<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Target Produksi 1 Juta Barel Bisa Tercapai, Asal...</title><description>Kementerian ESDM memasang target produksi minyak mentah dapat mencapai 1 juta barel minyak per hari (BOPD) pada 2030.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/06/09/320/2422525/target-produksi-1-juta-barel-bisa-tercapai-asal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/06/09/320/2422525/target-produksi-1-juta-barel-bisa-tercapai-asal"/><item><title>Target Produksi 1 Juta Barel Bisa Tercapai, Asal...</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/06/09/320/2422525/target-produksi-1-juta-barel-bisa-tercapai-asal</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/06/09/320/2422525/target-produksi-1-juta-barel-bisa-tercapai-asal</guid><pubDate>Rabu 09 Juni 2021 15:42 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/06/09/320/2422525/target-produksi-1-juta-barel-bisa-tercapai-asal-iIh1IdaInw.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kilang Minyak (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/06/09/320/2422525/target-produksi-1-juta-barel-bisa-tercapai-asal-iIh1IdaInw.jpg</image><title>Kilang Minyak (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash;  Kementerian ESDM memasang target produksi minyak mentah dapat mencapai 1 juta barel minyak per hari (BOPD) pada 2030. Sementara produksi gas ditargetkan 12 miliar kaki kubik gas bumi per hari (BCFPD).
Target tersebut bisa tercapai dengan komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan, baik dalam maupun luar sektor energi. Perbaikan kebijakan yang dilakukan Kementerian ESDM seyogyanya didukung juga dengan upaya perbaikan kebijakan oleh pemangku kepentingan di sektor lainnya.
Baca Juga: Harga Minyak Dunia Turun Tipis ke USD71,31/Barel
&amp;ldquo;Kerja sama di antara seluruh pemangku kepentingan merupakan salah satu prioritas IPA pada tahun 2021 ini. Kementerian Keuangan merupakan salah satu stakeholder yang penting di industri hulu migas, selain Kementerian ESDM,&amp;rdquo; ungkap Presiden IPA Gary Selbie dalam keterangannya, Rabu (9/6/2021).
Ditambahkannya, penghargaan terhadap kesucian kontrak, kepastian peraturan, dan fasilitas fiskal yang menarik merupakan tiga hal yang paling penting untuk dapat menarik minat investor migas dalam menanamkan investasinya di Indonesia. Di samping, masih besarnya cadangan migas di Indonesia yang belum dieksplorasi dan produksi. Saat ini, IPA telah dilibatkan  dalam banyak diskusi dengan Kementerian ESDM untuk menghasilkan kebijakan yang lebih dapat menarik investasi pada industri hulu migas nasional.
Baca Juga: Harga Minyak Dunia Turun karena Aksi Ambil Untung
Namun, kebijakan yang diterbitkan tersebut perlu mendapat respon yang positif dari pemangku kepentingan lainnya karena aktivitas hulu migas sangat terkait dengan kementerian atau lembaga lainnya, baik di tingkat nasional maupun daerah.
Berdasarkan data terbaru yang dikeluarkan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), produksi rata-rata per hari migas nasional pada kuartal pertama 2021 ini tercatat sebanyak 679.500 BOPD minyak bumi dan 5.539 MMSCFD gas bumi. Angka itu sekitar 97, 3% dari target produksi tahun 2021 yang sebesar 705.000 BOPD untuk minyak bumi dan 5.638 MMSCFD untuk gas bumi.Kendati demikian, dengan adanya tren harga minyak dunia yang membaik  pada tahun ini diharapkan dapat mendorong tingkat investasi industri  hulu migas. &quot;Tren investasi juga sudah mulai kelihatan membaik, setelah  pada 2020 karena pandemi, investasi hulu migas di dunia menurun 30%, dan  sekarang ini sudah mulai membaik,&quot; tutur Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto  pada Konferensi Pers Kinerja Hulu Migas Kuartal I 2021.
Ditambahkan Dwi, SKK Migas mengupayakan beberapa hal untuk mengejar  target produksi dan lifting pada tahun 2021, di antaranya meningkatkan  program kerja pemboran sumur, workover, dan pemeliharaan sumur (well  service). Melalui upaya ini diharapkan terdapat peningkatan produksi  migas.
Dalam hal kerja sama dengan sektor lain, SKK Migas saat ini bersama  Kementerian ESDM dan Kementerian Keuangan tengah berdiskusi untuk  rencana pemberian sistem fiskal yang menarik bagi pengembangan  lapangan-lapangan migas di Indonesia. Insentif tersebut diperlukan untuk  menjaga tingkat keekonomian proyek pengembangan lapangan.
&quot;Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga tingkat  keekonomian investor. Kami harapkan komitmen ini turut diikuti oleh  pelaksanaan komitmen program kerja oleh KKKS,&amp;rdquo; ujar Dwi.
