<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Realisasi Anggaran Kemenkeu Rp24,7 Triliun, Sri Mulyani Habiskan Rp10 Triliun untuk Gaji PNS</title><description>Sri Mulyani Indrawati menyatakan realisasi kinerja anggaran Kementerian Keuangan mencapai Rp24,79 triliun per 8 Juni 2021.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/06/10/320/2423176/realisasi-anggaran-kemenkeu-rp24-7-triliun-sri-mulyani-habiskan-rp10-triliun-untuk-gaji-pns</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/06/10/320/2423176/realisasi-anggaran-kemenkeu-rp24-7-triliun-sri-mulyani-habiskan-rp10-triliun-untuk-gaji-pns"/><item><title>Realisasi Anggaran Kemenkeu Rp24,7 Triliun, Sri Mulyani Habiskan Rp10 Triliun untuk Gaji PNS</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/06/10/320/2423176/realisasi-anggaran-kemenkeu-rp24-7-triliun-sri-mulyani-habiskan-rp10-triliun-untuk-gaji-pns</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/06/10/320/2423176/realisasi-anggaran-kemenkeu-rp24-7-triliun-sri-mulyani-habiskan-rp10-triliun-untuk-gaji-pns</guid><pubDate>Kamis 10 Juni 2021 17:16 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/06/10/320/2423176/realisasi-anggaran-kemenkeu-rp24-7-triliun-sri-mulyani-habiskan-rp10-triliun-untuk-gaji-pns-z6w6ngHEHN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sri Mulyani (Foto: Dok Kemenkeu)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/06/10/320/2423176/realisasi-anggaran-kemenkeu-rp24-7-triliun-sri-mulyani-habiskan-rp10-triliun-untuk-gaji-pns-z6w6ngHEHN.jpg</image><title>Sri Mulyani (Foto: Dok Kemenkeu)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan realisasi kinerja pelaksanaan anggaran tahun 2021 Kementerian Keuangan secara keseluruhan yang meliputi badan layanan umum (BLU) dan non BLU mencapai Rp24,79 triliun per 8 Juni 2021.

Sri Mulyani menyebutkan realisasi sebesar Rp24,79 triliun tersebut merupakan 53,58% dari pagu sebesar Rp46,27 triliun dan menurun 3,41% (yoy) dari periode sama tahun lalu yang mencapai 55,47% dari pagu.

&amp;ldquo;Kami terus melakukan tracking antara penggunaan anggaran dan kinerja organisasi,&amp;rdquo; katanya dalam Raker bersama Komisi XI DPR RI di Jakarta, Kamis (10/6/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Sri Mulyani Siapkan Jabatan Data Scientist di Kemenkeu, Tertarik?&amp;nbsp;
Sri Mulyani mengatakan realisasi itu meliputi belanja pegawai Rp10,84 triliun atau 52,72% dari pagu Rp20,57 triliun, belanja barang Rp13,64 triliun atau 59,78% dari pagu Rp22,82 triliun dan belanja modal Rp305,46 miliar atau 10,61% dari pagu Rp2,88 triliun.

&amp;ldquo;Dilihat dari year-on-year growth Kemenkeu anggarannya negative growth, itu terjadi dua tahun berturut-turut yaitu 2020 dan 2021. Meski anggaran menurun dan guncangan besar tapi Kemenkeu tetap menjaga kinerja,&amp;rdquo; katanya.

Dia merinci, untuk realisasi non BLU adalah sebesar Rp13,54 triliun yang merupakan 42,43% dari pagu Rp31,91 triliun meliputi belanja pegawai Rp10,84 triliun atau 52,72% dari pagu Rp20,57 triliun.

Belanja barang Rp2,39 triliun atau 28,17% dari pagu Rp8,49 triliun dan belanja modal Rp305,13 miliar atau 10,69% dari pagu Rp2,85 triliun.

Sementara realisasi untuk BLU sebesar Rp11,25 triliun atau 78,36% dari pagu Rp14,36 triliun yang terdiri atas belanja barang Rp11,25 triliun atau 78,5% dari pagu Rp14,33 triliun dan belanja modal Rp0,33 miliar atau 1,29% dari pagu Rp25,36 miliar.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan realisasi kinerja pelaksanaan anggaran tahun 2021 Kementerian Keuangan secara keseluruhan yang meliputi badan layanan umum (BLU) dan non BLU mencapai Rp24,79 triliun per 8 Juni 2021.

Sri Mulyani menyebutkan realisasi sebesar Rp24,79 triliun tersebut merupakan 53,58% dari pagu sebesar Rp46,27 triliun dan menurun 3,41% (yoy) dari periode sama tahun lalu yang mencapai 55,47% dari pagu.

&amp;ldquo;Kami terus melakukan tracking antara penggunaan anggaran dan kinerja organisasi,&amp;rdquo; katanya dalam Raker bersama Komisi XI DPR RI di Jakarta, Kamis (10/6/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Sri Mulyani Siapkan Jabatan Data Scientist di Kemenkeu, Tertarik?&amp;nbsp;
Sri Mulyani mengatakan realisasi itu meliputi belanja pegawai Rp10,84 triliun atau 52,72% dari pagu Rp20,57 triliun, belanja barang Rp13,64 triliun atau 59,78% dari pagu Rp22,82 triliun dan belanja modal Rp305,46 miliar atau 10,61% dari pagu Rp2,88 triliun.

&amp;ldquo;Dilihat dari year-on-year growth Kemenkeu anggarannya negative growth, itu terjadi dua tahun berturut-turut yaitu 2020 dan 2021. Meski anggaran menurun dan guncangan besar tapi Kemenkeu tetap menjaga kinerja,&amp;rdquo; katanya.

Dia merinci, untuk realisasi non BLU adalah sebesar Rp13,54 triliun yang merupakan 42,43% dari pagu Rp31,91 triliun meliputi belanja pegawai Rp10,84 triliun atau 52,72% dari pagu Rp20,57 triliun.

Belanja barang Rp2,39 triliun atau 28,17% dari pagu Rp8,49 triliun dan belanja modal Rp305,13 miliar atau 10,69% dari pagu Rp2,85 triliun.

Sementara realisasi untuk BLU sebesar Rp11,25 triliun atau 78,36% dari pagu Rp14,36 triliun yang terdiri atas belanja barang Rp11,25 triliun atau 78,5% dari pagu Rp14,33 triliun dan belanja modal Rp0,33 miliar atau 1,29% dari pagu Rp25,36 miliar.</content:encoded></item></channel></rss>
