<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mendag Temui Wamen Chile Bahas Perdagangan Jasa</title><description>Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi melakukan pertemuan bilateral dengan  Wakil Menteri Perdagangan Chile Rodrigo Alejandro Y&amp;aacute;&amp;ntilde;ez Ben&amp;iacute;tez.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/06/07/320/2421304/mendag-temui-wamen-chile-bahas-perdagangan-jasa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/06/07/320/2421304/mendag-temui-wamen-chile-bahas-perdagangan-jasa"/><item><title>Mendag Temui Wamen Chile Bahas Perdagangan Jasa</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/06/07/320/2421304/mendag-temui-wamen-chile-bahas-perdagangan-jasa</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/06/07/320/2421304/mendag-temui-wamen-chile-bahas-perdagangan-jasa</guid><pubDate>Senin 07 Juni 2021 13:32 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/06/07/320/2421304/mendag-temui-wamen-chile-bahas-perdagangan-jasa-52lsFRK4PE.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Kerjasama Perdagangan. (Foto: Okezone.com/Shuttertock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/06/07/320/2421304/mendag-temui-wamen-chile-bahas-perdagangan-jasa-52lsFRK4PE.jpeg</image><title>Kerjasama Perdagangan. (Foto: Okezone.com/Shuttertock)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi melakukan pertemuan bilateral dengan Wakil Menteri Perdagangan Chile Rodrigo Alejandro Y&amp;aacute;&amp;ntilde;ez Ben&amp;iacute;tez di Moskow, Rusia. Pertemuan diharapkan dapat meningkatkan perdagangan dengan mengoptimalkan implementasi Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Chile (IC-CEPA) serta mempercepat penyelesaian perundingan perdagangan jasa.
Baca Juga: Perjanjian RCEP Dimulai 1 Januari 2022, Kemendag Rangkul Pengusaha
 
&quot;IC-CEPA merupakan satu-satunya CEPA yang dimiliki Indonesia dengan negara di benua Amerika. Untuk meningkatkan perdagangan kedua negara, Indonesia terus melakukan sosialisasi secara berkala dan mendorong para pelaku usaha Indonesia untuk mengoptimalkan pemanfaatan IC-CEPA. Upaya ini juga dilakukan Chile,&quot; jelas Mendag dilansir dari Antara, Senin (7/6/2021).
IC-CEPA diimplementasikan sejak 10 Agustus 2019. Pada 2020, Indonesia mengekspor sejumlah komoditas dengan menggunakan SKA IC CEPA.
Baca Juga: Indonesia-Inggris Tingkatkan Kerjasama Perdagangan Bilateral
 
&quot;Pada 2020, sebesar 80% dari total 144 juta dolar AS ekspor Indonesia ke Chile memanfaatkan skema preferensi IC-CEPA antara lain untuk alas kaki, barang rajutan, barang dari kulit, pakaian jadi bukan rajutan, serta perabotan dan penerangan rumah,&quot; ungkap Mendag.
Indonesia dan Chile sepakat melakukan perundingan perdagangan jasa dalam kurun waktu satu tahun. Tim Negosiasi sedang dalam proses perundingan untuk mengejar target penyelesaian yang sudah disepakati kedua pihak.&quot;Kami berharap perundingan perdagangan jasa dapat dimulai pada  pertengahan 2021 seperti yang telah ditargetkan sehingga akan lebih  banyak potensi yang dapat dipetik kedua pihak,&quot; jelas Mendag.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik yang diolah Kemendag, total  perdagangan Indonesia dan Chile pada 2020 tercatat sebesar USD253,6  juta. Ekspor Indonesia ke Chile sebesar USD144,7 juta dan impor  Indonesia dari Chile sebesar USD108,9 juta. Dengan demikian, neraca  perdagangan Indonesia surplus USD35,8 juta dari Chile.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi melakukan pertemuan bilateral dengan Wakil Menteri Perdagangan Chile Rodrigo Alejandro Y&amp;aacute;&amp;ntilde;ez Ben&amp;iacute;tez di Moskow, Rusia. Pertemuan diharapkan dapat meningkatkan perdagangan dengan mengoptimalkan implementasi Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Chile (IC-CEPA) serta mempercepat penyelesaian perundingan perdagangan jasa.
Baca Juga: Perjanjian RCEP Dimulai 1 Januari 2022, Kemendag Rangkul Pengusaha
 
&quot;IC-CEPA merupakan satu-satunya CEPA yang dimiliki Indonesia dengan negara di benua Amerika. Untuk meningkatkan perdagangan kedua negara, Indonesia terus melakukan sosialisasi secara berkala dan mendorong para pelaku usaha Indonesia untuk mengoptimalkan pemanfaatan IC-CEPA. Upaya ini juga dilakukan Chile,&quot; jelas Mendag dilansir dari Antara, Senin (7/6/2021).
IC-CEPA diimplementasikan sejak 10 Agustus 2019. Pada 2020, Indonesia mengekspor sejumlah komoditas dengan menggunakan SKA IC CEPA.
Baca Juga: Indonesia-Inggris Tingkatkan Kerjasama Perdagangan Bilateral
 
&quot;Pada 2020, sebesar 80% dari total 144 juta dolar AS ekspor Indonesia ke Chile memanfaatkan skema preferensi IC-CEPA antara lain untuk alas kaki, barang rajutan, barang dari kulit, pakaian jadi bukan rajutan, serta perabotan dan penerangan rumah,&quot; ungkap Mendag.
Indonesia dan Chile sepakat melakukan perundingan perdagangan jasa dalam kurun waktu satu tahun. Tim Negosiasi sedang dalam proses perundingan untuk mengejar target penyelesaian yang sudah disepakati kedua pihak.&quot;Kami berharap perundingan perdagangan jasa dapat dimulai pada  pertengahan 2021 seperti yang telah ditargetkan sehingga akan lebih  banyak potensi yang dapat dipetik kedua pihak,&quot; jelas Mendag.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik yang diolah Kemendag, total  perdagangan Indonesia dan Chile pada 2020 tercatat sebesar USD253,6  juta. Ekspor Indonesia ke Chile sebesar USD144,7 juta dan impor  Indonesia dari Chile sebesar USD108,9 juta. Dengan demikian, neraca  perdagangan Indonesia surplus USD35,8 juta dari Chile.</content:encoded></item></channel></rss>