Di sisi lain, lembaga kajian Wood Mackenzie secara terpisah menyoroti  minimnya investasi pada sektor hulu migas dan hal itu akan bertahan  pada tahun ini. Head of Upstream Analyst Wood Mackenzie, Fraser McKay,  mengatakan investasi hulu migas secara global akan stagnan pada angka  US$300 miliar pada 2021.
Data Wood Mackenzie menunjukkan iklim investasi migas Indonesia  berada di bawah rata-rata global. Skala daya tarik fiskal hulu migas  Indonesia hanya mencapai 2,4  (pada skala 0-5). Angka itu berada di  bawah rata-rata dunia yang sebesar 3,3.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash;  Kementerian ESDM memasang target produksi minyak mentah dapat mencapai 1 juta barel minyak per hari (BOPD) pada 2030. Sementara produksi gas ditargetkan 12 miliar kaki kubik gas bumi per hari (BCFPD).
Target tersebut bisa tercapai dengan komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan, baik dalam maupun luar sektor energi. Perbaikan kebijakan yang dilakukan Kementerian ESDM seyogyanya didukung juga dengan upaya perbaikan kebijakan oleh pemangku kepentingan di sektor lainnya.
Baca Juga: Harga Minyak Dunia Turun Tipis ke USD71,31/Barel
&amp;ldquo;Kerja sama di antara seluruh pemangku kepentingan merupakan salah satu prioritas IPA pada tahun 2021 ini. Kementerian Keuangan merupakan salah satu stakeholder yang penting di industri hulu migas, selain Kementerian ESDM,&amp;rdquo; ungkap Presiden IPA Gary Selbie dalam keterangannya, Rabu (9/6/2021).
Ditambahkannya, penghargaan terhadap kesucian kontrak, kepastian peraturan, dan fasilitas fiskal yang menarik merupakan tiga hal yang paling penting untuk dapat menarik minat investor migas dalam menanamkan investasinya di Indonesia. Di samping, masih besarnya cadangan migas di Indonesia yang belum dieksplorasi dan produksi. Saat ini, IPA telah dilibatkan  dalam banyak diskusi dengan Kementerian ESDM untuk menghasilkan kebijakan yang lebih dapat menarik investasi pada industri hulu migas nasional.
Baca Juga: Harga Minyak Dunia Turun karena Aksi Ambil Untung
Namun, kebijakan yang diterbitkan tersebut perlu mendapat respon yang positif dari pemangku kepentingan lainnya karena aktivitas hulu migas sangat terkait dengan kementerian atau lembaga lainnya, baik di tingkat nasional maupun daerah.
Berdasarkan data terbaru yang dikeluarkan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), produksi rata-rata per hari migas nasional pada kuartal pertama 2021 ini tercatat sebanyak 679.500 BOPD minyak bumi dan 5.539 MMSCFD gas bumi. Angka itu sekitar 97, 3% dari target produksi tahun 2021 yang sebesar 705.000 BOPD untuk minyak bumi dan 5.638 MMSCFD untuk gas bumi.Kendati demikian, dengan adanya tren harga minyak dunia yang membaik  pada tahun ini diharapkan dapat mendorong tingkat investasi industri  hulu migas. &quot;Tren investasi juga sudah mulai kelihatan membaik, setelah  pada 2020 karena pandemi, investasi hulu migas di dunia menurun 30%, dan  sekarang ini sudah mulai membaik,&quot; tutur Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto  pada Konferensi Pers Kinerja Hulu Migas Kuartal I 2021.
Ditambahkan Dwi, SKK Migas mengupayakan beberapa hal untuk mengejar  target produksi dan lifting pada tahun 2021, di antaranya meningkatkan  program kerja pemboran sumur, workover, dan pemeliharaan sumur (well  service). Melalui upaya ini diharapkan terdapat peningkatan produksi  migas.
Dalam hal kerja sama dengan sektor lain, SKK Migas saat ini bersama  Kementerian ESDM dan Kementerian Keuangan tengah berdiskusi untuk  rencana pemberian sistem fiskal yang menarik bagi pengembangan  lapangan-lapangan migas di Indonesia. Insentif tersebut diperlukan untuk  menjaga tingkat keekonomian proyek pengembangan lapangan.
&quot;Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga tingkat  keekonomian investor. Kami harapkan komitmen ini turut diikuti oleh  pelaksanaan komitmen program kerja oleh KKKS,&amp;rdquo; ujar Dwi.
Di sisi lain, lembaga kajian Wood Mackenzie secara terpisah menyoroti  minimnya investasi pada sektor hulu migas dan hal itu akan bertahan  pada tahun ini. Head of Upstream Analyst Wood Mackenzie, Fraser McKay,  mengatakan investasi hulu migas secara global akan stagnan pada angka  US$300 miliar pada 2021.
Data Wood Mackenzie menunjukkan iklim investasi migas Indonesia  berada di bawah rata-rata global. Skala daya tarik fiskal hulu migas  Indonesia hanya mencapai 2,4  (pada skala 0-5). Angka itu berada di  bawah rata-rata dunia yang sebesar 3,3.</content:encoded></item></channel></rss>
