata Direktur Utama PT Solusi Tunas Pratama  Nobel Tanihaha di Jakarta, Jumat (4/6/2021).
Baca Juga: Emiten Distempel Notasi Khusus M dan E, Ini Penjelasan BEI
 
Selain itu, perseroan berhasil  membukukan pertumbuhan pendapatan sebesar 8,8%, dari Rp1.767,0 miliar di 2019 menjadi Rp1.922,2 miliar di 2020. Pertumbuhan pendapatan tersebut terutama didorong oleh pertumbuhan penyewaan menara sehingga rasio penyewaan menara meningkat dari sebelumnya 1,75x di 2019 menjadi 1,89x di 2020.
&quot;Hal ini sejalan dengan kebijakan strategis Perseroan untuk berfokus memaksimalkan aset Perseroan,&quot; katanya.
Baca Juga: Yuhu! 25 Perusahaan Antre Masuk Bursa
 
Pendapatan usaha SUPR terutama berasal dari penyewaan infrastruktur milik Perseroan yang terdiri dari penyewaan menara telekomunikasi, penyewaan infrastruktur penguat sinyal di gedung-gedung, dan juga penyewaan dan pemakaian kapasitas infrastruktur jaringan kabel serat optik. Sekitar 86,5% pendapatan Perseroan pada tahun 2020 tercatat berasal dari empat operator telekomunikasi terbesar di Indonesia yaitu PT XL Axiata Tbk, PT Hutchison 3 Indonesia, Telkom Group (termasuk PT Telkom Tbk, PT Telekomunikasi Selular, PT Dayamitra Telekomunikasi), dan PT Indosat Tbk.
Seiring dengan pertumbuhan pendapatan, SUPR juga mencatatkan penambahan signifikan Laba Tahun Berjalan menjadi sebesar Rp708,8 miliar atau meningkat 210,3% jika dibandingkan dengan laba Tahun Berjalan pada tahun sebelumnya sebesar Rp228,4 miliar.Dari sisi Aset, Jumlah Aset SUPR di tahun 2020 tercatat sebesar  Rp12.044,7 miliar, atau meningkat sebesar 7,9% dibandingkan dengan tahun  sebelumnya yang tercatat sebesar Rp11.164,8 miliar. Peningkatan ini  terutama disebabkan oleh penambahan aset tetap dan kenaikan nilai  revaluasi atas aset tetap.
Saat ini, korporasi yang melakukan penawaran umum saham perdana di  tahun 2011 ini telah memiliki aset menara telekomunikasi di seluruh 34  provinsi di Indonesia di mana sebesar 87% aset menara telekomunikasi  Perseroan terletak di Pulau Jawa dan Sumatera, dua pulau dengan  kepadatan penduduk paling tinggi di Indonesia. Per 31 Desember 2020,  Perseroan tercatat memiliki 6.422 menara dengan 12.145 penyewaan dengan  rasio penyewaan menara sebesar 1,89x. Selain itu, Perseroan juga  memiliki 38 jaringan Indoor DAS serta mengoperasikan 6,277 km panjang  jaringan kabel serat optik di seluruh Indonesia, termasuk yang melalui  kerja sama dengan PT Indonesia Comnets Plus.</content:encoded></item></channel></rss>
